Masyarakat Bantaran Sungai Ciliwung Hambat Kegiatan Mat Peci Sebuah alat berat melakukan pengerukan tanah ketika normalisasi Sungai Ciliwung di kampung Pulo, Jakarta, Rabu (28/10). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

MerahPutih Megapolitan - Berawal dari keinginan untuk menciptakan sungai yang bersih, setiap harinya para anggota Komunitas Masyarakat Peduli Ciliwung (Mat Peci) selalu bergotong royong untuk membersihkan dan merawat aliran Sungai Ciliwung.

Ketua Mat Peci Usman mengatakan, masyarakat yang tinggal di wilayah bantaran Sungai Ciliwung membuat proses pembersihan sungai yang dilakukan anggotanya menjadi sulit.

"Yang masih sulit itu ruas dari MT Haryono sampai Kampung Pulo karena masih banyak masyarakat yang tinggal di bantaran. Tapi secata umum relatif bersih," ucapnya di Jembatan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (18/11).

Menurut pria yang akrab disapa Bang Usman ini, selain membuat anggotanya sulit membersihkan sungai, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai juga membahayakan diri sendiri.

"Iya daerah aliran sungai itu bahaya kalau ditinggali. Minimal ada space antara sungai dengan permukiman, jadi kalau ada banjir gampang evakuasi," terangnya.

Lebih lanjut, Bang Usman mengakui jika tahun ini Sungai Ciliwung memiliki kemajuan.

"Sebetulnya ruas Ciliwung tahun ini udah cukup bersih terutama ruas dari Jembatan UI sampai Jembatan MT Haryono," terangnya. (yni)

 

Baca Juga:

  1. Hantu Tuan Item Gentayangan di Atas Pintu Air Manggarai
  2. Ketinggian Air di Pintu Air Manggarai Masih Siaga III
  3. Penjaga Pintu Air Manggarai Siaga Sejak Agustus
  4. Penumpukan Sampah di Pintu Air Manggarai Berkurang
  5. Pengelola Intensifkan Penjagaan Pintu Air Manggarai

 



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH