Masa Berkabung, Raja Charles III Dikabarkan Pecat Ratusan Pegawai Raja Charles III. (Foto: Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Hanya empat hari setelah wafatnya Ratu Elizabeth II pada Kamis (8/9), dan setelah resmi naik takhta, Raja Charles III langsung memecat 100 staf yang selama ini melayaninya di Clarence House, bekas kediaman resmi Charles di London.

Dilansir The Guardian, Sekretaris Jenderal Serikat Layanan Umum dan Komersial (PCS) Mark Serwotka, mengatakan menilai jika pemecatan itu tidak berperasaan secara ekstrem.

Baca Juga:

Xi Jinping Ucapkan Selamat pada Raja Charles III

PCS yang mewakili beberapa pekerja istana, berupaya untuk memastikan staf memiliki keamanan kerja penuh, dan terus mendukung staf kerajaan lainnya yang khawatir masa depan dengan pengumuman pada waktu sudah sulit ini.

Clarence House, yang terletak di sebelah Istana St James di pusat kota London, adalah kediaman resmi Pangeran Wales dan Duchess of Cornwall di London. Kantor Raja Charles III dan Camilla akan pindah ke Istana Buckingham setelah wafatnya Ratu Elizabeth II.

Atas pemecatan ini, berbagai tanggapan datang dari warga dan menuai kecaman dan keterkejutan publik. Korina Massicat seorang mahasiswa politik di Universitas Durham menegaskan, tidak ada yang pantas dipecat karena seseorang meninggal.

Beberapa orang di kerumunan di luar Istana Buckingham, terkejut dengan pengungkapan Guardian tentang penanganan redudansi di Clarence House. Ahli penyakit kaki Christhell Hobbs menegaskan, kondisi tersebut dinilai menyedihkan.

"Mereka memiliki keluarga yang harus mereka dukung," katanya.

Sejumlah kecil staf yang memberikan dukungan pribadi kepada Charles dan Camilla akan tetap menjabat, meskipun tidak ada keputusan akhir yang diambil sebelum periode konsultasi, yang dimulai setelah pemakaman Senin (19/9).

BBC melaporkan bahwa keluarga kerajaan telah menerima nasihat hukum agar informasi tersebut dibagikan kepada staf sesegera mungkin, meskipun ada upaya untuk menunda pengumuman sampai setelah pemakaman Ratu.

Staf diberhentikan diharapkan akan ditawari kesempatan untuk mengambil pekerjaan alternatif di semua rumah tangga kerajaan, bantuan dalam mencari pekerjaan baru secara eksternal dan pembayaran di luar batas minimum undang-undang. (*)

Baca Juga:

Raja Charles III Resmi jadi Penguasa Inggris

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lockdown Kota Xian, Tiongkok Alami Kenaikan Kasus COVID-19
Dunia
Lockdown Kota Xian, Tiongkok Alami Kenaikan Kasus COVID-19

Otoritas Ibu Kota Provinsi Shaanxi menutup 3.574 unit sekolahan dan mewajibkan para murid mengikuti kelas daring.

Open House Dilarang, Halalbihalal di Metaverse Jadi Solusi Kemendagri
Indonesia
Open House Dilarang, Halalbihalal di Metaverse Jadi Solusi Kemendagri

Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar halalbihalal di metaverse melalui platform spatial.io, Rabu (4/5).

[HOAKS atau FAKTA]: Tersandung Kasus Korupsi, SBY Dijemput Paksa KPK
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tersandung Kasus Korupsi, SBY Dijemput Paksa KPK

Beredar informasi berupa sebuah video di media sosial Facebook menampilkan sosok Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

BPBD DKI Terjunkan Petugas di Tiap Kelurahan Antisipasi Bencana
Indonesia
BPBD DKI Terjunkan Petugas di Tiap Kelurahan Antisipasi Bencana

BPBD DKI Jakarta menugaskan Tim Reaksi Cepat (TRC) pada setiap kelurahan untuk memetakan potensi bencana yang ada di wilayahnya masing-masing.

Siapkan Langkah Darurat Evakuasi, Indonesia Siapkan Paspor Khusus WNI di Ukraina
Indonesia
Siapkan Langkah Darurat Evakuasi, Indonesia Siapkan Paspor Khusus WNI di Ukraina

Pemerintah Indonesia mulai menyiapkan langkah terhadap warga yang berada di Ukraina pasca-invasi Rusia pada Kamis (24/2) kemarin.

Dilihat dari BOR, Kasus COVID-19 di Jakarta Masih Terkendali
Indonesia
Dilihat dari BOR, Kasus COVID-19 di Jakarta Masih Terkendali

Kasus positif di DKI Jakarta per Selasa (30/11) sebanyak 41 orang

Rudal Rusia Hantam Polandia, AS dan Pemimpin Uni Eropa Lakukan Pertemuan Darurat di Bali
Dunia
Rudal Rusia Hantam Polandia, AS dan Pemimpin Uni Eropa Lakukan Pertemuan Darurat di Bali

Dilaporkan rudal jatuh di desa Przewodow, Polandia timur. Desa ini berjarak 6 km (3,5 mil) dari perbatasan dengan Ukraina. Dua orang dilaporkan tewas.

 Freeport Indonesia Kembali Bangun Lapangan Terbang Perintis
Indonesia
Freeport Indonesia Kembali Bangun Lapangan Terbang Perintis

Sejak dimulainya program tiga desa di dataran tinggi pada 2000 kami telah menginvestasikan lebih dari USD 100 juta.

Mustasyar PBNU Kiai Dimyati Rois Meninggal Dunia
Indonesia
Mustasyar PBNU Kiai Dimyati Rois Meninggal Dunia

Almarhum rencananya akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Al-Fadlu 2 di Srogo, Kabupaten Kendal.

DPR akan Kuliti Calon Anggota KPU-Bawaslu Saat Fit and Proper Test
Indonesia
DPR akan Kuliti Calon Anggota KPU-Bawaslu Saat Fit and Proper Test

"Komisi II akan mengkritisi setiap calon komisioner KPU- Bawaslu secara tajam dengan memperhatikan integritas, kapabilitas dan independensi para calon. Juga faktor inovasi dan kreativitas serta mental dari calon komisioner KPU akan kita kuliti dengan cermat. Bukan sekadar mendalami hal-hal yang bersifat normatif," kata Guspardi di Jakarta, Senin (14/2).