Masjid Cipto Mulyo, Jejak Penyebaran Islam Era Pakubuwono X di Boyolali Masjid Cipto Mulyo salah satu masjid peninggalan Raja Keraton Surakarta atau PB X, Minggu (18/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Massa kejayaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkat tidak lepas dari tangan dingin Raja Pakubuwono (PB) X.

Bangunan fisik mulai gapura pembatas wilayah, fasilitas umum, masjid, dan lainnya salah satu bukti kejayaan PB X masih berdiri kokoh di wilayah Soloraya.

Salah satu jejak peninggalan PB X berupa bangunan masjid kuno ditemukan di Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Masjid tersebut diberi nama Masjid Cipto Mulyo. Masjid dengan nama Jawa tersebut usianya sudah lebih dari satu abad, dan hingga kini kondisinya masih utuh terawat.

Sebagai salah satu masjid tertua di Kabupaten Boyolali ini, tidak pernah sepi dari jamaah terutama pada bulan Suci Ramadan.

Masjid Cipto Mulyo salah satu masjid peninggalan Raja Keraton Surakarta atau PB X, Minggu (18/4). (MP/Ismail)
Masjid Agung Ciptomulyo. Foto: MP/Ismail

Struktur bangunan fisik masjid ini dibangun dengan bahan dasar kayu. Secara kasat mata, bentuk masjid ini mirip pendopo kabupaten jaman dulu. Di depan pintu masuk masjid terdapat tulisan PB X.

Meski sudah mengalami beberapa kali renovasi, namun dari awal dibangun hingga saat ini tidak pernah berubah bentuknya.

Masjid tersebut memiliki lima pintu utama yang semuanya terletak di bagian depan bangunan masjid. Bahkan, mimbar, bedug dan kentongan yang masih asli sejak kali pertama masjid dibangun.

Ketua Takmir Masjid Cipto Mulyo, Ahmadi mengatakan, dari segi nama masjid tersebut sangat berbeda dengan masjid pada umumnya yang selalu diberi nama dari Bahasa Arab. Nama masjid tersebut diambil dari bahasa Jawa.

Menurut sejarah berdirinya, masjid ini dibangun oleh Raja Keraton Surakarta atau PB X, pada hari Selasa 24 Jumadil Akhir tahun 1838 Hijriah, atau tepatnya tahun 1905 masehi.

"Itu masjid diberi nama Cipto Mulyo yang memiliki arti menciptakan kemuliaan di dunia dan akhirat. Usia masjid sudah 116 tahun," kata Ahmadi, Minggu (18/4).

Ia mengatakan meskipun bangunan masjid berbahan dasar kayu, kondisi bangunan tetap awet. Konstruksi bangunan masjid juga masih asli. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dinkes Solo Tetap Jalankan Perintah Gibran Kebut Vaksinasi Corona di Bulan Puasa
Indonesia
Dinkes Solo Tetap Jalankan Perintah Gibran Kebut Vaksinasi Corona di Bulan Puasa

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah tetap menjalankan program vaksinasi COVID-19 selama bulan Ramadan. Program vaksinasi tersebut merupakan salah satu program 100 hari Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk mempercepat bangkitnya ekonomi di Solo.

Mayoritas Penumpang Gagal Naik KRL Gegara Hanya Bawa Surat Izin dari Pimpinan
Indonesia
Mayoritas Penumpang Gagal Naik KRL Gegara Hanya Bawa Surat Izin dari Pimpinan

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan (BPTJ Kemenhub) menemukan banyak penumpang yang tidak memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sebagai persyaratan untuk naik Kereta Rel Listrik (KRL) di masa PPKM Darurat.

Perwira TNI Digerebek Gegara Tuduhan Narkoba, Anggota Polres Malang Diperiksa Propam
Indonesia
Perwira TNI Digerebek Gegara Tuduhan Narkoba, Anggota Polres Malang Diperiksa Propam

Sedang dilakukan pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan salah sasaran tersebut

Anies Minta Masyarakat Jaga Stadion JIS dengan Baik
Indonesia
Anies Minta Masyarakat Jaga Stadion JIS dengan Baik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada masyarakat untuk bisa bersama sama merawat Jakarta International Stadium.

Bubarkan Tongkrongan 'Vespa Gembel', Polisi: Kayak Karnaval 17-an
Indonesia
Bubarkan Tongkrongan 'Vespa Gembel', Polisi: Kayak Karnaval 17-an

Petugas meluncur ke lokasi, membubarkan kerumunan

Anies Manut Jokowi Soal PPKM Mikro
Indonesia
Anies Manut Jokowi Soal PPKM Mikro

PPKM mikro jilid 4 ini berlaku selama 14 hari

PKS Sebut Bahas Amandemen UUD 1945 di Tengah Pandemi Dinilai tidak Etis
Indonesia
PKS Sebut Bahas Amandemen UUD 1945 di Tengah Pandemi Dinilai tidak Etis

Wacana membahas rencana Amandemen Konstitusi UUD 1945 tidaklah tepat. Sebab, kondisi saat ini rakyat sedang menghadapi duka dan kesusahan.

KPK Tahan Tersangka Pemberi Suap ke Eks Bupati Cirebon
Indonesia
KPK Tahan Tersangka Pemberi Suap ke Eks Bupati Cirebon

Sutikno ditahan di Rutan Gedung KPK lama untuk 20 hari pertama. Dengan demikian, Sutikno bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 9 Januari 2021.

Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Islam Ikut Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Islam Ikut Vaksinasi COVID-19

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak seluruh umat Islam di Indonesia mengikuti vaksinasi COVID-19.