Masjid Agung Keraton Surakarta Kembali Adakan Salat Jumat Setelah 3 Bulan Ditutup Ratusan jamaah salat Jumat di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (12/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Masjid Agung Keraton Kasunananan Surakarta Hadiningrat kembali mengadakan salat Jumat setelah tiga bulan masjid ditutup, Jumat (12/6).

Salat Jumat tesebut diadakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 10 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Penanganan COVID-19 di Solo.

Baca Juga

Wapres Pastikan Sekolah Tak Akan Dibuka di Luar Wilayah Zona Hijau

Pantauan MerahPutih.com, Adzan Zuhur mulai dikumandangkan pukul 11.50 WIB. Jamaah salat Jumat mulai masuk ke dalam masjid. Kemudian dilanjutkan khotbah Jumat oleh Abdul Kholik selama 10 menit. Salat Jumat juga berlangsung cepat sekitar 7 menit dengan imam membacakan ayat-ayat pendek.

Ketua Takmir Masjid Agung Surakarta, HM Muhtarom, mengatakan setelah hampir tiga bulan meniadakan Salat Jumat berjamaah pasca penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB), Masjid Agung Keraton Surakarta kembali menggelar ibadah salat Jumat. Salat Jumat berlangsung dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Kami nenempatkan petugas di pintu masuk masjid. Kalau ada jamaah yang tidak pakai masker dikasih masker gratis untuk dipakai," ujar Muhtarom.

Ratusan jamaah salat Jumat di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (12/6). (MP/Ismail)
Ratusan jamaah salat Jumat di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (12/6). (MP/Ismail)

Demikian jika mendapati jamaah melepas maskernya, kata dia, petugas langsung memintanya agar memakai maskernya dengan baik. Selain itu, di dalam masjid juga diterapkan jaga jarak antar jamaah atau phycisal distancing.

"Kami juga melarang jamaah salat Jumat bersalaman. Tak hanya itu, di setiap titik pintu masuk juga disediakan handsanitizer bagi jamaah untuk membersihkan tangan," katanya.

Ia mengatakan akibat diberlakukan phycisal distancing, masjid bisa menampung sebanyak 1.767 jemaah, saat tinggal sepertiganya saja. Selama pandemi COVID-19, takmir masjid melakukan penyemprotan desinfektan minimal empat kali seminggu.

Baca Juga

Langgar Perwali, Dishub dan Satlantas Polresta Surakarta Bubarkan Pesepeda Massal

"Pelaksanaan salat Jumat kali ini semua tertib. Usai salat Jumat kami juga langsung meminta jamaah langsung pulang dan tidak beleh berkerumun," kata dia. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH