Mantan Perdana Menteri Indonesia Ali Sastroamidjojo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Pihak keluarga beserta tim pengusul yang berisi sejarawan, peneliti, mantan aktivis, dan juga GMNI melakukan langkah awal melalui audiensi dengan Kemensos (Ist)

Merahputih.com - Usulan pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Ali Sastroamidjojo mulai dirintis kembali. Langkah pengusulan yang dimulai pada tahun 2015 ini akan dilanjutkan kembali untuk memberikan tempat yang selayaknya bagi mantan Perdana Menteri Indonesia dalam dua periode tersebut.

Untuk mendorong agar Ali Sastroamidjojo mendapat gelar pahlawan nasional, pihak keluarga beserta tim pengusul yang berisi sejarawan, peneliti, mantan aktivis, dan juga GMNI melakukan langkah awal melalui audiensi dengan Kemensos bidang Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial (K2KRS) di kantor Kemensos.

Direktur K2KRS, Joko Irianto, yang hadir dalam audiensi tersebut menyampaikan Kementrian Sosial menyambut baik usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Ali Sastroamidjojo.

Ia juga menjelaskan langkah-langkah yang harus ditempuh serta syarat-syarat agar usulan tersebut dapat diterima untuk kemudian ditetapkan.

"Kita dari Kemensos selalu terbuka untuk menerima setiap masukan usulan gelar pahlawan nasional. Selanjutnya tinggal melengkapi persyaratan yang dibutuhkan, serta melaksanakan langkah-langkah sesuai yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2009," jelas Joko dalam keteranganya, Selasa (14/7).

Ali Sastroamidjojo (Berdikarionline.com)

Dalam audiensi tersebut, keluarga Ali Sastroamidjojo melalui juru bicaranya, Tarida Sastroamidjojo, menyampaikan tentang upaya keluarga yang pernah mengusulkan Ali sebagai pahlawan nasional.

Ia berharap kakeknya, yang merupakan tokoh diplomasi Indonesia tersebut dapat disejajarkan dengan tokoh perjuangan lain pada zamannya yang layak mendapat gelar pahlawan nasional.

"Tonggak sejarah perjuangan Pak Ali dapat dilihat dari bergabungnya beliau di PI, ikut dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, mengemban amanah sebagai Perdana Menteri dalam dua periode, Wakil Tetap Indonesia untuk PBB, Duta Besar Perdana Indonesia untuk Amerika, dan tentunya Penggagas Konferensi Asia-Afrika," jelas Tarida.

" Oleh karena itu, kami pihak keluarga serta tim yang terlibat, ingin mengusulkan beliau untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional," ungkap dia.

Ketua Umum DPP GMNI yang ikut hadir dalam audiensi, Imanuel Cahyadi mengatakan Ali Sastroamidjojo layak mendapat gelar pahlawan nasional.

"Beliau sudah selayaknya mendapat gelar pahlawan nasional. Perjuangan beliau dalam memerdekakan Indonesia dan juga Bangsa-Bangsa dunia ketiga melalui Konferensi Asia Afrika menunjukkan kontribusi nyata, tidak hanya bagi Bangsa Indonesia tapi juga bagi Bangsa Asia Dan Afrika. Bagi GMNI, ini merupakan tanggung jawab ideologis," terang Alumni Hubungan Internasional Unpad Itu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Terminal Bus di Jakarta Bakal Ditutup saat Pelarangan Mudik
Indonesia
Tiga Terminal Bus di Jakarta Bakal Ditutup saat Pelarangan Mudik

Sebanyak tiga terminal di wilayah DKI Jakarta akan ditutup terkait pelarangan mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021.

BMW Optimistis Bersaing di Kelas Entry Level Lewat X1 Series
Indonesia
BMW Optimistis Bersaing di Kelas Entry Level Lewat X1 Series

Perusahaan mobil BMW menargetkan penjualan di Jatim mencapai 30 unit per bulan.

KPK Bantah Surat Keberatan untuk Ombudsman sebagai Pembangkangan
Indonesia
KPK Bantah Surat Keberatan untuk Ombudsman sebagai Pembangkangan

Surat keberatan KPK berkaitan dengan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai yang dinyatakan malaadministrasi oleh Ombudsman.

Ahok Marah Tunjangan Rumah Dewan Rp110 Juta, Ketua DPRD DKI: Saya Evaluasi
Indonesia
Ahok Marah Tunjangan Rumah Dewan Rp110 Juta, Ketua DPRD DKI: Saya Evaluasi

Prasetyo Edi Marsudi akan mengevaluasi besaran tunjangan rumah anggota yang mencapai Rp110 juta dan tunjangan kendaraan sebesar Rp35 juta.

COVID-19 Mengkhawatirkan, Warga Bandung Mulai Mau Ikut Vaksinasi
Indonesia
COVID-19 Mengkhawatirkan, Warga Bandung Mulai Mau Ikut Vaksinasi

"Ini merupakan langkah ikhtiar saya sekaligus melindungi keluarga. Selagi kata pemerintah itu aman, ya saya ikut divaksin," kata firman.

Dua Buron Kasus Suap Edhy Prabowo Serahkan Diri ke KPK
Indonesia
Dua Buron Kasus Suap Edhy Prabowo Serahkan Diri ke KPK

Saat ini kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik

Gunakan Fasilitas Baru, Bio Farma Mulai Produksi 25 Juta Dosis Vaksin Per Bulan
Indonesia
Gunakan Fasilitas Baru, Bio Farma Mulai Produksi 25 Juta Dosis Vaksin Per Bulan

Tercatat, hingga 27 Maret 2021, Bio Farma mencatat total sebanyak 20,5 juta dosis vaksin COVID-19 telah dikirim ke seluruh Indonesia.

Kejagung Siap Gelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri
Indonesia
Kejagung Siap Gelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri

Febrie pun tidak menyebut identitas para calon tersangka

Hasto Akui PDIP di Pilkada Surabaya Terkepung
Indonesia
Hasto Akui PDIP di Pilkada Surabaya Terkepung

Bung Karno belajar tentang dunia tentang peradaban dunia