Masalah yang Sering Dihadapi Penderita PJB PJB menjadi salah satu penyakit yang harus serius penanganannya. (Foto: Pixabay/geralt)

PENYAKIT jantung bawaan (PJB) tidak bisa dianggap remeh. Diagnosa dini dan penanganan menjadi masalah utama karena sebaran fasilitas tidak merata di Indonesia. Hal ini membuat banyak kasus PJB berakhir dengan kematian.

"Kesadaran masyarakat akan pentingnya skrining memang belum masif, ditambah lagi belum banyak cardio center yang mampu melakukan upaya skrining penyakit jantung bawaan," kata spesialis jantung dan pembuluh darah, yaitu dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K) dilansir dari Antara, Rabu (23/3).

Baca juga:

Denyut Jantung Cepat atau Lambat yang Berbahaya?

Data Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menunjukan angka kejadian PJB di Indonesia yang diperkirakan mencapai 43.200 kasus dari 4,8 juta kelahiran hidup (9 : 1.000 kelahiran hidup) setiap tahunnya.

30 persen di antaranya memperlihatkan gejala pada minggu-minggu pertama kehidupan di mana sebagian besar pasien PJB terabaikan atau tidak ditangani dengan benar. PJB dapat disebabkan karena malnutrisi atau infeksi yang dialami selama masa kehamilan.

Seiring kemajuan teknologi, PJB tak perlu operasi. (Foto: Pixabay/sbtlneet)
Seiring kemajuan teknologi, PJB tak perlu operasi. (Foto: Pixabay/sbtlneet)

Radityo mengatakan seiring kemajuan teknologi di bidang kedokteran, terutama di budang intervensi kardiologi anak, anak penderita PJB tak perlu lagi menjalani operasi atau pembedahan terbuka.

Metode yang dipilih untuk menangani kasus PJB tertetu ialah prosedur intervensi menggunakan kateter. Cara ini memiliki beberapa keuntungan diantaranya risiko atau komplikasi relatif lebih rendah, masa rawat di rumah sakit dan pemulihan lebih singkat, serta biaya yang lebih murah. Selain itu, waktu pengerjaan tindakan juga lebih singkat.

Baca juga:

Aktif Bergerak Jadi Cara Mudah Hindari Gagal Jantung

Dalam program CSR dari Heartology Cardiovascular Center dan Brawijaya Hospital Saharjo berkolaborasi dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI), tim spesialis jantung dan pembuluh darah, yaitu dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K) dan dr. Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K) menangani pasien anak dengan penyakit jantung bawaan.

Mereka melakukan tiga prosedur, yakni dua prosedur PDA (Patent Ductus Arteriosus) Closure untuk bayi berusia 9 bulan, dan 1 prosedur ASD (Atrial Septal Defect) Closure bagi anak berusia 8 tahun. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan bantuan imaging murni dari ekokardiografi.

Deteksi dini menjadi salahs atu masalah penderita PJB. (Foto: Pixabay/Bokskapet)
Deteksi dini menjadi salahs atu masalah penderita PJB. (Foto: Pixabay/Bokskapet)

PDA adalah kondisi di mana pembuluh darah yang menghubungkan aorta dan arteri paru tetap terbuka. Lalu, lubang ditutup menggunakan device penutupan PDA. Sementara ASD adalah kondisi di mana terdapat lubang di serambi jantung sehingga mengakibatkan aliran darah tidak normal yang kemudian ditutup dengan device penutupan ASD.

Radityo menjelaskan, tindakan intervensi kateter ini dilakukan dengan metode zero fluroskopi, tanpa radiasi. Karena pada jangka panjang, radiasi dapat menimbulkan efek pada pasien, dokter serta tim laboratorium kateterisasi.

Ario yang merupakan Ketua Divisi Medis Yayasan Jantung Indonesia berharap banyak kasus penyakit jantung bawaan bisa terdiagnosa secara dini serta ditangani secara tepat. Sebab, penanganan penyakit jantung bawaan yang tepat bisa meningkatkan tiga kali usia harapan hidup pasien. (Yni)

Baca juga:

Penyintas Gagal Jantung tak Disarankan Banyak Minum Air

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Google Hadirkan Layanan Perbaikan Mandiri untuk Pengguna Pixel
Fun
Google Hadirkan Layanan Perbaikan Mandiri untuk Pengguna Pixel

Layanan ini adalah bentuk kemitraan Google bersama iFixit.

Film Gran Turismo Garapan Sony Hadir Agustus 2023
Fun
Cara Mencari Passion yang Tepat
Fun
Cara Mencari Passion yang Tepat

passion berkaitan erat dengan proses mencari nilai diri sendiri.

Mencoba Memahami Karakter Zodiak Berelemen Api
Hiburan & Gaya Hidup
Mencoba Memahami Karakter Zodiak Berelemen Api

Menjadi pasangan si elemen api harus punya sabar tingkat dewa.

Minum Kopi Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?
Fun
Minum Kopi Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Kopi bisa percepat metabolisme, namun efektivitasnya turunkan berat badan belum terbukti.

BonCabe x Swallow Hasilkan Sandal 'Pedas' dengan Desain Keren
Fashion
BonCabe x Swallow Hasilkan Sandal 'Pedas' dengan Desain Keren

BonCabe x Swallow rilis koleksi sandal bertajuk Sandal Hot Masa Kini.

BTS akan Beraksi di ‘Cookie Run: Kingdom’
Fun
BTS akan Beraksi di ‘Cookie Run: Kingdom’

BTS akan hadir dalam salah satu event dalam game tersebut yang bertajuk Braver Together

Microsoft Rilis Xbox Pride Controller untuk Rayakan Pride Month 2022
Fun
Microsoft Rilis Xbox Pride Controller untuk Rayakan Pride Month 2022

Xbox Pride Controller akan menjadi joystick yang digarap secara eksklusif.

Grand Final Pocari Sweat Bintang SMA 2022 Lahirkan Anak Muda Kreatif
Fun
Grand Final Pocari Sweat Bintang SMA 2022 Lahirkan Anak Muda Kreatif

Remaja Indonesia banyak yang memiliki talenta dan bakat yang unik, namun butuh diberikan kesempatan agar bisa menjadi bintang.