Masuk Bursa Capres PPP untuk Maju 2024, Anies: Terima Kasih, Ini Sebuah Kehormatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) pada Minggu (25/9) kemarin. Dalam acara politik tersebut, PPP merekomendasikan Anies Baswedan sebagai salah satu calon presiden (Capres) 2024.

Menyikapi hal tersebut, Anies mengaku bersyukur sudah mendapat tiket dukungan dari partai berlambang Ka'bah itu untuk menjadi modal pertarungan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) nanti.

Baca Juga:

PPP Ingin Rebut Kursi Seperti 2014

"Sayang ingin sampaikan itu adalah sebuah kehormatan. Terima kasih kepada cabang-cabang yang menyampaikan dukungannya," kata Anies setelah acara, Minggu (25/9) malam.

Kendati demikian, lanjut Anies, dirinya akan fokus duku soal kerja di Jakarta yang masih menyisahkan beberapa minggu lagi. Ada sejumlah program yang harus ditunaikan untuk warga Jakarta.

"Izinkan saya meneruskan dulu di Jakarta sampai 3 minggu lagi," papar dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun mengaku kaget dengan antusiasme kader PPP dalam menyambut dirinya.

Untuk diketahui juga, bergema teriakan Anies 'Presiden' dalam acara Mukercab PPP kemarin.

"Tapi ini adalah sebuah inisiatif yang saya sendiri baru tau ketika saya tiba. Jadi saya ingin sampaikan terima kasih, apresiasi. Ini adalah sebuah kehormatan," urainya.

Baca Juga:

Anies Salah Satu Capres yang Diusulkan Akar Rumput PPP

Anies tegaskan, dirinya akan menjaga amanat sebaik-baiknya dari partai yang dipimpin oleh Muhammad Mardiono ini. Anies mengungkapkan, dirinya akan umumkan pencalonannya di waktu yang tepat nanti.

"Sambil menunggu nanti pada waktunya. Dan saya akan tuntaskan amanat di Jakarta dan kerja bersama dengan PPP di Jakarta hingga programnya tuntas," tutupnya.

Sebelumnya, secara terang-terangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan siap mencalonkan diri menjadi calon presiden (Capres) 2024 mendatang. Hal tersebut ia ungkapkan dalam sesi wawancara dengan Reuters di Singapura.

Saat ini dirinya menunggu partai politik yang mau menimangnya sebagai kendaraan untuk menggantikan Joko Widodo (Jokowi).

"Saya siap mencalonkan diri sebagai presiden jika ada partai mencalonkan saya," kata Anies ketika wawancara dengan Reuters Singapura, yang dikutip Jumat (16/9). (Asp)

Baca Juga:

Suharso dan Plt Ketum Mardiono Empat Mata Bahas Nasib PPP di 2024

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Isu Reshuffle Mencuat, PDIP: Jokowi Perlu Menteri yang Loyal
Indonesia
Isu Reshuffle Mencuat, PDIP: Jokowi Perlu Menteri yang Loyal

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, wacana reshuffle yang disampaikan Jokowi sangat bagus, karena merupakan hak prerogatif dari presiden.

Pantai Parangtritis Ramai Dikunjungi Wisatawan, Pemkab Bantul Raup PAD Rp 407,9 Juta
Indonesia
Pantai Parangtritis Ramai Dikunjungi Wisatawan, Pemkab Bantul Raup PAD Rp 407,9 Juta

“Total PAD yang kami terima dari retribusi wisata diakhir tahun sebesar Rp 407,9 juta,” tutupnya

Kesulitan DVI Polri Identifikasi Korban Gempa Cianjur
Indonesia
Kesulitan DVI Polri Identifikasi Korban Gempa Cianjur

Total korban yang sudah teridentifikasi oleh DVI Polri sebanyak 134 orang.

Menkes Budi Janji Bantu Mediasi Terawan dan IDI
Indonesia
Menkes Budi Janji Bantu Mediasi Terawan dan IDI

Menkes Budi menilai, pemecatan terhadap pendahulunya itu bisa diselesaikan secara baik-baik. Ia pun berjanji untuk mempertemukan kedua belah pihak.

Kejar Untung Dari Transisi Energi Terbarukan dan Jual Kredit Karbon
Indonesia
Kejar Untung Dari Transisi Energi Terbarukan dan Jual Kredit Karbon

Pada 2019, pemerintah mendirikan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dalam rangka meningkatkan kualitas pembiayaan hijau.

Aset Tommy Soeharto Yang Disita Satgas BLBI Mulai Dilelang Negara
Indonesia
Aset Tommy Soeharto Yang Disita Satgas BLBI Mulai Dilelang Negara

Pemerintah telah berhasil melakukan penagihan sebesar Rp 2.454.974.593,50 dan USD 7.637.638.92, pemblokiran tanah sejumlah 339 aset jaminan, serta pemblokiran saham pada 24 perusahaan.

Ketua DPRD DKI Sebut Anggaran Penanganan Banjir 2023 Tidak Rasional
Indonesia
Ketua DPRD DKI Sebut Anggaran Penanganan Banjir 2023 Tidak Rasional

Prasetyo pun mencontohkan tidak rasionalnya usulan anggaran penanganan banjir di Jakarta Selatan yang hanya disiapkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebesar Rp 193 miliar.

Pj DKI 1 Janji Selesaikan Ganti Rugi Pembebasan Lahan Normalisasi
Indonesia
Pj DKI 1 Janji Selesaikan Ganti Rugi Pembebasan Lahan Normalisasi

sebagian warga sudah menerima ganti rugi dari Dinas Tata Air Provinsi DKI Jakarta sebagai dinas pelaksana.

Ketua MK Bakal Jadi Ipar Jokowi, Pimpinan DPR: Ranah Pribadi, Tidak Perlu Dibahas
Indonesia
Ketua MK Bakal Jadi Ipar Jokowi, Pimpinan DPR: Ranah Pribadi, Tidak Perlu Dibahas

“Saya pikir soal itu sebenarnya soal pribadi yang tidak tidak perlu dibahas,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/3).

Baleg DPR Targetkan Revisi UU PPP Rampung Sebelum Masa Reses
Indonesia
Baleg DPR Targetkan Revisi UU PPP Rampung Sebelum Masa Reses

Badan Legislasi (Baleg) menargetkan revisi UU PPP rampung sebelum DPR memasuki masa reses pada 15 April.