Masjid Kali Pasir, Saksi Bisu Penyebaran Islam di Tangerang Masjid Kali Pasir (Foto: MP/Muchammad Yani)

Tak ada yang menyangka bila sebuah masjid kecil bisa menyimpan catatan sejarah, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka. Berlokasi di Pasar Lama, Tangerang, Masjid Kali Pasir dibangun oleh seorang Pangeran Kahuripan Bogor, Tumenggung Pamit Wijaya sekitar tahun 1671.

Masjid yang sudah berkali-kali dilakukan pemugaran ini memang sudah tidak meninggal bentuk asli masjid. Hal yang tersisa hanyalah empat buah tiang jati di dalam masjid dan kubah kecil bermotif Tiongkok.

"Kalau yang masih bentuk aslinya itu empat patria dan kubah. Itu benar-benar asli sejak pertama kali didirikannya bangunan ini," ujar Syairodji saat ditemui merahputih.com di Masjid Kali Pasir, Tangerang, Banten.

Empat tiang yang ada di dalam masjid (Foto: MP/Muchammad Yani)

Bangunan yang terletak di pinggir Sungai Cisadane itu diklaim sebagai masjid tertua di Tangerang. Masjid ini berukuran sekitar 288 meter persegi. Sayangnya tak ada lahan parkir yang luas untuk datang ke masjid itu. Seseorang yang ingin datang ke Masjid Kali Pasir untuk melakukan wisata religi bisa memarkirkan kendaraannya di trotoar persis di depan masjid.

Berdasarkan catatan sejarah, Masjid Kali Pasir dibangun saat Tumenggung Pamit Wijaya melakukan siar Islam dari Kesultanan Cirebon ke wilayah Bogor. Hingga suatu ketika Tumenggung Pamit Wijaya singgah di Tangerang dan membangun sebuah masjid.

Masjid Kali Pasir (Foto: MP/Muchammad Yani)

Hal yang menarik lainnya dari Masjid Kali Pasir adalah tradisi untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad. Sebuah arakan perahu dibuat sebagai simbol datangnya para sesepuh Islam di Sungai Cisadane Tanggerang. Tradisi ini dimulai sejak tahun 1926 dengan mengisi buah-buahan ke dalam perahu.

Aktivitas Masjid Kali Pasir memang seperti masjid pada umumnya. Hanya saja untuk salat Jumat, para warga diarahkan untuk pergi ke Masjid Agung yang lokasinya tak jauh dari Masjid Kali Pasir. Namun di balik itu semua, Masjid Kali Pasir menjadi saksi bisu bagaimana penyebaran agama Islam di Kota Tangerang.

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Rekam Jejak Jin Bun, Raja Islam Berdarah Tionghoa.


Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH