Massa Rusak Rumah Pelapor Salat Tarawih ke Anies, Pemprov: Harusnya Musyawarah Aksi remaja merusak rumah warga di Pulogadung karena melaporkan masjid yang masih gelar salat tarawih di tengah pandemi COVID-19. Foto: Net

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyayangkan insiden pengrusakan rumah warga di Pulogadung, Jakarta Timur, akibat pemilik melaporkan pelaksanaan salat tarawih di masjid dekat kediamannya ke Gubernur Anies Baswedan melalui medsos twitter.

"Seyogianya tidak terjadi hal yang bersifaf anarkis seperti itu," kata Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta, Hendra Hidayat, saat dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (28/4).

Baca Juga:

Menag Keluarkan Edaran Tawarih di Rumah dan Salat Id Berjamaah Ditiadakan

Menurut Hendra, seharusnya ada musyawarah mengenai hal ini agar duduk perkaranya bisa diselesaikan. Apalagi saat ini merupakan bulan ramadan yang harus menahan diri dari hawa nafsu dan amarah.

"Musyawarah harus lebih diutamakan," tegas anak buah Gubernur DKI itu.

Baca Juga:

Rumah Warga Dirusak karena Lapor Masjid Gelar Salat Tarawih

Hendra mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Jakarta aga tak menggelar salat tarawih selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Bahkan pihak MUI DKI Jakarta sendiri juga sudah mengeluarkan surat edaran bersama untuk tetap beribadah bersama keluarga di rumah," tegas dia.

Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat. (Foto: MP/Asropih)
Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat. (Foto: MP/Asropih)

Aturan itu, kata Hendra, diterbitkan untuk dipatuhi oleh masyarakat. Sehingga tujuan memutus rantai penularan corona di ibu kota dapat tercapai. "Semua aturan itu tentunya demi kebaikan dan keselamatan bersama," tutup pejabat Pemprov DKI itu.

Sebelumnya, viral sebuah video di jagad maya yang memperlihatkan sekelompok orang tengah merusak rumah salah satu warga. Ketika dikonfirmasi, Camat Pulogadung Bambang membenarkan peristiwa tersebut di wilayahnya. Insiden itu terjadi pada Sabtu 25 April 2020 dini hari.

"H. Aselih merupakan warga dari RW 003/ RT 10 yang rumahnya tepat di sebelah Masjid Al Wastiyah yang diduga sebagai pelapor pada Twitter Pak Gubernur Anies Baswedan," kata Bambang kepada wartawan, Minggu 26 April 2020. (Asp)

Baca Juga:

Tarawih Pertama di Tengah COVID-19, Ribuan Jemaah Tetap Padati Masjid di Aceh

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH