Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Sekolah Rakyat Diperpanjang 2 Pekan, Biar Siswa Bisa Adaptasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 Juli 2025
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Sekolah Rakyat Diperpanjang 2 Pekan, Biar Siswa Bisa Adaptasi

Aktivitas MPLS Siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 di Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Sosial menargetkan hingga akhir Juli 2025 terdapat 100 Sekolah Rakyat yang sudah operasional secara nasional. Saat ini, telah masuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat diperpanjang hingga dua pekan sebagai bentuk pendekatan adaptif bagi siswa.

"Anak-anak butuh waktu lebih untuk beradaptasi. Karena itu, MPLS di Sekolah Rakyat tidak hanya seminggu seperti di sekolah umum. Ini bagian dari pendekatan kemanusiaan," kata Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul saat meninjau pelaksanaan SR di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur, Selasa.

Gus Ipul mengatakan secara umum pelaksanaan SR sejak dimulai pada 14 Juli 2025 sudah sesuai rencana. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu disempurnakan, terutama sarana dan prasarana pendukung.

Baca juga:

Sederet Aktivitas MPLS Siswa-siswi Sekolah Rakyat SRMA 10 di Jakarta

"Saya sudah melihat hal-hal yang sesuai rencana secara umum. Tapi memang masih ada yang perlu perbaikan. Kami terus berupaya memenuhi kekurangan itu," ujarnya.

Kementerian Sosial saat ini tengah melengkapi kebutuhan tenaga pendidik dan penunjang, seperti wali asrama, wali asuh, cleaning service, hingga petugas keamanan.

Di sisi lain, infrastruktur dasar seperti pasokan air bersih dan listrik juga terus dibenahi.

"Tenaga guru dan kepala sekolah sudah cukup. Tapi untuk tenaga pendidik pendamping seperti wali asuh, kami masih butuh tambahan. Misalnya, dari kebutuhan sembilan wali asuh, baru ada enam. Itu akan kami tutupi dengan SDM Kemensos dan kerja sama dengan pemda," kata Gus Ipul.

Meski belum sempurna, menurut dia, para siswa sudah merasa betah dan mulai menikmati proses belajar. Saat ditanya apakah ingin mundur, tidak satu pun siswa SR Unesa yang menginginkannya.

"Mereka bilang makanannya enak, guru dan kepala sekolahnya baik, dan lingkungannya nyaman. Itu artinya kita berada di jalur yang benar," ucapnya.

Berbeda dari sekolah umum, MPLS di SR tidak melibatkan tes akademik, melainkan pemetaan minat dan bakat (talent mapping) serta program matrikulasi sebagai tahap awal pembelajaran. (*)

#Sekolah Rakyat #Sekolah #Kemensos
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Berita
Cara Cek Bansos Kemensos November 2026 Pakai NIK KTP, Cek BPNT dan Desil
Cek bansos Kemensos November 2026 melalui cekbansos.kemensos.go.id. Simak cara cek BPNT, status penerima bantuan, dan desil menggunakan NIK KTP.
ImanK - Kamis, 05 November 2026
Cara Cek Bansos Kemensos November 2026 Pakai NIK KTP, Cek BPNT dan Desil
Berita
Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP, Ketahui Status PKH dan BPNT
Cekbansos.kemensos.go.id login untuk cek desil bansos 2026. Simak cara cek pakai NIK KTP, arti desil 1-10, serta status penerima PKH dan BPNT.
ImanK - Selasa, 27 Oktober 2026
Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP, Ketahui Status PKH dan BPNT
Indonesia
Kemensos Dukung Kehadiran Shadow Teacher di Sekolah Rakyat, Bantu Dampingi Siswa Disabilitas
Guru pendamping ini punya peranan yang penting bagi siswa disabilitas.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Kemensos Dukung Kehadiran Shadow Teacher di Sekolah Rakyat, Bantu Dampingi Siswa Disabilitas
Berita
Cara Cek Bantuan Langsung Tunai Oktober 2026, BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Lagi?
Cara cek bantuan langsung tunai lewat HP melalui situs dan aplikasi Cek Bansos Kemensos. Simak status BLT Kesra Rp900.000 pada Oktober 2026.
ImanK - Senin, 26 Oktober 2026
Cara Cek Bantuan Langsung Tunai Oktober 2026, BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Lagi?
Indonesia
13,2 Juta Keluarga Terdaftar Dalam Program Perlindungan Sosial Digital
Perlinsos Digital merupakan relawan yang bekerja secara sukarela tanpa menerima bayaran. Para agen juga tidak diperbolehkan meminta imbalan kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
13,2 Juta Keluarga Terdaftar Dalam Program Perlindungan Sosial Digital
Berita
Bansos Rp600 Ribu Oktober 2026, Begini Cara Cek Lewat HP
Cek bansos KTP Oktober 2026 lewat situs dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek penerima BPNT Rp600.000, rincian bantuan, dan status pencairannya.
ImanK - Kamis, 22 Oktober 2026
Bansos Rp600 Ribu Oktober 2026, Begini Cara Cek Lewat HP
Indonesia
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair, Begini Cara Cek Status Penerimanya!
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 periode Oktober-Desember 2026 cair bertahap. Cek nama penerima via NIK KTP di situs resmi Kemensos & cara ubah desil!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair, Begini Cara Cek Status Penerimanya!
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Dunia
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Sebanyak 30 orang, termasuk 29 siswa dan seorang guru, dilaporkan tewas setelah atap sebuah sekolah swasta ambruk di Pakistan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Bagikan