Masuk Usia 74 Tahun, Polri Diingatkan Profesional dan Netral Saat Pemilu Ilustrasi polisi. Foto: NTMC Polri

Merahputih.com - Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Al-Habsyi, menilai HUT Bhayangkara 2020 adalah momentum bagi Polri agar menjadi semakin baik. Salah satu yang mesti diperkuat adalah soal profesionalisme.

"Tentu kita berharap Polri akan semakin profesional, artinya semua langkah yang dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. Setiap kerja yang dilakukan harus sesuai dengan protap atau SOP yang dimiliki," kata Aboebakar, Rabu (1/7).

Mengingat tahun 2020 akan dilaksanakan pilkada serentak, Aboe berharap Polri selalu menjaga independensi netralitasnya. Artinya, Polri bekerja atas jati dirinya, bukan karena pengaruh pihak lain. Selama ini, Komisi III sebagai mitra kerja sudah memberikan dukungan anggaran dengan sangat baik. Bahkan tahun ini, anggaran Polri lebih dari 104 Triliun.

Baca Juga

42 Orang Ditangkap karena Terlibat Pengambilan Paksa Jenazah, Tiga Reaktif COVID-19

"Ini adalah anggaran terbesar ketiga dari satuan kerja di republik ini. Tentunya dukungan anggaran ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, dan harus dioptimalisasi untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya," ujar dia.

Ia meminta agar apa yang dilakukan Polri harus benar-benar semata-mata untuk Pro Justicia atau penegakan hukum.

"Jangan sampai ada penegakan hukum karena pesanan, rasa sungkan atau pamrih tertentu. Jangan sampai hukum dibuat tajam kepada salah satu pihak dan tumpul kepada pihak lain, ini tidak boleh," ujarnya mengingatkan .

Terkhusus di era new normal atau kenormalan baru ini, dia pun meminta Polri harus mengedepankan keselamatan personelnya. Oleh karenanya, dukungan APD (alat pelindung diri) untuk petugas di lapangan harus dikedepankan.

"Selain itu, layanan-layanan yang diberikan oleh Polri seperti SIM, STNK, ataupun SKCK. Berbagai layanan tersebut perlu ditata dengan baik, sehingga akan aman terhadap Covid-19. Ini salah satu tantangan lain saat HUT ke 74 Polri. Selali lagi selamat untuk Polri, semangat selalu mengabdi untuk negeri," jelas politikus PKS ini.

Ilustrasi polisi. Foto: NTMC Polri

Anggota Komisi III dari PDIP, Masinton Pasaribu, berharap Polri mampu segera mereformasi kelembagaannya agar lebih bersih, profesional, dan mengayomi masyarakat. "Dengan Polri yang bersih, profesional, dan mengayomi masyarakat, maka Polri bisa semakin dipercaya masyarakat, dan mendapat hati di masyarakat," kata Masinton.

Polri akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 pada Rabu (1/7). Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini tidak ada perayaan besar-besaran. Korps Bhayangkara hanya akan menggelar upacara sederhana di Istana Negara.

“Upacara peringatan yang akan dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2020 pukul 08.30 WIB bertempat di Istana Negara dan live streaming di gedung Bareskrim Mabes Polri, serta masing-masing Polda dan Polres jajaran,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono.

Awi mengatakan, upacara akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setelah upacara, akan ada proses syukuran secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pada tahun ini, HUT Bhayangkara mengusung tema ‘Kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif’. Selain upacara di Istana, Polri juga menggelar kegiatan bakti sosial. “Ada donor darah, pemberian sembako, bersih-bersih kampung dan tempat ibadah, melaksanakan rapid test dan pelayanan pembuatan SIM gratis untuk masyarakat yang lahir pada 1 Juli,” kata Awi.

Baca Juga

Jokowi Marah Ancam Reshuffle Dianggap Refleksi Kecewa ke Diri Sendiri

Polri kemudian juga melakukan kegiatan pemulihan nilai-nilai tribrata, ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, serta pengiriman buket bunga kepada purnawirawan Kapolri atau Warakawuri Polri.

“Kegiatan itu dilaksanakan secara serentak oleh Mabes Polri dan seluruh jajaran kewilayahan sejak awal Juni yang lalu,” pungkas Awi. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH