Marak Kekerasan di Sekolah, KPAI Bersama Dua Kementerian Bikin Grup WA Komisioner KPAI Retno Listyarti. (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Guna memudahkan koordinasi antarlembaga dan kementerian terkait banyaknya pengaduan tindak kekerasan di sekolah, pihak KPAI bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berikut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) membentuk grup WhatsApp.

Inisiasi tersebut muncul setelah KPAI bersama Kementerian PPPA mendatangi Kemendikbud untuk berdiskusi banyak soal maraknya kekerasan di sekolah.

Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan, pembentukan grup WA itu diinisiasi oleh Kemendikbud untuk memudahkan koordinasi antarlembaga terkait.

"Pihak Kemdikbud mengusulkan ada grup WhatsApp yang anggotanya terdiri dari Kemdikbud, Kementerian PPPA, dan KPAI. Tujuan grup tersebut adalah untuk memudahkan koordinasi," kata Retno di Jakarta, Senin (6/11).

Dengan adanya grup tersebut, Retno berharap pengaduan yang masuk ke KPAI dapat segera diselidiki dan tindak.

"Intinya memudahkan laporan terkait berbagai pengaduan kekerasan di pendidikan yang diterima KPAI agar segera dapat diselidiki dan ditindak," katanya.

Pada pertemuan itu, Kemendikbud dan Kementerian PPPA sepakat bersinergi melakukan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah dengan memunculkan istilah 'Sekolah Aman' bagi Kemendikbud dan 'Sekolah Ramah Anak' bagi Kementerian PPPA.

"Pertemuan membahas pencegahan kekerasan di pendidikan saat masa datang. Kemdikbud menggunakan istilah 'Sekolah Aman', sedangkan Kementerian PPPA menggunakan istilah 'Sekolah Ramah Anak (SRA)' itu yang dikuatkan," katanya. (Fdi)

Baca berita terkait kekerasan terhadap anak lainnya di: Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi dengan Video Pemukulan Siswa

Kredit : fadhli

Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH