Marak Begal Sepeda, Wagub Minta Warga Galakkan Kembali Siskamling Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengklaim sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan antisipasi maraknya begal sepeda di wilayah ibu kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku, dirinya sudah mengetahui dari masyarakat mengenai aksi kriminal yang menyasar pesepeda.

"Kami sudah koordinasi dengan aparat keamanan, aparat hukum, dengan Pak Kapolda dan lain sebagainya untuk sama-sama kita segera atasi," tutur Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (27/10).

Baca Juga:

Kapolda Metro Angkat Suara saat Jakarta Jadi Marak Begal Sepeda

Riza pun berpesan kepada pesepeda untuk selalu berhati-hati dan menghindari wilayah yang sepi karena rawan dengan tindakan kriminal.

Politikus Gerindra ini pun mengimbau kepada warga DKI untuk kembali menggalakkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna menjaga keamanan wilayah. Hal ini diyakini dapat menekan tindakan kriminal karena adanya keamanan warga.

"Jadi tentu dari masyarakat, tentu kita harus hati-hati, harus terus mengalakan kerja sama yang baik supaya peduli pada keamanan. Mungkin kita akan galakkan kembali, giatkan kembali siskamling atau apa pun bentuknya," tuturnya.

Ilustrasi. Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)
Ilustrasi. Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)

Dengan begitu, menurut dia, partisipasi masyarakat bersama dengan pemerintah bisa memastikan Jakarta menjadi aman.

"Itu butuh dukungan dari masyarakat dan tentu yang tidak kalah penting adalah kehadiran aparat untuk dapat memastikan Jakarta ini aman. Aparat memastikan ditegakkannya aturan disiplin penertiban dan diberi sanksi siapa pun yang bersalah," tutupnya.

Seperti diketahui, Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko menjadi korban begal sepeda saat bersepeda alias gowes di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Senin (26/10) kemarin, sekitar pukul 06.45 WIB.

Pelaku yang hingga kini sedang diburu oleh jajaran kepolisian berhasil menggasak tas milik Kolonel Pangestu. Di dalam tas tersebut terdapat handphone milik Kolonel Pangestu.

Baca Juga:

Anies Diminta Gandeng Polisi Amankan Begal Sepeda di Jakarta

Kolonel Pangestu mengalami luka robek di pelipis kiri dan memar di bagian kepala belakang usai terjatuh saat berusaha melawan begal tersebut.

Pangestu saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo Jakarta.

Sebelumnya, aktor senior Anjasmara juga menjadi korban begal sepeda di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan ketika sedang gowes.

Akibat kejadian itu Anjasmara terluka, bahkan harus mengenakan penyangga leher. Meskipun tidak ada barangnya yang hilang.

Artis peran itu sempat melawan dengan memukul salah seorang pelaku. Namun Anjas jatuh dari sepeda dan terseret sejauh 3 meter. (Asp)

Baca Juga:

Polisi Selidiki Penjambretan terhadap Pesepeda di Kawasan Medan Merdeka Barat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Influencer Bicara Penanganan COVID-19 Cenderung Menyampaikan Informasi Sesat
Indonesia
Influencer Bicara Penanganan COVID-19 Cenderung Menyampaikan Informasi Sesat

Influencer tersebut bisa dikenakan pasal 28 ayat 1 UU No 11 Tahun 2008 soal Transaksi Elektronik.

Pecah Rekor Lagi, Kasus Harian COVID-19 di Indonesia Tembus 4.465
Indonesia
Pecah Rekor Lagi, Kasus Harian COVID-19 di Indonesia Tembus 4.465

Berdasarkan data hingga Rabu (23/9) pukul 12.00 WIB, pemerintah menyatakan ada 4.465 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Pekan Depan COVID-19 Bisa Memburuk
Indonesia
Pekan Depan COVID-19 Bisa Memburuk

Satgas Covid-19 meminta keseriusan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk betul-betul menjaga kabupaten/kota.

Pemerintah Siapkan Skenario Pemulihan Ekonomi Sampai 2021
Indonesia
Pemerintah Siapkan Skenario Pemulihan Ekonomi Sampai 2021

"Kami harap di tahun 2022 dan 2023 vaksin telah ditemukan, sehingga mereka akan berada pada posisi normal," kata Airlangga.

Jokowi dan Rakyat Indonesia Ikut Doa Kebangsaan yang Diinisiasi Paus Fransiskus
Indonesia
Jokowi dan Rakyat Indonesia Ikut Doa Kebangsaan yang Diinisiasi Paus Fransiskus

Solidaritas kemanusiaan juga harus ditingkatkan demi menolong bangsa ini

Dua Hakim Agung Terseret Kasus Suap dan Gratifikasi Rp46 Miliar Nurhadi
Indonesia
Dua Hakim Agung Terseret Kasus Suap dan Gratifikasi Rp46 Miliar Nurhadi

Keduanya bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Sekretaris MA Nurhadi.

 COVID-19 Bikin Job Sepi, SPG Ikhlas Jualan Kambing Kurban Online
Indonesia
COVID-19 Bikin Job Sepi, SPG Ikhlas Jualan Kambing Kurban Online

Nindy sampai ikut memberikan pakan dan membersihkan kandang hewan kurban.

40 Persen Responden Tak Puas dengan Kinerja Jokowi Tangani Corona
Indonesia
40 Persen Responden Tak Puas dengan Kinerja Jokowi Tangani Corona

Alasan lainnya publik tak puas karena banyak warga kecil jadi korban dan kebijakan kurang tepat.

Mensos Juliari: Ya, Ya Nanti Saya Buat Surat Pengunduran Diri
Indonesia
Mensos Juliari: Ya, Ya Nanti Saya Buat Surat Pengunduran Diri

Juliari Batubara segera mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial setelah ditetapkan dan ditahan terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Perintahkan Prabowo Basmi Kadrun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Perintahkan Prabowo Basmi Kadrun

Berita tentang percakapan Jokowi dan Praobow itu diunggah di akun Mas Kaji Bambang (fb.com/maskaji.bambang.77)