Marzuki Darusman Akui Kesulitan Masuk Wilayah Myanmar Ketua Tim Pencari Fakra (TPF) Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Marzuki Darusman. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Ketua Tim Pencari Fakra (TPF) Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Marzuki Darusman mengakui hingga kini timnya belum dapat memasuki wilayah konflik di Myanmar.

"Kami sudah mengirim tim awal untuk bisa memulai pengumpulan fakta di lapangan. Saat ini tentu yang utama adalah agar bisa mendapat akses masuk ke negara bagian Rakhine. Itu yang belum diperoleh," kata Marzuki di Jakarta, Kamis (14/9).

Rencananya, tim awal TPF Dewan HAM PBB berada di Myanmar hingga Senin (18/9) mendatang. Karena itu, dia berharap TPF sudah dapat masuk ke wilayah Myanmar pada Kamis (14/9) hari ini.

"Hari ini mudah-mudahan kita sudah bisa dapat berita, tim awal dari TPF ini sudah berada di wilayah itu. Kami masih belum bisa menyampaikan seperti apa," katanya.

Marzuki mengungkapkan, tidak mudah untuk dapat memasuki wilayah Rakhine. Pasalnya, terdapat faktor-faktor keamanan yang masih terkendala di wilayah tersebut.

"Sehingga karena itu kemungkinan besar kita baru mulai melihat situasi di sekitar negara yang terkena dampak yaitu Bangladesh," tandasnya.

Meski demikian, Marzuki menyadari tidak ada satu pun negara dan pemerintahan yang senang terhadap TPF PBB.

"Karena itu, kami bisa memahami mengapa pemerintah Myanmar belum secara terbuka atau secara langsung dapat memberi akses. Karena tekanan-tekanan di dalam negeri sangat besar untuk mencegah tim pencari fakta ini masuk ke dalam," katanya. (Pon)

Baca berita terkait muslim Rohingya lainnya di: Atasi Masalah Rohingya, AICHR: Pemerintah Cari Solusi Permanen

Kredit : ponco


Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH