Masjid Agung Keraton Surakarta  Tarawih Perdana, Dibagi Klater 11 dan 23 Rakaat Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar salat Tarawih perdana Senin (12/4) malam. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar salat tarawih perdana Senin (12/4) malam.

Salat tarawih dilakukan usai pemerintah memutuskan bulan suci Ramadan 1442 H jatuh pada Selasa (13/4).

Pantauan Merahputih.com, salat tarawih di Masjid Agung diikuti ratusan jemaah. Salat tarawih dimulai pukul 19.20 WIB tanpa diadakan tausiah terlebih dulu. Sebagai imam salat isya dan salat tarawih H Moh Zumroni dan KH Ibrahim Asfari.

Baca Juga:

Masjid Istiqlal Gelar Tarawih Ramadan 2021

Ketua TU Masjid Agung Muhamad Alip mengatakan, salat tarawih dibagi dua jemaah, yakni jemaah 11 rakaat dan jemaah 23 rakaat.

"Masjid Agung menggelar salat tarawih perdana usai Kemenag menetapkan 1 Ramadan pada tanggal 13 April dalam sidang isbat," ujar Alip, Senin (12/4).

  Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar salat Tarawih perdana Senin (12/4) malam. (MP/Ismail)
Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar salat Tarawih perdana Senin (12/4) malam. (MP/Ismail)

Dikatakannya, salat tarawih dilaksanakan dengan tetap menerapkan aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemkot Solo. Aturan tersebut di antaranya kapasitas jamaah 50 persen, pengecekan suhu badan, penerapan jaga jarak, dan memakai masker.

"Imam salat tarawih dilakukan secara bergantian dan mengkhatamkan 1 juz lebih Alquran. Sehingga di akhir Ramadan pelaksanaan salat tarawih akan mengkhatamkan Alquran," papar dia.

Baca Juga:

Izinkan Salat Tarawih di Masjid, Anies Minta Jemaah Taati Prokes

Alip menambahkan, pihaknya juga mengadakan sejumlah rangkaian acara menyambut bulan suci Ramadan di antaranya membersihkan masjid, pembagian zakat fitrah pada malam terakhir Ramadan.

Untuk berbuka buka bersama atau bukber, pada Ramadan tahun ini ditiadakan. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Salat Tarawih di Masjid Istiqlal Dibatasi 2 Ribu Jamaah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov NTT Berupaya Sediakan Psikolog ke Anak-Anak Korban Bencana Alam
Indonesia
Pemprov NTT Berupaya Sediakan Psikolog ke Anak-Anak Korban Bencana Alam

Siklon Tropis Seroja menimbulkan bencana banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang pasang

Inflasi 2021 Capai 3 persen, UMP Semua Wilayah Harus Naik
Indonesia
Inflasi 2021 Capai 3 persen, UMP Semua Wilayah Harus Naik

Sangat sulit mengaudit korporasi atau perusahaan yang tidak terdampak COVID-19, karena seluruh sektor juga terdampak corona.

Bandara Lombok Mulai Gunakan Alat Tes GeNose C19
Indonesia
Bandara Lombok Mulai Gunakan Alat Tes GeNose C19

Manajemen Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok mulai menghadirkan layanan tes GeNose C19, Kamis (29/4).

Pimpinan DPR Tegaskan Mitigasi Peringatan Dini Bencana Berbasis Teknologi Harga Mati
Indonesia
Pimpinan DPR Tegaskan Mitigasi Peringatan Dini Bencana Berbasis Teknologi Harga Mati

Kondisi tersebut berkaca dari bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun gempa di Kabupaten Malang, Jawa Timur

Pembebasan Pajak Beli Rumah Geliatkan Sektor Properti
KPR
Pembebasan Pajak Beli Rumah Geliatkan Sektor Properti

Dalam jangka menengah juga dapat menggeliatkan kembali sektor properti dan memulihkan perekonomian secara keseluruhan.

Polisi Selidiki Penjambretan terhadap Pesepeda di Kawasan Medan Merdeka Barat
Indonesia
Polisi Selidiki Penjambretan terhadap Pesepeda di Kawasan Medan Merdeka Barat

Korban kebetulan berpangkat kolonel tengah bersepeda di kawasan Medan Merdeka Barat.

KPK Panggil Istri Edhy Prabowo Terkait Kasus Suap Ekspor Benur
Indonesia
KPK Panggil Istri Edhy Prabowo Terkait Kasus Suap Ekspor Benur

Selain Iis, ada tiga saksi lain yang akan diperiksa untuk tersangka Edhy Prabowo

Satelit Australia tak Sanggup Jelaskan Misteri Hilang Sinyal ELT Sriwijaya Air
Indonesia
Satelit Australia tak Sanggup Jelaskan Misteri Hilang Sinyal ELT Sriwijaya Air

Basarnas telah mengecek ke sistem satelit yang dimiliki Australia untuk mencari tahu penyebab tidak adanya sinyal ELT, tetapi hasilnya tetap gelap

Jakarta Jadi Sorotan Gegara Penambahan Kasus COVID-19 Tak Terkendali
Indonesia
Jakarta Jadi Sorotan Gegara Penambahan Kasus COVID-19 Tak Terkendali

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan kondisi pandemi di Indonesia kembali mengkhawatirkan.

KSPI Minta PKS dan Demokrat Respon Legislative Review UU Ciptaker
Indonesia
KSPI Minta PKS dan Demokrat Respon Legislative Review UU Ciptaker

Legislative review sudah melekat dengan setiap anggota DPR