Martha Tilaar, Kartini Kosmetik Masa Kini Martha Tilaar (sumber foto: marthatilaar.com)

MerahPutih Bisnis - Siapa yang tak kenal dengan salah satu brend kecantikan Martha Tilaar yang sudah ada sejak tahun 1977. Berdiri di atas nama PT Matina Berto, perusahaan milik wanita bernama Martha Tilaar ini berawal dari industri rumah dengan produk bermerek Sariayu.

Hingga saat ini, produk yang dipasarkan oleh wanita yang kini berusia 78 tahun masih banyak digandrungi oleh para remaja dan wanita dewasa. Kesuksesan yang diraih oleh Martha saat ini bisa menjadi inspirasi bagi para wanita untuk bisa menjadi sukses seperti dirinya. Bermodalkan usaha dan kerja keras serta kemampuan berbinis yang mempuni akan sangat mungkin bisa membuat siapapun menjadi seseorang yang sukses dan mengispirasi seperti dirinya.

Martha Tilaar lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937, beliau merupakan seorang pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang kosmetika dan jamu dengan nama dagang Sariayu. Ia menikah dengan H.A.R Tilaar dan memiliki empat anak, Bryan Emil Tilaar, Pinkan Tilaar,Wulan Tilaar,Kilala Tilaar.

Bekerja sama dengan Kalbe Farma, Martha membuat perusahaan kosmetika dan jamu Martina Berto. Selain itu ia juga memiliki usaha kerajinan di Sentolo, Yogyakarta bernama Prama Pratiwi Martha Gallery.Dia juga memiliki Kampung Jamu Organik di Cikarang,Bekasi.

Martha Tilaar Group berawal dari sebuah salon kecantikan dan kecantikan kecil yang didirikan oleh DR. (H.C.) Martha Tilaar di garasi berukuran 4x6 meter pada tahun 1970.

Tahun 1981, perusahaan mendirikan perusahaan modern pertamanya di Jl. Pulo Ayang No.3 Kawasan Industri Pulogadung, yang mengembangkan kosmetika dan ramuan herbal dengan nama "Sariayu Martha Tilaar" untuk pertama kalinya. Tahun 1986, perusahaan ini kembali mendirikan pabrik modern keduanya di Jl. Pulo Kambing, Kawasan Industri Pulogadung (Pabrik Pulo Kambing).

Pada tahun 1993, perusahaan mengakuisisi pabrik kosmetik PT Cedefindo sebagai manufaktur kontrak untuk internal dan eksternal. Pada tahun 1995, PT Martina Berto III didirikan di Gunung Putri, Bogor. Pada tahun 1996 PT Martina Berto menjadi pabrik kosmetik pertama di Indonesia yang memperoleh 9001 certification.In ISO 2000, perusahaan ini menjadi satu-satunya pendiri Global Compact PBB dari Asia, juga mendapatkan sertifikat ISO 14001 dan sertifikat GMP: CPKB (Cara Produksi kosmetika Yang Baik) dan CPOTB (Cara Produksi Obat Tradisional Yang Baik). Pada tahun 2008, ia dianugerahi "Most Admired Enterprise di ASEAN" kategori 'Inovasi' dari Asean Bussiness Forum.

Kinerja dan perkembangan PT Martina Berto memiliki pertumbuhan begitu pesat, sejumlah penghargaan baik nasional maupun internasional juga telah di tangan. Baru-baru ini, DR. Martha Tilaar diberikan penghargaan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon pada UN Global Compact Leaders Summit di New York karena menjalankan perusahaan yang memiliki program meliputi 10 prinsip Global Compact etika, seperti hak asasi manusia, tenaga kerja, konservasi pengendapan, dan anti- korupsi sejalan dengan delapan tujuan pembangunan millennium.

BACA JUGA:

  1. Aksi Semen Kaki Sembilan Kartini di Bawah Terik Matahari
  2. Sembilan Kartini dalam Aksi Semen Kaki di LBH Jakarta
  3. Aksi Sembilan Kartini Semen Kaki di Depan Istana
  4. Sembilan Kartini: Kita Enggak Akan Memecahkan Semen Sebelum Pak Jokowi Datang
  5. Rintis Usaha Growbox Jamur Terinspirasi Kesuburan Tanah Indonesia


Selvi Purwanti

LAINNYA DARI MERAH PUTIH