Manusia akan Berevolusi karena Krisis Iklim Trik bertahan hidup umum mamalia ketika suhu melonjak cepat. (Foto: Pixabay/jplenio)

TAK disangka bahwa krisis iklim bukan hanya berpengaruh pada tanah, air dan udara saja. Namun kondisi ini dapat pula menyebabkan ukuran tubuh manusia menyusut. Ini didasari teori bahwa jika melihat mamalia dengan kerangka yang lebih kecil, mereka tampak lebih mampu menghadapi kenaikan suhu global, kata seorang pakar fosil Prof Steve Brusatte, ahli paleontologi di University of Edinburgh,dinukil dari The Guardian.

Dia mengungkapkan bahwa manusia harus dapat belajar cara untuk menghadapi periode perubahan iklim pada mamalia lainnya. Brusatte menyamakan potensi penderitaan manusia dengan evolusi kuda, yang menjadi lebih kecil dalam ukuran tubuh karena kenaikan suhu. Kondisi itu terjadi pada saat periode Paleosen Eosen Termal Maksimum.

Baca Juga:

'Darurat' DBD di Singapura Pertanda Perubahan Iklim

manusia
Prof Steve Brusatte, seorang pakar fosil berteori bahwa ukuran manusia bisa menyusut karena krisis iklim. (Foto: The Guardian)

“Ada catatan fosil di seluruh peristiwa pemanasan global. Namun ini benar-benar peristiwa pemanasan global besar terbaru dalam catatan geologis,” kata Brusatte

Dalam bukunya, The Rise and Reign of the Mammals, Brusatte mencatat bahwa hewan di bagian dunia yang lebih hangat saat ini seringkali lebih kecil daripada di daerah yang lebih dingin. Prinsip ekologi ini dikenal sebagai aturan Bergmann.

“Alasannya tidak sepenuhnya dipahami, tetapi mungkin, sebagian, karena hewan yang lebih kecil memiliki luas permukaan yang lebih sempit dibandingkan dengan hewan yang lebih gemuk. Dengan demikian dapat melepaskan panas berlebih dengan baik,” tulis Brusatte dalam bukunya.

Brusatte dalam wawancaranya dengan The Guardian mengatakan, “Bahwa menjadi kecil adalah cara umum bagi mamalia dalam menghadapi perubahan iklim”.

Baca Juga:

Diet Ramah Lingkungan Melindungi Bumi

manusia
Manusia harus dapat belajar cara untuk menghadapi periode perubahan iklim. (Foto: Pexels/S Migaj)

Dia menambahkan, “Itu tidak berarti setiap spesies mamalia akan menjadi lebih kecil. Tetapi tampaknya itu adalah trik bertahan hidup umum mamalia ketika suhu melonjak cepat. Yang menimbulkan pertanyaan, jika suhu melonjak sangat cepat, mungkinkah manusia menjadi kerdil, mungkinkah manusia menjadi lebih kecil? Dan saya pikir itu pasti masuk akal.”

Brusatte berpendapat bahwa spesies manusia yang telah ditemukan menyusut ketika sumber daya langka, menunjuk pada apa yang disebut manusia hobbit, Homo floresiensis, yang pernah menghuni pulau Flores, Indonesia.

Dalam studi baru-baru ini, para peneliti yang mempelajari fosil manusia yang hidup jutaan tahun lalu, menyebutkan bahwa suhu adalah prediktor utama variasi ukuran tubuh.

Kemudian para ilmuwan yang mempelajari rusa merah menyebutkan bahwa musim dingin yang lebih hangat di Eropa utara dan Skandinavia dapat menyebabkan ukuran tubuh dari hewan besar tersebut menjadi lebih kecil. (Ref)

Baca Juga:

Langit Memerah, Badai Debu Hantam Negara-negara Teluk dan Suriah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Oscar Isaac Ceritakan Pengalaman Memerankan Berbagai Karakter di 'Moon Knight'
ShowBiz
Oscar Isaac Ceritakan Pengalaman Memerankan Berbagai Karakter di 'Moon Knight'

Moon Knigth akan tayang perdana di Disney+ Hotstar mulai 30 Maret 2022.

Bams dan Ibunda Kompak Galang Donasi untuk Bali
ShowBiz
Bams dan Ibunda Kompak Galang Donasi untuk Bali

Bams galang donasi untuk Bali.

Tahapan Pembangunan Ibu Kota Nusantara Sesuai Perencanaan
Hiburan & Gaya Hidup
Tahapan Pembangunan Ibu Kota Nusantara Sesuai Perencanaan

Tim Kantor Staf Presiden (KSP) melakukan verifikasi lapangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara.

Anak Butuh Lebih Banyak Pelukan, Ini Cara Melakukannya dengan Benar
Fun
Anak Butuh Lebih Banyak Pelukan, Ini Cara Melakukannya dengan Benar

Pelukan penting untuk kesejahteraan seseorang dalam setiap tahap kehidupan.

Ayo Tingkatkan Keterampilan Sosial Anak Saat Berlibur
Fun
Ayo Tingkatkan Keterampilan Sosial Anak Saat Berlibur

kesempatan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak.

Menanti 'Merah-Putih' kembali Berkibar di Style & Color Trophy 2022
Fashion
Menanti 'Merah-Putih' kembali Berkibar di Style & Color Trophy 2022

Hairdressers ditantang mengkreasikan pewarnaan rambut french balayage atau french glossing

AS akan Ikuti Langkah UE dalam Standar Pengisi Daya
Hiburan & Gaya Hidup
AS akan Ikuti Langkah UE dalam Standar Pengisi Daya

Untuk mengurangi dampak lingkungan dari pengisi daya sambil meningkatkan kenyamanan bagi pengguna.

Patron, Anjing Pelacak Ranjau Dianugerahi Medali oleh Presiden Ukraina
Fun
Patron, Anjing Pelacak Ranjau Dianugerahi Medali oleh Presiden Ukraina

Patron jadi simbol perlawanan Ukraina melawan Rusia.

Konser Daring Meriah, BTS Ngaku Kesepian
ShowBiz
Manfaat Timun untuk Kesehatan Anak, Bunda Harus Tahu
Fun
Manfaat Timun untuk Kesehatan Anak, Bunda Harus Tahu

Dapat cegah kenaikan berat badan berlebih.