Masih Ada Demo di MK, TKN: Bukti Prabowo Tak Didengarkan Pendukungnya Ketua DPP Badan Advokasi Hukum (BAHU) Partai NasDem, Taufik Basari. (Ist)

MerahPutih.com - Sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), pada Jumat (15/6) dihadiri ribuan massa. Sebagian besar kelompok massa yang hadir mengaku sebagai Alumni Universitas Indonesia (UI).

Padahal, Prabowo-Sandiaga Uno memang meminta pendukungnya tidak menggelar unjuk rasa saat sidang sengketa pilpres di MK. Sandiaga bahkan meminta para pendukungnya menonton sidang dari rumah.

Selain itu, juga ada Ketua FPI Ustaz Sobri Lubis. Massa membubarkan diri dengan tertib ketika sidang di MK selesai.

Ketua Badan Advokasi Hukum Partai NasDem, Taufik Basari. (istimewa)
Ketua Badan Advokasi Hukum Partai NasDem, Taufik Basari. (istimewa)

Baca Juga: Sidang Selanjutnya BPN Sudah Siapkan Saksi yang 'WOW'

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai massa aksi yang hadir tak peduli terhadap imbauan Prabowo Subianto.

"Kita sih berharap Pak Prabowo masih didengarkan. Tapi kalau lihat kayak gini (masih ada unjuk rasa; Red), mungkin saja orang sudah tidak peduli lagi dengan imbauan-imbauan seperti itu," kata Anggota Tim Hukum Paslon Jokowi-Ma’ruf Amin, Taufik Basari kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (15/6).

Menurut Taufik, unjuk rasa damai yang digelar saat sidang perdana di MK tetap menjadi tanggung jawab Prabowo. Politikus NasDem itu menyebut Prabowo memiliki tanggung jawab mengendalikan pendukungnya.

"Menurut saya, tetap itu tanggung jawabnya para tokoh dan elite politik, termasuk Pak Prabowo ya, untuk bisa mengendalikan masa pendukungnya. Tentu kita tidak bisa lepas begitu saja," paparnya.

Oleh karena itu,lanjut Basari, ada baiknya Prabowo bisa mengulangi lagi imbauannya untuk lebih tegas lagi. "Karena kenyataannya, masih saja ada yang tidak mengikuti imbauannya," imbuhnya. (Knu)

Baca Juga: TKN Apresiasi Langkah yang Diambil BPN



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH