Masih Diproses Kemendagri, Pelantikan Orient P. Riwu Ditunda Orient P Riwu Kore. (Facebook)

MerahPutih.com- Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sabu Raijua, Orient P. Riwu Kore dan Thobias Uly, akhirnya ditunda dari seharusnya Jumat, 26 Februari, atau bersamaan dengan pelantikan lima bupati lain di Provinsi NTT.

Penundaan pelantikan itu sesuai dengan surat pemerintah Provinsi NTT perihal pemberitahuan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih yang diperoleh di Kupang, Kamis (25/2).

Baca Juga:

Bawaslu Tegaskan Bupati Sabu Raijua Terpilih Orient Riwu Tak Pantas Dilantik

Dikutip Antara, dalam surat yang ditandatangani Sekda NTT Benediktus Polo Maing, hanya ditujukan kepada lima dari enam pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 yang telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda NTT Doris Rihi mengatakan, pelantikan bupati dan wakil bupati pada tahap pertama yang akan digelar pada Jumat, 26 Februari ini hanya untuk lima kabupaten.

Sedangkan, untuk Riwu Kore dan Uly waktu pelantikannya ditunda karena masih berproses di Kementerian Dalam Negeri.

Penundaan pelantikan pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Demokrat ini diduga karena adanya persoalan kewarganegaraan Riwu Kore yang diketahui juga memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat.

Orient P. Riwu Kore. (Facebook)
Orient P. Riwu Kore. (Facebook)

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu Kabupate Sabu Raijua menyatakan telah menerima konfirmasi dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bahwa Riwu Kore itu warga negara Amerika Serikat.

Ke-lima bupati/wakil bupati yang dilantik itu adalah Juandi David dan Eusabius Binsasi (Kabupaten Timor Tengah Utara), Khristofel Praing dan David Melo Wadu (Kabupaten Sumba Timur), Herybertus Nabit dan Heribertus Ngabut (Kabupaten Manggarai), Andreas Paru dan Raymundus Bena (Kabupaten Ngada), serta Edistasius Endi dan Yulianus Weng (Kabupaten Manggarai Barat).

Baca Juga:

Penjelasan Kemenkumham Terkait Status Kewarganegaraan Orient Riwu Kore

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terungkap! Ini Dia Wanita yang Tandatangani Surat Penangkapan Munarman
Indonesia
Terungkap! Ini Dia Wanita yang Tandatangani Surat Penangkapan Munarman

Munarman sendiri sudah berstatus tersangka sebelum dilakukan penangkapan

Anies Minta Para Penerima BST Bijak Gunakan Uangnya
Indonesia
Anies Minta Para Penerima BST Bijak Gunakan Uangnya

Besaran BST DKI adalah Rp300 ribu per bulan

Delapan Oknum TNI AD Jadi Tersangka Pembakar Rumah Dinas Kesehatan di Intan Jaya
Indonesia
Delapan Oknum TNI AD Jadi Tersangka Pembakar Rumah Dinas Kesehatan di Intan Jaya

Mereka diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun

Dilaporkan ke Polda Jateng, Penerbit Buku SD "Ganjar Tidak Bersyukur" Bakal Kooperatif
Indonesia
Dilaporkan ke Polda Jateng, Penerbit Buku SD "Ganjar Tidak Bersyukur" Bakal Kooperatif

PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri dilaporkan ke Polda Jawa Tengah terkait kasus penyebutan "Ganjar Tidak Bersyukur" dalam soal di Buku Ajar Pendidikan Agama SD.

Sembuh dari COVID-19, 309 Warga Kudus Dipulangkan dari Asrama Haji Donohudan
Indonesia
Sembuh dari COVID-19, 309 Warga Kudus Dipulangkan dari Asrama Haji Donohudan

Sebanyak 309 warga Kabupaten Kudus dinyatakan negatif corona dan dipulangkan dari lokasi karantina terpusat di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Said Aqil Siradj Diyakini Tak Akan Mati Angin Usai Jadi Komut PT KAI
Indonesia
Wagub DKI Jawab Penilaian BPK Soal Anggaran Formula E
Indonesia
Wagub DKI Jawab Penilaian BPK Soal Anggaran Formula E

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa fee untuk penyelenggaraan Formula E yang sudah dicairkan Pemprov DKI Jakarta masih aman.

Kasih Subsidi Pegawai, Jokowi Targetkan Daya Beli Masyarakat Naik
Indonesia
Kasih Subsidi Pegawai, Jokowi Targetkan Daya Beli Masyarakat Naik

Mengingat, akibat pandemi COVID-19 seluruh sektor terganggu termasuk kebutuhan masyarakat.

Dalam 6 Bulan di 2021, Pekerja Migran Kirim Uang Rp 144 Miliar ke NTB
Indonesia
Dalam 6 Bulan di 2021, Pekerja Migran Kirim Uang Rp 144 Miliar ke NTB

Berdasarkan data dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan NTB bahwa remitansi terbanyak dikirim PMI asal Lombok Barat dan Kota Mataram sebesar Rp 72,976 miliar.

RS UMMI Tegaskan Rizieq Shihab Minta Pulang Meski Hasil Tes Usap Belum Keluar
Indonesia
RS UMMI Tegaskan Rizieq Shihab Minta Pulang Meski Hasil Tes Usap Belum Keluar

"Keluarga tetap memilih opsi untuk pulang," ucap Andi