Massa Pendukung Ery-Armuji Abaikan Protokol Kesehatan di KPU Surabaya Massa pendukung Ery-Armuji larut dalam euforia saat mengantar dua paslon menuju kantor KPU Surabaya. (Andika Eldon/Jawa Timur)

MerahPutih.com - Tak terbendung. Ratusan massa pendukung paslon cawalikota Ery Cahyadi dan cawawali Kota Surabaya Armuji usungan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di merangksek ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Jumat (04/09).

Kerumunan massa tersebut sudah jelas tak mengindahkan lagi protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 yakni salah satunya social distancing (pembatasan sosial).

Baca Juga:

Ini Alasan Rekomendasi PDIP untuk Ery-Armuji Diserahkan di Taman Harmoni Surabaya

Larut dengan euforia dan kemeriahan momen pendaftaran kedua paslon, keberadaan massa semakin susah terkontrol.

Massa pendukung Ery-Armuji larut dalam euforia saat mengantar dua paslon menuju kantor KPU Surabaya. (Andika Eldon/Jawa Timur)
Massa pendukung Ery-Armuji larut dalam euforia saat mengantar dua paslon menuju kantor KPU Surabaya. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Terkait hal ini, MerahPutih.com coba menghuhungi Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim Heru Tjahjono yang juga menjabat Sekertaris Daerah Provinsi Jatim. Namun, belum menjawab hingga berita ini diturunkan.

Nampak massa pendukung paslon Eri-Armuji mengenakan atribut merah-merah memadati lokasi kantor KPU Surabaya saat pendaftaran paslon tersebut. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Ery-Armuji Daftar ke KPU, Diberangkatkan Risma Diantar Wisnu Sakti

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pantau TPS, Kemendagri Pastikan Tidak Ada Kerumunan
Indonesia
Pantau TPS, Kemendagri Pastikan Tidak Ada Kerumunan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memantau langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran Pilkada Serentak 2020.

Saat Megawati Sebut Jakarta Amburadul
Indonesia
Saat Megawati Sebut Jakarta Amburadul

"Sekarang Jakarta ini jadi amburadul. Karena apa? Seharusnya jadi city of intellect bisa dilakukan. Tata kota, masterplan nya, siapa yang buat? Tentu akademisi, insinyur, dan sebagainya," ujarnya.

OTT Menteri Edhy Prabowo, KPK Sita Tas Louis Vuitton hingga Jam Rolex
Indonesia
OTT Menteri Edhy Prabowo, KPK Sita Tas Louis Vuitton hingga Jam Rolex

KPK telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penetapan ekspor benih lobster atau benur.

Nakes Tasikmalaya Usulkan Lockdown
Indonesia
Nakes Tasikmalaya Usulkan Lockdown

Para tenaga kesehatan di Tasikmalaya, Jawa Barat mengusulkan kepada Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum untuk melakukan lockdown atau karantina wilayah.

6 Laskar FPI Tersangka, Kabareskrim: Nanti Kita SP3
Indonesia
6 Laskar FPI Tersangka, Kabareskrim: Nanti Kita SP3

"Nanti kita SP3 karena tersangka meninggal dunia," kata Agus

ASN dan Keluarganya Dilarang Mudik Selama Libur Isa Almasih
Indonesia
ASN dan Keluarganya Dilarang Mudik Selama Libur Isa Almasih

ASN diwajibkan melakukan upaya preventif demi menekan penyebaran COVID-19

Prabowo Jadi Menteri dengan Kinerja Paling Bagus Versi Survei Indo Barometer
Indonesia
Prabowo Jadi Menteri dengan Kinerja Paling Bagus Versi Survei Indo Barometer

Terdapat lima alasan utama publik menilai seorang menteri memiliki kinerja bagus

54 Pengungsi Gempa Mamuju Diantarkan Mengungsi ke 5 Kabupaten di Jawa Tengah
Indonesia
54 Pengungsi Gempa Mamuju Diantarkan Mengungsi ke 5 Kabupaten di Jawa Tengah

"Hasil pendataan terbaru yang kami lakukan ada 54 jiwa korban gempa asal Mamuju, Sulbar mengungsi di Jateng," kata Evi

Tak Hadirnya Firli Cs Dinilai Bentuk Arogansi dan Penghinaan Terhadap Ketatanegaraan
Indonesia
Pemprov DKI Siap Uji Coba Sekolah Tatap Muka 7 April
Indonesia
Pemprov DKI Siap Uji Coba Sekolah Tatap Muka 7 April

Ada kurang lebih 96 sekolah dari tingkat SD sampai SMA yang mengikuti uji coba ini