Masih Ada Warga yang Berolahraga dan Bersepeda di Sudirman-Thamrin Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (4/7) (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di ibu kota Jakarta rupanya tak seketat yang dibayangkan. Pantauan Merahputih.com, masih banyak warga yang bebas berlalu-lalang di sejumlah jalan raya, terutama di jalan protokol Jakarta.

Di depan Bunderan Senayan menuju Sudirman, ada barier pembatas jalan saja yang dipasang. Terlihat seorang petugas TransJakarta berdiri mengawasi.

"Mau kemana mas?," tanya petugas itu.

Baca Juga:

Persekutuan Gereja Sambut Baik Penundaan Pembahasan RUU HIP

Ketika melintas di Jalan Sudirman pun memang terlihat sepi. Hanya pengemudi ojol dan beberapa mobil saja yang melintas. Namun, masih ada saja satu dua warga olah raga jalan kaki di jalan protokol tersebut. Bahkan ada pesepeda melintas meski sempat muncul ancaman Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk menyitanya.

Pemandangan ini terlihat sampai Bundaran HI. Pantauan Merahputih.com, petugas sangat minim di jalan tersebut. Bahkan, pembatas jalan pun dibiarkan terbentang tanpa ada penjaganya.

Minimnya penjagaan juga terlihat di persimpangan Jalan MH Thamrin hingga Patung Kuda. Hanya terlihat satu Polisi bersiaga.

Merahputih.com pun mencoba menelusuri pelaksanaan PPKM darurat dari kawasan Pondok Aren, Tangsel.

Orang berolahraga melintasi jalur sepeda di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (4/7) (MP/Kanugraha)

Dari kawasan Bintaro di Ceger Raya misalnya, banyak warga berlalu-lalang menggunakan motor dan mobil. Mereka kebanyakan ingin berbelanja di pasar dan toko-toko yang masih buka.

"Saya mau beli bubur ayam buat sarapan," kata salah satu warga bernama Rudi (32) di kawasan Jurang Mangu, Pondok Aren.

Warga yang terdiri dari dewasa hingga anak-anak ini tampak tak terpengaruh dengan imbauan untuk di rumah saja. Saat memasuki perbatasan Jakarta Selatan dan Tangsel, tak ada petugas Kepolisian yang berjaga.

Di perlintasan Pasar Bintaro misalnya. Tak ada plang pembatas apalagi pengecekan warga yang hendak melintas. Warga bisa seenaknya melintas tanpa adanya penutupan apalagi penjagaan.

Perjalanan dari perbatasan Tangsel ke Jakarta Selatan melintasi Kebayoran Lama pun tampak mulus tanpa adanya penyekatan.

Baca Juga:

Kardinal Ungkap Alasan Enggan Terburu-buru Buka Kegiatan Peribadatan Gereja

Hal berbeda terlihat dari sejumlah pusat perbelanjaan yang memilih tutup. Bahkan, Pasar Tanah Abang pun tutup total, meski ada saja penjual eceran makan dan minuman yang berjualan.

Sekedar informasi, Polda Metro Jaya sendiri membuat 28 titik pembatasan mobilitas masyarakat di jalur utama atau pun perbatasan DKI Jakarta selama PPKM Darurat. Akses keluar masuk ditutup demi menekan laju penyebaran COVID-19.

Masyarakat yang diperbolehkan melewati penyekatan hanya pekerja sektor esensial dan kritikal. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketegangan dan Ancaman Keamanan Jelang Pelantikan Biden
Dunia
Ketegangan dan Ancaman Keamanan Jelang Pelantikan Biden

Pakar sejarah kepresidenan dari Universitas Virginia, Barbara Perry mengemukakan, Biden mungkin menghadapi kombinasi tahun 1861 dan 1933.

Ketua DPRD Tegaskan Pembiayaan Formula E dari APBD DKI
Indonesia
Ketua DPRD Tegaskan Pembiayaan Formula E dari APBD DKI

"Jangan bikin kesan Pemprov tidak lagi mengucurkan APBD untuk Formula E. Yang benar, Pemprov mengusulkan PMD kepada DPRD untuk Jakpro yang akan digunakan untuk Formula E," tegas Prasetyo

Napi Selamat Kebakaran Lapas Tangerang Bakal Diperiksa Polisi
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 Capai 4 Juta
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 Capai 4 Juta

Sehingga total sebanyak 4.002.706 orang sembuh.

Pengungsi Banjir di Kampung Dalam Cawang Dibagi ke 5 Lokasi
Indonesia
Pengungsi Banjir di Kampung Dalam Cawang Dibagi ke 5 Lokasi

Guna mengatasi penumpukan pengungsi di tengah wabah COVID-19, lanjut Yudi, petugas Kelurahan telah membagi posko pengungsian dalam lima lokasi.

Kontroversi Vaksin Nusantara Diminta Diselesaikan Secara Keilmuan
Indonesia
Kontroversi Vaksin Nusantara Diminta Diselesaikan Secara Keilmuan

Bahkan seolah lebih kepada nuansa politis dalam membangun opini di ruang publik

Vaksinasi COVID-19 Capai 92 Persen, Pemkot Solo Targetkan September Tuntas
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Capai 92 Persen, Pemkot Solo Targetkan September Tuntas

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, menargetkan vaksinasi COVID-19 selesai akhir bulan September

Demokrat Berhasil Manfaatkan Penurunan Elektabilitas PDIP Karena Kasus Bansos
Indonesia
Demokrat Berhasil Manfaatkan Penurunan Elektabilitas PDIP Karena Kasus Bansos

Elektabilitas PDI Perjuangan turun menjadi 22,3 persen, padahal sebelumnya naik dari 26,8 persen pada survei pada Juli 2020 menjadi 31,6 persen pada survei Oktober 2020.

Alasan Penyidik tak Periksa Kejiwaan Muhammad Kece
Indonesia
Alasan Penyidik tak Periksa Kejiwaan Muhammad Kece

Bareskrim Polri melihat belum akan melibatkan ahli kejiwaan untuk memeriksa kejiawaan tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece.

Ditawari Kerja di Bareskrim Polri, Giri KPK: Masih Jauh dari Harapan Utama Kami
Indonesia
Ditawari Kerja di Bareskrim Polri, Giri KPK: Masih Jauh dari Harapan Utama Kami

Dirinya bersama 55 pegawai lain yang saat ini mendirikan Kantor Darurat KPK masih menunggu sikap dan komitmen Presiden Joko Widodo