Masih Berstatus 'Curian', Karya Banksy Dilelang Senilai Rp18 M Patung The Drinker karya Banksy akan dilelang Sotheby's. (foto: Instagram @publicartuk)

RUMAH lelang Sotheby's membuka lelang untuk sebuah karya Banksy pada Selasa (19/11) waktu London. Namun, rencana itu sepertinya tak akan berjalan mulus. Pasalnya, karya itu disebut berstatus 'curian'.

Padahal, rumah lelang ternama itu menyebut patung The Drinker bisa terjual senilai 1 juta pound sterling atau sekitar Rp18 miliar dalam lelang.

BACA JUGA: Belajar Budaya Jepang dalam Acara 'Seni dalam Lintas Budaya Indonesia-Jepang'

Patung The Drinker, menurut Sotheby's merupakan bentuk pemberontakan atas karya Auguste Rodin, The Thinker. Bentuk kedua patung itu memang mirip. Pahatan perunggu yang menampilkan seorang pria tengah berpikir dalam posisi jongkok. Bedanya, The Drinker versi Banksy terbuat dari bahan-bahan industrial dan dihiasi topi dari traffic cone.

the drinker
The Drinker karya Banksy. (foto: Instagram @banksyclassic)

Aslinya, patung karya Banksy itu didirikan di Shaftesbury Avenue pada 2004. Namun, menurut Sotheby's, seniman Andy Link, pemimpin kelompok seni Art Keida, mencuri patung itu kemudian. "Aku melakukannya sebagai sebuah aksi dan kejahilan," kata seniman yang dikenal dengan julukan AK47 itu kepada CNN.

Dalam pembelaannya, ia menambahkan bahwa patung itu telah ditinggalkan Banksy. Link bahkan mengaku telah melakukan upaya untuk mengembalikan The Drinker kepada sang seniman. Ia bahkan menghubungi kepolisian untuk mengecek apakah ada laporan kehilangan atau pencurian atas patung itu.

Namun, karena tak ada yang mengklaim, patung itu disimpan Link hingga 2007 lalu. Kabarnya, The Drinker hilang dari taman Link di tahun itu. Ia bahkan melaporkan pencurian itu ke pihak kepolisian dan mndaftarkan kehilangan karya seni.

the drinker
Merupakan karya subversif atas The Thinker. (foto: instagram @21stcenturyalex)

Kini, patung unik tersebut akan dilelang di Shoteby's London. Harga yang diharapkan ialah sekitar US$970 ribu-US$1,3 juta (sekitar Rp13,6 miliar-Rp18,3 miliar). Rumah lelang itu menyebut karya seni itu telah didapat secara 'misterius' dari Art Keida dalam sebuah pencurian anonim. Barulah pada 2014 pemilik terkininya mendapatkan The Drinker. "Kami cukup puas bahwa pihak pemilik mempunyai hak untuk menjual karya ini. Sebagai kewajiban kami sebelum penjualan, kami telah berkonsultasi dengan Kepolisian Metropolitan dan Pencatatan Kehilangan Karya Seni," ujar Sotheby's dalam pernyataan yang dilansir CNN.

Meskipun demikian, Link masih berkukuh bahwa The Drinker masih miliknya. Ia mengklaim memiliki dokumen asli dari polisi yang membuktikan kepemilikannya atas patung itu. Sebagai tindak lanjut, Link mengabari rumah lelang itu bahwa kepemilikan The Drinker masih diperebutkan.

Perseteruan kedua seniman itu telah lama jadi sorotan. Pada 2016, film The Banksy Job mengungkap bagaimana kisah patung itu terkuak. Pihak Polisi Metropolitan London hingga kini menyatakan tak ada investigasi kriminal dalam masalah ini.(dwi)

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH