Mantan Pimpinan Sesalkan Pegawai KPK Jadi ASN Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MetahPutih.com - Direktur Eksekutif Kemitraan yang juga mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyesalkan peralihan status kepegawaian KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Laode, hal tersebut sebagai sebuah ironi lantaran KPK pernah mendapat predikat best practice lembaga antirasuah dari United Nation Convention Against Corruption (UNCAC).

Baca Juga:

Jadi ASN, Pegawai KPK Tak Lagi Independen Berantas Korupsi

"Saya pernah dimintai beberapa kali untuk memberikan pernyataan dan contoh best practices lembaga antikorupsi di dunia, salah satunya KPK. Tapi kenyataannya KPK ditarik ke eksekutif, semua anggota KPK PNS, aparatur sipil negara," kata Laode dalam diskusi daring, Senin (10/8).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2020 tentang alih status kepegawaian KPK. PP ini mengesahkan status pegawai KPK menjadi ASN merujuk pasal 1 ayat (7) dan merupakan turunan dari revisi UU KPK.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (kanan) dan Saut Situmorang. (ANTARA FOTO)
Mantan pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif (kanan). (ANTARA FOTO)

Laode menyebut, salah satu indikator keberhasilan komisi antikorupsi adalah independensi para pegawai di dalamnya maupun secara kelembagaan. Hal itu, kata dia, jelas tercantum dalam UNCAC dan Jakarta Principles yang telah diratifikasi oleh Indonesia.

"Menurut UNCAC, salah satu lembaga antikorupsi itu staf harus independen dan lembaga independen, dan itu diakui di Jakarta Principles," tegasnya.

Baca Juga:

Pegawai KPK Jadi ASN, Abraham Samad: Tak Akan Ada lagi Penindakan

Atas hal itu, Laode beranggapan alih status pegawai KPK merupakan salah satu bentuk pelemahan utama dari direvisinya UU KPK.

"Jadi itulah salah satu satu kelemahan utama dari UU ini dibanding kelemahan-kelemahan lain," tutup dia. (Pon)

Baca Juga:

Dialihkannya 'Status' Pegawai Menjadi ASN Adalah Tahap Akhir Pelemahan KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Diminta tak Ikut Campur Kiprah Gibran dan Bobby di Pilkada
Indonesia
Jokowi Diminta tak Ikut Campur Kiprah Gibran dan Bobby di Pilkada

potensi adanya tuduhan bahwa terjadi praktik nepotisme dalam majunya Gibran dan Bobby akan bisa dibantah jika keduanya bertarung secara sehat.

  Gerindra Akhirnya Minta Maaf Atas Kelakuan Andre Rosiade Jebak PSK
Indonesia
Gerindra Akhirnya Minta Maaf Atas Kelakuan Andre Rosiade Jebak PSK

"DPP Partai Gerindra meminta maaf kepada masyarakat apabila kemudian membuat situasi menjadi tidak kondusif," kata Dasco

Kasus Positif COVID-19 Masih Tinggi, Bamsoet Minta PSBB Diperketat Bukan Dilonggarkan
Indonesia
Kasus Positif COVID-19 Masih Tinggi, Bamsoet Minta PSBB Diperketat Bukan Dilonggarkan

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dari pusat hingga daerah, untuk tetap fokus pada penanganan COVID-19 dan memperketat PSBB.

'Si Pitung' Turun Tangan Tanggulangi COVID-19 di Jakarta Pusat
Indonesia
'Si Pitung' Turun Tangan Tanggulangi COVID-19 di Jakarta Pusat

Pemda, TNI dan Polri memiliki tugas dalam pengawasan pendisiplinan protokol kesehatan masyarakat

Aktor Dwi Sasono Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Indonesia
Aktor Dwi Sasono Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Informasi ini sudah dikonformasi oleh Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung.

Bali Segera Buka Pintu Bagi Wisatawan Asing dan Domestik
Indonesia
Bali Segera Buka Pintu Bagi Wisatawan Asing dan Domestik

Pulau dewata ini sangat menggantungkan pada pariwisata. Kontribusi devisa wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali mencapai 41 persen atau senilai Rp116 triliun.

Data Pasien Meninggal Corona Pemprov DKI dan Pusat Beda, Kok Bisa?
Indonesia
Data Pasien Meninggal Corona Pemprov DKI dan Pusat Beda, Kok Bisa?

Pada Rabu (18/3) jumlah pasien yang meninggal sebanyak 19 orang.

Ketua DPC PDIP Solo: Purnomo Harus Patuhi Keputusan Bersama
Indonesia
Ketua DPC PDIP Solo: Purnomo Harus Patuhi Keputusan Bersama

Rudy menegaskan DPC PDIP Solo tetap mengusung pasangan cawali dan cawawali, Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa di Pilwakot Solo

Nekat Demo di DPRD DKI Saat PSBB, Massa Gembel Dibubarkan Polisi
Indonesia
Nekat Demo di DPRD DKI Saat PSBB, Massa Gembel Dibubarkan Polisi

Massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Berekonomi Lemah Jakarta (Gembel) nekat melakukan aksi unjuk rasa di DPRD DKI Jakarta.

Ahok: Turut Berduka Cita Atas Korban Jiwa Banjir Jakarta
Indonesia
Ahok: Turut Berduka Cita Atas Korban Jiwa Banjir Jakarta

"Untuk warga yang tinggal di DAS, agar selalu waspada. Semoga bencana banjir ini cepat berlalu dan kondisi pulih kembali," ucap Ahok