Marak Perkara Seksual, PSI Minta Anies Punya Solusi Komprehensif Ilustrasi kekerasan seksual. (MP/Alfi Ramadhani)

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) akhir-akhir ini. Kasus yang dimaksud adalah dugaan pemerkosaan oleh orang tua di Hutan Kota, Jakarta Utara hingga kasus eksploitasi seksual remaja di Jakarta Barat.

Anggota PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad mengatakan, kasus tersebut sangat memprihatinkan dan menjadi sinyal bagi Gubernur Anies Baswedan dan jajarannya untuk melakukan langkah serius pencegahan serta pemberantasan kekerasan seksual dan TPPO tersebut.

"Tentu tidak ada solusi tunggal, harus komperhensif langkahnya," kata Idris, yang dikutip Rabu (21/9).

Baca Juga:

Harapan untuk Pj Gubernur Pengganti Anies, Kadin DKI: Butuh Suasana yang Kondusif

Anggota Komisi E DPRD DKI ini menuturkan, Pemerintah DKI Jakarta harus juga melakukan pemetaan keluarga risiko tinggi berdasarkan kerentanan ekonomi.

"Pemprov harus memerhatikan akar masalah ini yang mayoritas karena masalah ekonomi. Jika kita bisa identifikasi mana keluarga yang berisiko tinggi, langkah pencegahan akan lebih tepat sasaran," tambah Idris.

Selain itu, Idris juga meminta ada komitmen dari Pemprov DKI Jakarta untuk mengalokasikan belanja anggaran ke program penanganan kekerasan seksual dan penyusunan produk hukum turunan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Baca Juga:

Bertemu Ahok saat Hadiri Acara Nikah, Anies: Tanya Kabar Keluarga

"Pos Sahabat Perempuan dan Anak (POS SAPA) sebagai tempat pengaduan kekerasan seksual harus diperbanyak titiknya, karena saat ini masih sangat terbatas jangkauannya ke pemukiman padat penduduk. Pos SAPA juga bisa jadi titik-titik edukasi masyarakat tentang kekerasan seksual ini," ujarnya.

Idris pun menilai, pemangku kepentingan juga punya tanggung jawab untuk membuat peraturan turunan Undang-undang (UU) TPKS.

"Jadikan itu prioritas untuk menguatkan dasar hukum program pengentasan kekerasan seksual," tutup Idris. (Asp)

Baca Juga:

PKB Nilai Anies Sulit Dapat Kendaraan Politik Menuju Pilpres 2024

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Nilai Pergantian Gorden Rumah Dinas DPR Tidak Tepat
Indonesia
Demokrat Nilai Pergantian Gorden Rumah Dinas DPR Tidak Tepat

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid menegaskan, bahwa pergantian gorden rumah dinas anggota DPR tidak tepat dilakukan saat ini.

Dinkes DKI Pastikan Belum Menemukan Kasus Polio di Jakarta
Indonesia
Dinkes DKI Pastikan Belum Menemukan Kasus Polio di Jakarta

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengklaim belum menemukan kasus polio pada anak di ibu kota.

Indonesia Resmi Batasi Volume Suara Maksimal Toa Masjid dan Musala
Indonesia
Indonesia Resmi Batasi Volume Suara Maksimal Toa Masjid dan Musala

Batas maskimal volume pengeras suara masjid dan musala tidak boleh lebih dari 100 desibel

1.544 Warga DKI Masih Positif COVID-19, Waspadai Halal Bihalal saat Lebaran
Indonesia
1.544 Warga DKI Masih Positif COVID-19, Waspadai Halal Bihalal saat Lebaran

Angka penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta rupanya masih tinggi. Hingga Sabtu (23/4), kasus aktif di wilayah ibu kota negara ini masih diatas seribu orang. "Angkanya terus berkurang, hingga kemarin (Sabtu) menyisakan 1.544 orang yang masih dirawat maupun isolasi akibat terpapar COVID-19,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dwi Oktavia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (24/4).

Gerindra Apresiasi Sandiaga dan Jokowi soal Penyelenggaraan MotoGP Mandalika
Indonesia
Gerindra Apresiasi Sandiaga dan Jokowi soal Penyelenggaraan MotoGP Mandalika

"Kita semua patut ucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan juga Pak Sandi sebagai Menteri Pariwisata karena komitmennya NTB menjadi daerah tujuan wisata utama para turis dan wisatawan lokal," ujarnya

Kadin Ingin Kenaikan Upah Minimum 2023 Merujuk UU Cipta Kerja
Indonesia
Kadin Ingin Kenaikan Upah Minimum 2023 Merujuk UU Cipta Kerja

Said Iqbal menyampaikan pihaknya meminta kenaikan upah minimum tahun 2023 sebesar 13 persen.

Warga Jatuh Bangun Berebut Paket Sembako dari Jokowi
Indonesia
Warga Jatuh Bangun Berebut Paket Sembako dari Jokowi

Ia nekat ikut berebut dan terjatuh lantaran tas yang berisi paket sembako itu sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan saat ini.

[HOAKS atau FAKTA]: Obat Bila Terpapar Omicron Hanya Paracetamol
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Obat Bila Terpapar Omicron Hanya Paracetamol

Penggunaan obat hanya untuk menghilangkan gejala saja, bukan untuk menghentikan infeksi virus di dalam tubuh.

Ukraina Investigasi Kecelakaan Tabrakan Mobil Presiden Zelenskyy
Dunia
Ukraina Investigasi Kecelakaan Tabrakan Mobil Presiden Zelenskyy

Kondisi Presiden Ukraina pascatabrakan baik-baik saja, tidak mengalami luka parah.

Insiden Ambruknya Pagar Pembatas Tribun Utara JIS Dinilai Memalukan
Indonesia
Insiden Ambruknya Pagar Pembatas Tribun Utara JIS Dinilai Memalukan

"Saya kira ini kejadian memalukan," ujar Gilbert