Masukan Publik Diperlukan untuk Kritisi Kualitas dan Integritas Capim KPK Yenti Ganarsih bersama Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih menilai, pihaknya memerlukan masukan dari masyarakat untuk menakar kualitas dan integritas calon pimpinan lembaga antirasuah.

Masukan disampaikan langsung ke Sekretariat Panitia Seleksi mulai 11 Juli 2019 sampai dengan nanti umumkan, untuk sementara ini hingga 30 Agustus 2019.

"Panitia seleksi mengharapkan masukan secara tertulis dari masyarakat terhadap nama-nama pendaftar capim Komisi Pemberantasan Korupsi masa jabatan 2019-2023 yang dinyatakan lulus administrasi," ujar Yenti kepada wartawan di Gedung Kemensetneg, Jakarta Pusat, Kamis (11/7).

Sedangkan bagi para pendaftar yang lolos itu diwajibkan mengikuti seleksi selanjutnya yaitu uji kompetensi. "Uji kompetensi meliputi objective test dan penulisan makalah," ujar Yenti.

Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih
Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Ganarsih (MP/Ponco)

Yenti mengatakan uji kompetensi terhadap 192 capim KPK yang lolos akan diselenggarakan pada Kamis, 18 Juli 2019, pukul 08.00-13.00 WIB di Pusdiklat Kemensetneg, Jalan Gaharu 1 Nomor 1, Cilandak, Jakarta Selatan. Mereka yang lolos akan diuji mengenai pengetahuannya tentang KPK.

"Dari tindak pidananya kemudian ruang lingkupnya. Mulai dari penindakan pencegahan sampai dengan supervisi dan koordinasi," ucapnya.

Pansel akan mengumumkan hasil uji kompetensi pada 25 Juli 2019. Kemudian, capim yang lolos uji kompetensi akan mengikuti psikotes dan profile assessment. Setelah itu, dilanjutkan dengan uji publik agar masyarakat bisa melihat seperti apa gagasan para calon mengenai pemberantasan tindak korupsi.

BACA JUGA: Pansel: KPK Butuh Calon Pimpinan yang Kuasai Hukum Pencucian Uang

KPK Amankan 6 Orang Terkait OTT Gubernur Kepri

Usai uji publik, capim yang lolos akan memasuki tahap wawancara sekitar awal September. Kemudian pada akhirnya Pansel akan memberikan 10 nama capim KPK kepada Presiden Joko Widodo pada bulan yang sama.

Presiden Jokowi akan menyerahkan 10 nama tersebut ke DPR. Tahap terakhir, Komisi III DPR akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan untuk memilih 5 orang pimpinan KPK 2019-2024.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH