Masjid Kembali Disegel, Jamaah Ahmadiyah akan Tempuh Jalur Hukum Penyegelan masjid Ahmadiyah di Depok, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Penyegelan masjid kembali terjadi. Masjid jamaah Ahmadiyah Depok jadi korbannya. Peristiwa penyegelan tersebut berlangsung Minggu (4/6) dini hari. Terkait kasus itu, Jamaah Ahmadiyah akan menempuh jalur hukum.

Jamaah Ahmadiyah Depok yang tergabung dalam Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) akan menempuh upaya hukum terkait penutupan paksa Masjid Al-Hidayah Depok yang terjadi pada Sabtu hingga Minggu (3-4/6) dini hari.

Sekretaris Bidang Hubungan Luar JAI Kandali Achmad Lubis kepada Antara di Depok, Minggu menyatakan, pihaknya akan menempuh jalur hukum terkait upaya penutupan paksa Masjid Ahmadiyah di Depok oleh Pemerintah Kota Depok.

"Kami akan menempuh upaya hukum sepertinya. Ini penyegelan paksa untuk yang ketujuh kalinya," kata Kandali.

Ia menyatakan pihaknya merasa sangat prihatin atas kejadian itu di tengah gencarnya upaya penghormatan pada kebinekaan pada peringatan hari lahir Pancasila, tetapi di sisi lain masih terjadi diskriminasi terhadap anak bangsa di tempat ibadahnya sendiri.

"Prihatin sekali. Salah kita apa? IMB masjid, kok disegel. Di sini masih terjadi diskriminasi anak bangsa," katanya.

Achmad Lubis sebagaimana dilansir Antara mengatakan, penyegelan atau penutupan paksa terhadap Masjid Al Hidayah yang ke-7 kalinya terjadi mulai Sabtu jam 22.00 WIB dan berakhir Minggu (4/6) pukul 02.00 WIB pagi. Pihaknya sendiri menganggap kejadian itu sebagai ujian agar bisa meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadan.

"Kelakuan kami 'enggak' menyimpangkan 'kan? Kami tidak pernah teriak-teriak bunuh orang. Motto kami adalah Love for All Hatred for None," katanya.

Pihaknya menganggap Wali Kota Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok telah melakukan persekusi terhadap jamaah Muslim Ahmadiyah dengan menutup paksa masjid yang dikelola komunitas Ahmadiyah di daerah Sawangan, Depok, dan melarang warganya sendiri, Jamaah Ahmadiyah Depok untuk melakukan aktivitas beribadah.

Bahkan dalam keterangan tertulisnya, JAI menyebutkan bahwa Wali Kota Depok hadir langsung ke masjid untuk memastikan tidak ada lagi ibadah sepekan sebelum kejadian ini. Wali Kota juga melaporkan Jamaah Ahmadiyah Depok kepada pihak kepolisian untuk kasus pemakaian masjid dan areanya yang dipakai untuk beribadah.

Padahal sebelumnya sudah ada surat rekomendasi dari Komnas Perempuan dan Komnas HAM yang menegaskan bahwa Wali Kota Depok telah melakukan pelanggaran hukum mengenai hak-hak beribadah seluruh warga negara Indonesia, namun pihak Wali Kota Depok tetap bersikukuh melarang ibadah Jamaah Ahmadiyah di Depok. Sumber: ANTARA

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Taati Prokes, Kasus Harian COVID-19 di DKI Masih Melonjak
Indonesia
Taati Prokes, Kasus Harian COVID-19 di DKI Masih Melonjak

Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta pada Jumat (16/7) bertambah 12.415 orang

PPKM Level 4, Satpol PP Solo Bubarkan Delapan Acara Pernikahan
Indonesia
PPKM Level 4, Satpol PP Solo Bubarkan Delapan Acara Pernikahan

Satpol PP Solo, Jawa Tengah membubarkan delapan acara pernikahan selama berlangsungnya PPKM Level 4 pada 2-8 Agustus.

Pasca Aksi Teror, Kapolri Minta Umat Kristiani Tak Khawatir Beribadah
Indonesia
Pasca Aksi Teror, Kapolri Minta Umat Kristiani Tak Khawatir Beribadah

umat Katolik dan Kristiani yang akan melaksanakan rangkaian ibadah. Silakan melaksanakan ibadah dengan tenang dan lancar," pesannya.

Ikappi Protes Aturan Masuk Pasar Tradisional Wajib Tunjukan Kartu Vaksin
Indonesia
Ikappi Protes Aturan Masuk Pasar Tradisional Wajib Tunjukan Kartu Vaksin

"Sebenarnya kami menyesalkan adanya persyaratan unuk menggunakan kartu vaksin," kata Ketua Umum Ikappi, Abdullah Mansuri

Maju Lagi di Pilpres 2024, Prabowo Ingin Selamatkan Garuda?
Indonesia
Maju Lagi di Pilpres 2024, Prabowo Ingin Selamatkan Garuda?

Prabowo Subianto telah berpesan kepada seluruh kader partainya untuk berjuang mempertahankan dan menyelamatkan eksistensi Garuda Indonesia

Yakin Divonis Ringan dari Tuntutan, Djoko Tjandra: Banyak yang Ngawur
Indonesia
Yakin Divonis Ringan dari Tuntutan, Djoko Tjandra: Banyak yang Ngawur

Djoko Tjandra mengaku tidak punya persiapan khusus

Depok Buka Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021, Berikut Alokasinya
Indonesia
Depok Buka Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021, Berikut Alokasinya

Depok membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun anggaran 2021.

8 Pasien Corona Kudus Dilarikan ke Rumah Sakit, 1 Meninggal Dunia
Indonesia
8 Pasien Corona Kudus Dilarikan ke Rumah Sakit, 1 Meninggal Dunia

Satu dari delapan orang tersebut meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di ICU rumah sakit milik Pemprov Jateng.

Mahasiswa Untag Ciptakan Aplikasi Portal Supermarket
Indonesia
Mahasiswa Untag Ciptakan Aplikasi Portal Supermarket

Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Ilham Fikri Abdillah menciptakan aplikasi Portal Supermarket untuk mendongkrak jumlah pembeli.

[Hoaks atau Fakta]: Presiden Jokowi Makan Codot Panggang
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Presiden Jokowi Makan Codot Panggang

Foto Jokowi yang sedang makan sate pertama kali muncul dari sebuah blog yaitu ponorogokomunitasonline.blogspot.com pada 20 Agustus 2013.