Masih di Belanda, Keluarga Keraton Minta Mobil Bersejarah Milik Pakubuwono X Dikembalikan Mobil Benz Victoria Phaeton menjadi mobil pertama di Indonesia milik Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. (Foto: Museum Loewman, Belanda).

MerahPutih.Com - Mobil Benz Victoria Phaeton yang merupakan mobil pertama di Indonesia diketahui milik Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Pakubuwono X.

Mobil itu sudah ratusan tahun berada di Belanda. Terakhir mobil itu ditemukan berada di Museum Loewman, Belanda. Mengetahui keberadaan mobil yang telah lama menghilang itu ditemukan di museum, pihak Keraton Kasunanan Surakarta meminta kepada pemerintah memulangkan mobil antik itu. Hal itu diungkapkan Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta, KGPH Puger.

Baca Juga:

Tetabuhan Gemelan Keramat Keraton Surakarta Tandai Permulaan Ritual Sekaten

"Ada berbagai versi cerita terkait mobil buatan Jerman yang dimiliki PB X pada 1894 itu. Namun, yang saya ketahui, nobil Benz Victoria Phaeton itu terakhir bisa sampai keluar dari keraton untuk diservis ke Eropa (Belanda)," ujar Puger kepada merahputih.com di Solo, Rabu, (12/2).

Pihak Keraton Surakarta berharap mobil bersejarah milik Pakubuwono X dikembalikan
Mobil pertama di Indonesia milik Pakubuwono X kini masih tersimpan di Meseum Loewman, Belanda (Foto: Arsip Museum Loewman)

Pertimbangan mobil itu diservis di Eropa, lanjut Puger, karena di Indonesia tidak ada tempat servis. Bahkan, di Asia juga tidak ada tempat servis hingga dibawa ke Eropa.

"Mobil dibawa ke Eropa. Saat itu sedang terjadi Perang Dunia I ( 1914-1918), keberadaan mobil menjadi terkatung-katung," kata dia.

Ia mengungkapkan belum selesai diperbaiki, di Eropa terjadil Perang Dunia I. Akhirnya mobil terkatung-katung kapan bisa dibawa ke Indonesia. Kemudian pada zaman PB XI, keberadaan mobil semakin tidak jelas.

"Semakin diperparah pada masa PB XII, Ndalem Kepatihan (tempat arsip dokumen keraton) di Solo, Jawa Tengah dibakar oleh massa yang diduga antiswapraja pada 1945," papar dia.

Pada peristiswa itu, kata dia, dokumen-dokumen penting yang ada di Kepatihan ludes terbakar. Termasuk dokumen terkait mobil PB X juga ikut terbakar.

"Kabar terakhir saya dapat informasi mobil antik itu ditangan kolektor hingga akhirnya berada di Museum Loewman, Belanda,' kata dia.

Puger meyakini dari pemerintah Belanda masih menyimpan arsip terkait mobil Benz Victoria Phaeton. Ia berharap ada penelusuran dokumen dan mobil bisa dibawa pulang ke Solo.

"Kereta Garuda Kencana peninggalan PB VII yang hingga saat ini masih dipakai Keraton Kasunanan Surakarta, juga pernah diservis ke Eropa. Namun, nasibnya lebih baik karena bisa diperbaiki dan dipulangkan ke Solo," ujarnya.

Puger menambahkab PB X semasa hidupnya menggunakan mobil Benz Victoria Phaeton untuk melakukan inspeksi ke Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Klaten.

Baca Juga:

Keraton Surakarta Beri Bantuan Hukum kepada KGPH Benowo

Disinggung adanya rencana pemerintah mengembalikan mobil tersebut, Puger mengusulkan mobil dikembalikan ke Keraton Kasunanan Surakarta. Ia meyakini keraton tidak pernah menjual mobil tersebut sehingga mobil harus dikembalikan ke Solo.

"Nanti mobil Benz Victoria Phaeton biar menjadi koleksi museum Keraton Solo," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasrkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Lambat Bentuk Lembaga Babadan, Kemendagri Tegur Keraton Surakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
14 Pedagang Pasar Serdang Positif Corona
Indonesia
14 Pedagang Pasar Serdang Positif Corona

Sebelumnya, 9 orang pedagang dinyatakan positif COVID-19 setelah mengikuti tes swab Rabu (11/6).

Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium
Indonesia
Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium

Pemprov DKI Jakarta memiliki sejumlah skema dalam pengelolaan penataan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

 Soal 'New Normal', Muhammadiyah: Jangan Sampai Mall Dibuka Tapi Masjid Ditutup!
Indonesia
Soal 'New Normal', Muhammadiyah: Jangan Sampai Mall Dibuka Tapi Masjid Ditutup!

“Jangan sampai masyarakat membuat penafsiran masing-masing. Di satu sisi, mall dan tempat perbelanjaan mulai dibuka, sementara masjid dan tempat ibadah masih harus ditutup,” tegas dia.

Empat Wilayah DKI Potensi Cuaca Buruk, BMKG Minta Warga Waspada
Indonesia
Empat Wilayah DKI Potensi Cuaca Buruk, BMKG Minta Warga Waspada

BMKG memprediksi situasi cuaca sepanjang Selasa pagi di seluruh wilayah DKI Jakarta akan berawan

NTT Temukan Kasus Positif, Kini Hanya Gorontalo yang Belum Terpapar Corona
Indonesia
NTT Temukan Kasus Positif, Kini Hanya Gorontalo yang Belum Terpapar Corona

Total pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 252 orang, sedangkan total orang yang meninggal dunia akibat penyakit ini 280 orang.

Survei Indo Barometer: Jokowi dan Ahok Unggul Atasi Permasalahan Jakarta Dibanding Anies
Indonesia
Survei Indo Barometer: Jokowi dan Ahok Unggul Atasi Permasalahan Jakarta Dibanding Anies

Untuk masalah kemacetan, Ahok juga dianggap paling sukses mengatasinya

Pembatasan Armada Picu Antrean Mengular, MRT Minta Pengertian
Indonesia
Pembatasan Armada Picu Antrean Mengular, MRT Minta Pengertian

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi jumlah penumpang transportasi umum yang akan masuk ruang tunggu untuk menurunkan potensi penyebaran COVID-19 di ruang publik mulai Senin

GPM Lahir karena Masyarakat Masih Malas Pakai Masker
Indonesia
GPM Lahir karena Masyarakat Masih Malas Pakai Masker

Sosialisasi dan edukasi tentang pemakaian masker yang benar dan diikuti disiplin jaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun diyakini bakal mengurangi penularan.

ICW Ingatkan Firli Bahuri: KPK Bukan Kantor Polisi!
Indonesia
ICW Ingatkan Firli Bahuri: KPK Bukan Kantor Polisi!

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritik terpilihnya enam anggota Polri dalam seleksi jabatan struktural di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bupati Bengkalis Amril Mukminin Dituntut 6 Tahun Penjara
Indonesia
Bupati Bengkalis Amril Mukminin Dituntut 6 Tahun Penjara

Jaksa meyakini Amril menerima suap dari Ichsan Suaidi