Masyarakat Diimbau Tak Euforia dan Abai Protokol Kesehatan Jelang Libur Nataru Tenaga Kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelajar di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (19/7/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di Indonesia cenderung mengalami kenaikan beberapa hari terakhir. Penambahan kasus COVID-19 pada Rabu (3/11) lebih dari 800 kasus. Sedangkan pada Selasa (2/11) penambahan kasus mencapai 612.

Masyarakat diimbau tidak euforia dan mengabaikan protokol kesehatan jelang Natal dan Tahun Baru.

"Situasi ini karena sebagian besar masyarakat kita masih belum divaksin, membuat kondisinya masih sangat rawan,” ujar Epidemiolog Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman, Kamis (4/11).

Baca Juga:

Angka Penambahan COVID-19 Konsisten Turun, Jokowi Curi Perhatian Biden

Dicky mengibaratkan kondisi pandemi saat ini seperti dahan dan kayu kering yang rawan terbakar. "Masyarakat harus benar-benar disiplin supaya kita enggak mengalami situasi yang buruk lagi,” katanya.

Selain itu, Indonesia perlu belajar dari pengalaman Singapura yang terlalu awal melakukan pelonggaran aktivitas masyarakat dan berakibat fatal.

"Yang rugi kita sendiri, lebih baik kita bertahan, sedikit bertahap melakukan pelonggaran, tidak tergesa-gesa, tetap terukur, tetap sabar menunda aktivitas liburannya dalam kota dulu, seperti itu dilakukan,” jelas dia.

Seorang lansia berdoa saat sedang menjalani suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Minggu (12/9/2021). ANTARA/Andi Firdaus/am.
Seorang lansia berdoa saat sedang menjalani suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Minggu (12/9/2021). ANTARA/Andi Firdaus/am.

Satgas COVID-19 akan membuat kebijakan demi mencegah ledakan kasus COVID-19 selama libur nataru disesuaikan dengan perkembangan kasus. Khususnya pergerakan orang di berbagai lokasi seperti lokasi wisata, pertokoan, dan tempat peribadatan.

"Kemudian memperkuat vaksinasi dan protokol kesehatan,” ujar Jubir Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito.

Baca Juga:

PTM Timbulkan Klaster COVID-19 di Sekolah, Begini Reaksi Kemenkes

Kepada masyarakat luas diminta untuk mematuhi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Selain itu, dia juga meminta agar tempat-tempat wisata dibuka secara terbatas pada periode Nataru sebagai upaya untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan COVID-19. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MAKI Minta Lili Pintauli Mengundurkan Diri dari KPK
Indonesia
MAKI Minta Lili Pintauli Mengundurkan Diri dari KPK

Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Lili Pintauli Siregar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua KPK.

Gelombang Penonton dan Pembalap World Superbike Mulai Datang ke Lombok
Indonesia
Gelombang Penonton dan Pembalap World Superbike Mulai Datang ke Lombok

Dari beberapa tim yang akan berlaga di Sirkuit Pertamina Mandalika tersebut, baru dua tim yang datang yakni tim Yamaha dan Ducati.

PAN Bakal Polisikan Ade Armando
Indonesia
PAN Bakal Polisikan Ade Armando

Partai Amanat Nasional (PAN) bakal melaporkan balik pegiat media sosial Ade Armando dan tim kuasa hukumnya Muannas Alaidid ke polisi. Langkah ini akan diambil setelah pihak Ade Armando mempolisikan Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Sejak Awal Maret, Kasus Aktif dan Angka Kesembuhan COVID-19 Membaik
Indonesia
Sejak Awal Maret, Kasus Aktif dan Angka Kesembuhan COVID-19 Membaik

Vaksinasi lengkap dan booster mampu mengurangi dampak bergejala berat hingga risiko meninggal akibat COVID-19.

Anggota DPR Dukung Kebijakan Penghapusan Tes COVID-19 untuk Syarat Perjalanan
Indonesia
Anggota DPR Dukung Kebijakan Penghapusan Tes COVID-19 untuk Syarat Perjalanan

Kebijakan pemerintah yang tidak mensyaratkan lagi bukti negatif tes antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan di dalam negeri asalkan sudah divaksin COVID-19 lengkap menuai dukungan.

Keputusan Korps Marinir Dipimpin Jenderal Bintang Tiga di Tangan Jokowi
Indonesia
Keputusan Korps Marinir Dipimpin Jenderal Bintang Tiga di Tangan Jokowi

Saat ini, Korps Marinir TNI AL dikomandoi oleh Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono

Jokowi Sebut Tak Ada yang Aman dari Virus Corona
Indonesia
Jokowi Sebut Tak Ada yang Aman dari Virus Corona

Presiden Joko Widodo memperingatkan semua pihak untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Ditemukan Klaster Sekolah di Jateng, Gibran Tetap Lanjutkan PTM
Indonesia
Ditemukan Klaster Sekolah di Jateng, Gibran Tetap Lanjutkan PTM

Di tengah menurunnya kasus COVID-19 nasional, di Jawa Tengah justru muncul klaster sekolah.

Capai 938 Ribu, Volume Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Meningkat
Indonesia
Capai 938 Ribu, Volume Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Meningkat

Jasa Marga mencatat adanya peningkatan volume kendaraan di ruas jalan tol yang keluar dari Jakarta menjelang Natal 2021.

UI Bakal Terima 9.300 Mahasiswa Baru
Indonesia
UI Bakal Terima 9.300 Mahasiswa Baru

Untuk Program S1 Reguler, 5.563 kursi di 64 program studi diperebutkan melalui SNMPTN (20 persen), SBMPTN (30 persen) dan jalur mandiri UI (50 persen).