Marco Verratti, Sudah Saatnya Pulang Kampung ke Italia Marco Verratti (Zimbio)

MerahPutih.com - Marco Verratti telah mencapai banyak hal di tanah perantauan. Kini, saat yang tepat bagi sang pemain untuk kembali ke Italia, tempat di mana langkahnya pertama kali mulai digerakan.

Pada awal kemunculannya di sepak bola Italia, Marco Verratti dianggap sebagai suksesor Andrea Pirlo. Verratti piawai bermain di depan garis pertahanan untuk menjadi filter pertama ketika menerima serangan.

Selain itu, Verratti juga punya kemampuan membangun serangan mulai dari belakang. Ia bertugas memberi bola ke seluruh penjuru sembari menjaga kedalaman.

Marco Verratti. (Zimbio)
Marco Verratti. (Zimbio)

Marco Verratti sudah mencuri perhatian klub elite Eropa meski bermain di Serie B bersama Pescara. Namanya kian harum setelah mengantarkan klub yang berlogo lumba-lumba itu promosi ke Serie A pada musim 2012-2013.

Saat itu, jebolan akademi Pescara tersebut sempat menjadi rebutan Inter Milan dan Juventus. Namun, Paris Saint-Germain datang dengan tawaran 12 juta euro untuk merayu Pescara melepas Verratti.

Pada saat itu, Marco Verratti menjadi bagian proyek ambisius Paris Saint-Germain guna menguasai Prancis dan Eropa. Singkat cerita, pemain berpostur 1,65 meter itu bersedia hengkang ke Les Parisiens.

Pada musim debutnya, Verratti mendapatkan apa yang dibutuhkan pemain muda yakni jam terbang. Sang pemain tampil pada 39 pertandingan dengan membukukan empat assist. Pada akhir kompetisi, PSG keluar sebagai jawara Ligue 1.

Setelah itu, PSG bersama Verratti tidak terhentikan di Prancis. Les Parisiens meraih enam titel Ligue 1 beruntun, enam gelar Piala Super Prancis, hingga empat trofi Piala Liga Prancis.

Sejauh ini, Verratti sudah tampil pada 277 pertandingan dengan torehan sembilan gol plus 46 assist.

Sebagai seorang bintang, Verratti juga sempat digosipkan akan hengkang. Ia pernah dikaitkan dengan Manchester United dan Barcelona pada awal 2018. Namun, hingga saat ini, sang pemain masih membela panji PSG.

"Soal Barcelona? Saya tidak tahu. Terpenting, saya bahagia di sini, di Paris. Saya percaya pada proyek ini dan berharap bisa tinggal lama di sini. Mungkin, PSG akan menjual saya, namun kita lihat saja," papar Verratti seperti dilansir Soccerway ketika itu.

Meski begitu, tidak sedikit juga pihak yang menginginkan Verratti hengkang dari PSG. Presiden Pescara, Daniele Sebastiani, menilai Verratti membutuhkan suasana baru.

"Verratti harus mengubah situasinya. Dia melakukan hal baik di Paris, namun bukan suatu yang buruk jika berganti klub," ungkap Sebastiani seperti dikabarkan TimGate.

"Sampai batas tertentu, perubahan itu perlu karena setelah beberapa tahun mungkin ada membutuhkan hal yang baru untuk terus melaju. Namun, tetap saja bukan pilihan yang buruk jika dia bertahan," sambung sang presiden.

Di antara destinasi yang mungkin disinggahi Verratti, sudah selayaknya ia kembali ke Italia. Bermain di Italia akan memberikan suasana baru dan pengalaman yang dibutuhkan pemain 26 tahun tersebut.

Marco Verratti sudah berusaha dan menunggu dalam waktu yang lama untuk mengantarkan PSG menjadi jawara Liga Champions. Meski PSG telah memperkuat tim dengan memboyong pemain berlabel bintang seperti neymar, namun hingga saat ini masih gigit jari.

Karier Marco Verratti juga sudah mentok di Prancis. Ia sudah memenangi segalanya, bahkan dalam waktu berturut-turut.

Italia bisa memberikan tantangan baru untuk sang pemain. Tampil di klub seperti Juventus, Inter Milan, AC Milan, Napoli, atau AS Roma dapat memacu Verratti meraih apa yang belum pernah didapatkannya.

Sepak bola Italia secara keseluruhan juga lebih berkembang dibanding saat Verratti angkat kaki. Contohnya, Juventus bisa menggaet megabintang seperti Cristiano Ronaldo. Inter Milan mulai unjuk gigi dengan kekuatan finansialnya. Sedangkan, AC Milan terus berbenah untuk kembali ke jalur juara.

Marco Verratti akan mendapatkan pengalaman baru yang berguna bagi perkembangan kariernya. Selain itu, posisinya saat ini sebagai regista akan sangat cocok bagi klub-klub Serie A.

Selain itu, kehadiran Verratti di kompetisi Negeri Pizza itu juga bisa berdampak positif bagi tim nasional Italia. Verratti akan lebih mengenal rekannya di timnas karena berada satu tim atau melawan mereka dalam roda kompetisi.

Marco Verratti dapat mengetahui perkembangan sepak bola Italia dari segi taktik dengan lebih baik. Sedangkan, dari luar lapangan, perannya sebagai representasi sepak bola Italia juga bisa digali lebih dalam.

Aneh rasanya melihat perjalanan karier Marco Verratti sebagai satu di antara gelandang terbaik timnas Italia, namun belum pernah sekali pun berlaga di Serie A. Ayo Marco Verratti, sudah saatnya Anda pulang kampung! (bolaskor.com)

Baca Juga: Dua Pemain Dipastikan Tinggalkan Liverpool


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH