Massa Aksi Penolak RUU Cipta Kerja dan HIP Bakal Kepung DPR Aktivis Greenpeace memasang poster pada manekin saat aksi damai menolak pembahasan RUU Cipta Kerja di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2020).( ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ws

MerahPutih.com - Gedung DPR/MPR bakal dikepung dua elemen massa beda kepentingan, Kamis, 16 Juli 2020. Dua kelompok ini menyuarakan penolakan terhadap RUU Haluan Ideologi Pancasila yang dimotori Front Pembela Islam serta Penolakan Pada RUU Cipta Kerja yang dimotori Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK).

Juru Bicara GEBRAK Nining Elitos mengatakan, pihaknya turun ke jalan, mendesak penghentian pembahasan RUU Cipta Kerja (Cilaka) yang cacat prosedur dan bermasalah dalam substansi.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini menilai, parlemen maupun pemerintah tidak punya niat politik untuk melindungi rakyatnya. Hal ini dibuktikan dengan terges-gesanya pembahasan produk legislasi yang pro penguasa dan pengusaha dan abai terhadap legislasi yang dibutuhkan rakyat seperti RUU Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat, RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Baca Juga:

Bakamla Terus Pantau Pencurian Ikan Oleh Kapal Vietnam

Nining menegaskan, RUU Cipta Kerja merupakan ancaman bagi rakyat, lingkungan hidup. Kerusakan alam, udara, laut dan pesisir dan mempertajam konflik agraria.

"Omnibus Law adalah produk pemiskinan yang struktural dan sistematis, bertentangan dengan konstitusi dan cita-cita bangsa untuk mensejahterakan rakyat," tutup Nining.

Sementara massa aksi lainnya, adalah Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) yang terdiri dari Persaudaraan Alumni 212 (PA) cs yang menentang RUU Haluan Ideologi Pancasila.

"Tuntutan kami masih sama, bahwa maklumat MUI belum ditanggapi serius oleh DPR RI. Tuntutan umat dan ormas di berbagai kabupaten kota dan provinsi juga sampai saat ini belum ditanggapi," ujar Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif. (Knu)

Baca Juga:

Lonjakan Kasus COVID-19 Tak Kunjung Henti, Ketua MPR Sindir Kesadaran Pemerintah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dirjen Otda Sebut Kunjungan ke Timika Tak Terkait Papua Tengah
Indonesia
Dirjen Otda Sebut Kunjungan ke Timika Tak Terkait Papua Tengah

Rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) sampai saat ini belum dilakukan lantaran masih akan dilakukan revisi terhadap UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pimpinan DPR Prihatin Gedung Kongres AS Diduduki Pendukung Donald Trump
Indonesia
Pimpinan DPR Prihatin Gedung Kongres AS Diduduki Pendukung Donald Trump

Kemenangan demokrasi secara etis dibangun dengan kesopanan, kehormatan, integritas, dan hukum

Pemerintah Bebaskan Pajak Vaksin COVID-19 Sinovac Tiongkok
Indonesia
Pemerintah Bebaskan Pajak Vaksin COVID-19 Sinovac Tiongkok

1,2 juta vaksin COVID-19 itu diimpor dari Sinovac Lifescience Corporation Limited China dalam bentuk SARS CoV-2 atau verocells dengan penerima BUMN PT Bio Farma.

7 Kabupaten di Kalsel Dilanda Banjir, 112 Ribu Orang Jadi Pengungsi
Indonesia
7 Kabupaten di Kalsel Dilanda Banjir, 112 Ribu Orang Jadi Pengungsi

Berdasarkan pemantauan BMKG, Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. BNPB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga.

Hamas Minta Biden Batalkan Kebijakan Trump di Palestina
Dunia
Hamas Minta Biden Batalkan Kebijakan Trump di Palestina

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mendesak presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden untuk membatalkan apa yang disebut dengan solusi ala Presiden Donald Trump "kesepakatan abad ini".

Bertarung di Pilkada Tangsel, Berapa Harta Kekayaan Anak Wapres Ma'ruf Amin?
Indonesia
Bertarung di Pilkada Tangsel, Berapa Harta Kekayaan Anak Wapres Ma'ruf Amin?

Siti Nur Azizah maju dalam Pilkada 2020 di Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai calon wali kota berpasangan dengan Ruhamaben.

PN Jaksel Gelar Sidang PK Djoko Tjandra, ICW Minta Hakim Tolak Permohonan
Indonesia
PN Jaksel Gelar Sidang PK Djoko Tjandra, ICW Minta Hakim Tolak Permohonan

Djoko Tjandra mendaftar PK atas kasusnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 8 Juni 2020. Sidang pertamanya dilangsungkan pada Senin, 29 Juni 2020. Namun, Djoko tidak hadir .

Operasi Lilin Saat Natal Tahun Baru, Pelanggar Prokes Bakal Dites Swab
Indonesia
Operasi Lilin Saat Natal Tahun Baru, Pelanggar Prokes Bakal Dites Swab

Operasi Lilin bakal berlangsung selama 15 hari

Lantik Pengurus DPTW DKI Baru, PKS Targetkan Tambah Kursi Pemilu 2024
Indonesia
Lantik Pengurus DPTW DKI Baru, PKS Targetkan Tambah Kursi Pemilu 2024

Khoirudin mengatakan, diharapkan adanya pengurus baru yang sudah dilantik ini dengan penambahan jumlah kader bisa memantapkan PKS DKI dalam kontestasi politik Jakarta.

Jika Rizieq Minta Maaf, Polisi Tetap Teruskan Kasus 'Kerumunan Petamburan'
Indonesia
Jika Rizieq Minta Maaf, Polisi Tetap Teruskan Kasus 'Kerumunan Petamburan'

Silakan minta maaf kepada rakyat Indonesia, khususnya rakyat Jakarta