Penyekatan Kawasan Jakarta Barat, Polisi Tetap Periksa STRP Pengendara Penyekatan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada hari pertama PPKM Darurat, Sabtu (3/7). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Polisi memastikan pemeriksaan di pos penyekatan tetap diberlakukan bagi pekerja non-esensial dan non-kritikal saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, periode 26 Juli-2 Agustus 2021.

"Tetap ada penyekatan kecuali esensial, kritikal, kendaraan darurat dan logistis. Ada pemeriksaan STRP," kata KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKBP Sudharmo kepada wartawan, di Jakarta, Senin (26/7).

Sudharmo mengatakan, saat ini petugas tiga pilar yang terdiri dari Pemerintah Provinsi DKI, kepolisian juga TNI sedang melakukan penjagaan di tiga titik wilayah Jakarta Barat.

Baca Juga:

Pengecekan STRP Masih Diberlakukan di Jakarta

Tiga titik yang berada di wilayah Jakbar, yakni Jalan Daan Mogot, kawasan Kalideres, dan Jalan Joglo.

Sudharmo mengatakan, banyak warga yang tergolong pekerja esensial dan kritikal sudah menyiapkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) saat melewati titik penyekatan.

Penyekatan di hari pertama PPKM Darurat, wilayah Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (3/7). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Penyekatan di hari pertama PPKM Darurat, wilayah Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (3/7). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

"Kami tetap lakukan penjagaan dengan maksimal. Diharapkan warga yang tidak berkepentingan tidak keluar rumah," jelas Sudharmo.

Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memperpanjang PPKM di sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Bali hingga 2 Agustus mendatang.

Baca Juga:

KRL Masih Terapkan Aturan STRP dan Pakai Masker Ganda

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyatakan, petugas tetap akan memeriksa STRP bagi pekerja non-esensial dan non-kritikal saat perpanjangan PPKM Level 4.

"Aturan perjalanan sama, tetapi kita tunggu aturan tertulisnya dari pemerintah," ujar Sambodo.

Sambodo menyebutkan pemeriksaan syarat perjalanan tetap harus dilakukan untuk membatasi mobilitas bagi pekerja non-esensial dan non kritikal di Jakarta. (Knu)

Baca Juga:

PT KAI Temukan Calon Penumpang KRL Bawa STRP Tanpa Kop Perusahaan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kata KPU Soal NIK Jokowi Muncul ke Publik
Indonesia
Kata KPU Soal NIK Jokowi Muncul ke Publik

KPU menjelaskan terkait situs resmi mereka yang melampirkan unggahan nomor induk kependudukan secara publik yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

KPK Amankan 10 Orang Terkait OTT Bupati Nganjuk
Indonesia
KPK Amankan 10 Orang Terkait OTT Bupati Nganjuk

Adapun bukti yang ditemukan dan diamankan di antaranya berupa uang dalam pecahan rupiah

Polri Jamin Bripda Randy Tak Akan Lolos dari Proses Hukum
Indonesia
Polri Jamin Bripda Randy Tak Akan Lolos dari Proses Hukum

Bripda Randy Bagus, anggota Polres Pasuruan, Jawa Timur telah menjadi tersangka kasus dugaan aborsi dan dugaan pelanggaran kode etik kepolisian.

Peretas Server Polri Sebar Data Pelanggaran Anggota, Bareskrim Turun Tangan
Indonesia
Peretas Server Polri Sebar Data Pelanggaran Anggota, Bareskrim Turun Tangan

Data server milik Polri diretas. Peretas dikabarkan berasal dari luar negeri, mengaku dari Brazil, Amerika Selatan. Bareskrim Turun Tangan

Sore Ini, Anggota DPR Datangi Rumah Andika Perkasa
Indonesia
Sore Ini, Anggota DPR Datangi Rumah Andika Perkasa

Calon Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dalam paparan di Komisi I mengungkapkan visi 'TNI adalah kita'

Kapal Sitaan Kasus Korupsi PT Asabri Alami Kerusakan Mesin
Indonesia
Kapal Sitaan Kasus Korupsi PT Asabri Alami Kerusakan Mesin

Status kapal sita cuma karena ada beberapa pertimbangan sehingga itu harus operasional

Sejumlah Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Siang Hari Ini
Indonesia
Sejumlah Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Siang Hari Ini

BMKG memprakirakan hujan berintensitas ringan hingga sedang bakal mengguyur sejumlah wilayah DKI Jakarta pada siang hari.

12 Titik Penyekatan di Kabupaten Bogor
Indonesia
12 Titik Penyekatan di Kabupaten Bogor

Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP Harun, menuturkan sebelumnya telah dilakukan 8 titik penyekatan. Lantaran mobilitas masih tinggi dilakukan perluasan menjadi 12 titik sekat.

13 Ribu Penumpang Kereta Api Berangkat dari Stasiun Gambir dan Senen
Indonesia
13 Ribu Penumpang Kereta Api Berangkat dari Stasiun Gambir dan Senen

70 persen ini dari kuota maksimal 70 persen, bukan total dari keseluruhan tempat duduk