Massa Pemuda Kepung Balai Kota Bandung Tuntut Tolak PPKM Darurat Ilustrasi: Penutupan jalan di Bandung, Jawa Barat. ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung

Merahputih.com - Unjuk rasa menolak PPKM Darurat terjadi di Balai Kota Bandung. Massa yang didominasi pemuda, sebagian berseragam ojek online, mengepung pusat pemerintahan Kota Bandung, Rabu (21/7). Aksi yang terjadi disaat kasus penularan COVID-19 terus meroket mulai terjadi siang tadi. Massa bergerak menggunakan sepeda motor, walaupun ada juga yang berjalan kaki.

Baca Juga:

Terdampak Berat PPKM Darurat, Ini Sejumlah Tuntutan PKL Malioboro

Kantor Balai Kota Bandung sendiri berada di antara Jalan Merdeka dan Wastukencana. Pantauan Merahputih.com, massa nyaris memadati kedua jalan tersebut.

Mereka mengusung spanduk berisi tulisan 'Tolak PPKM Darurat' atas nama Aksi Pemuda Bandung. Sejumlah pemuda tampak juga mengusung karton berisi tuntutan.

Ilustrasi: Penyampaian aspirasi warga kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Senin (19/7). (Foto: MP/Humas Kota Bandung)

Diketahui bahwa unjuk rasa tersebut atas nama Literasi Pemuda Bandung dan Ojek Online. Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan. Pertama, buka transparansi anggaran COVID-19 Kota bandung. Kedua, Mendesak BPK dan KPK untuk memeriksa dugaan korupsi anggaran COVID-19 mulai dari Walikota, Sekda, Kadis, kabid, dan kasie karena instrumen korupsi tida bisa sendiri harus melibatnya Pejabat tinggi sampe kasie esselon 4.

Baca Juga:

Pemkot Bandung Cairkan Bantuan Sosial PPKM Darurat Rp 500 Ribu

Ketiga, mereka menilai PPKM Darurat gagal dan harus ada evaluasi Total. Keempat, pembungkaman sipil di kota bandung dengan Adanya Peraturan walikota yang tidak Pro Rakyat. Kelima, identifikasi dan usut tuntas 196 jenazah TPU cikadut yang digali kembali dikarenakan tenyata non reaktif COVID-19.

Keenam, Ketua Gugus tugas COVID-19 Gagal mengurus negara. Ketujuh, hukum mati koruptor Bansos dan pengadaan alat kesehatan serta pejabat yang korupsi dimasa pandemi. (Imanha/Jawa Barat)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sekda DKI: Sumur Resepan Efektif Tangani Banjir
Indonesia
Sekda DKI: Sumur Resepan Efektif Tangani Banjir

"Sebenarnya efektif, efektif di beberapa tempat sudah jalan, efektif sekali," ucap Marullah

Bertemu Sabuk Kuning di Final, Cucu Jokowi Dapat Emas di Kompetisi Taekwondo
Indonesia
Bertemu Sabuk Kuning di Final, Cucu Jokowi Dapat Emas di Kompetisi Taekwondo

Dalam turnamen Taekwondo itu, Jan Ethes mendapatkan juara satu di kelasnya.

Cuaca Jakarta: Sebagian Wilayah Hujan pada Rabu Siang hingga Malam
Indonesia
Cuaca Jakarta: Sebagian Wilayah Hujan pada Rabu Siang hingga Malam

BMKG memprakirakan sebagian wilayah DKI Jakarta diguyur hujan ringan hingga berpetir pada Rabu siang hingga malam hari.

Malindo Berubah Jadi Batik Air
Indonesia
Malindo Berubah Jadi Batik Air

Batik Air selama ini menjadi maskapai penerbangan full service yang mengudara dari dan ke berbagai tujuan di Indonesia.

Anies Ajak Warga Berperan Aktif Pilah Sampah Rumah Tangga
Indonesia
Anies Ajak Warga Berperan Aktif Pilah Sampah Rumah Tangga

Anies meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan pemilahan dan pengangkutan sampah rumah tangga terjadwal yang dilakukan secara satu pekan.

Gelisah Rakyat Dengar Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kilogram Bakal Naik
Indonesia
Gelisah Rakyat Dengar Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kilogram Bakal Naik

Saat ini di pedalaman Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, masih banyak orang yang mendapatkan elpiji tiga kilogram dengan harga Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu per tabung.

KPK Gelar OTT di Penajam Paser Utara
Indonesia
KPK Gelar OTT di Penajam Paser Utara

Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan selama 1x24 jam untuk memperjelas duduk perkaranya

Facebook Jadi 'Sarang' Hoaks Seputar COVID-19
Indonesia
Facebook Jadi 'Sarang' Hoaks Seputar COVID-19

Seperti disinformasi mengenai poster iklan COVID-19 yang mengajak para orang tua untuk menyumbangkan organ anak-anak mereka

Krisis Minyak Goreng Belum Selesai, Duet Anies Minta Warga Jangan Panik
Indonesia
Krisis Minyak Goreng Belum Selesai, Duet Anies Minta Warga Jangan Panik

Kepanikan akan membuat harga minyak goreng semakin mahal di tengah kondisi kelangkaan saat ini.

Bulan Bakti Demokrat Salurkan Bantuan Lebih dari Rp 35 Miliar
Indonesia
Bulan Bakti Demokrat Salurkan Bantuan Lebih dari Rp 35 Miliar

Bulan Bakti Partai Demokrat dalam rangka memperingati Dua Dekade Partai Demokrat telah berakhir.