Massa PA212 Bubar, Polisi Buka Lagi Jalan di Dekat Bundaran HI Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo melakukan sidak ke Stasiun Tanah Abang, Senin (24/8). (Foto: MP/Kanugrahan)

Merahputih.com - Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang berunjuk rasa di sekitar Kedutaan Besar Prancis, Jakarta Pusat telah membubarkan diri. Saat ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sudah lancar.

“Saat ini arus lalu lintas dari arah Bundaran HI yang menuju ke arah utara sudah kita buka,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (2/11).

Baca Juga:

Ribuan Aparat Gabungan Kawal Aksi di Kedubes Prancis dan MK

Sambodo mengatakan ada ruas jalan yang belum dibuka secara maksimal. Hal itu lantaran masih adanya kendaraan milik pihak kepolisian.

“Tinggal menunggu yang dari arah utara ke selatan karena di depan Kedubes Prancis saat ini masih ada kendaraan pasukan yang akan meninggalkan lokasi menuju ke akomodasinya masing-masing,” beber Sambodo.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo. ANTARA/Fianda Rassat
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo. ANTARA/Fianda Rassat

Sambodo mengatakan sebentar lagi akan membuka Jalan MH Thamrin setelah kendaraan polisi meninggalkan lokasi.

Baca Juga:

Hendak Aksi di Depan Kedubes Prancis, Sejumlah Orang Dibubarkan Polisi

Seluruh jalan di Jakarta Pusat akan kembali dinormalkan pasca berakhirnya aksi unjuk rasa ini.

“Untuk arus lalin dari Jalan Wahid Hasyim, Kebon Sirih masih kita alihkan, sebentar lagi setelah kendaraan pasukan selesai meninggalkan lokasi maka arus lalu lintas akan dinormalkan,” kata Sambodo.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gugus Tugas Berubah Nama Jadi Satgas, DPR: Jangan Hanya Ganti Istilah dan Gunakan Influencer
Indonesia
Gugus Tugas Berubah Nama Jadi Satgas, DPR: Jangan Hanya Ganti Istilah dan Gunakan Influencer

Sekarang pemerintah membentuk Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di bawah Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kereta Solo-Jakarta Dibatalkan Akibat Banjir, Peserta Tes Genose di Stasiun Turun
Indonesia
Kereta Solo-Jakarta Dibatalkan Akibat Banjir, Peserta Tes Genose di Stasiun Turun

Pada hari Minggu (21/2) peserta tes Genose hanya sekitar 100 orang

Update Corona DKI Kamis (28/5): Positif 6.929, Sembuh 1.719 Orang
Indonesia
Update Corona DKI Kamis (28/5): Positif 6.929, Sembuh 1.719 Orang

2.055 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit

Pemprov DKI Tegaskan Tempat Hiburan Malam Belum Dibuka
Indonesia
Pemprov DKI Tegaskan Tempat Hiburan Malam Belum Dibuka

"Kami minta agar seluruh pengusaha memahami dan mematuhi keputusan ini," lanjutnya.

DPR Duga Proses PPDB Berpotensi Terjadi KKN
Indonesia
DPR Duga Proses PPDB Berpotensi Terjadi KKN

Semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk masuk ke sekolah favorit sesuai prestasi, kemampuan, dan tempat tinggal mereka.

Bus Alternatif Penumpang KRL Beroperasi Reguler Jika Muncul Permintaan Konsisten
Indonesia
Bus Alternatif Penumpang KRL Beroperasi Reguler Jika Muncul Permintaan Konsisten

Kapasitas penumpang KRL selama masa pandemi dibatasi maksimal 35-45 persen

Update COVID-19 Sabtu (6/6): 30.514 Positif, 9.907 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Sabtu (6/6): 30.514 Positif, 9.907 Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 993 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

3 Ribu Lebih Pasien COVID-19 Sembuh Sejak RS Darurat Wisma Atlet Beroperasi
Indonesia
3 Ribu Lebih Pasien COVID-19 Sembuh Sejak RS Darurat Wisma Atlet Beroperasi

671 pasien yang dirawat inap hari ini di RS Darurat Wisma Atlet

Komjen Listyo Diminta Waspadai Kelompok yang Ingin Mengancam Pancasila
Indonesia
Komjen Listyo Diminta Waspadai Kelompok yang Ingin Mengancam Pancasila

Tugas berat menanti calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Salah satunya adalah menjaga ideologi Pancasila.

Soroti JPU Kasus Novel, DPR: Cederai Akal Sehat, Tidak Bisa Diterima
Indonesia
Soroti JPU Kasus Novel, DPR: Cederai Akal Sehat, Tidak Bisa Diterima

Tak mungkin ada orang membawa-bawa air keras lalu melemparkan ke orang lain dengan tidak sengaja