Mantan Menteri Roy Suryo Polisikan Sejumlah Influencer Roy Suryo. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/am)

MerahPutih.com - Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo kembali membuat laporan ke Polda Metro Jaya soal kasus penyerempetan mobil dengan pesinetron Lucky Alamsyah.

Roy melaporkan dua orang yang disebut buzzer media sosial, Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray. Kedua orang itu dituding Roy menyebarkan berita bohong (hoaks) soal kasus itu.

Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/B/2865/VI/2021/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 4 Juni 2021.

Baca Juga:

Rawan Terjadi Pencemaran Nama Baik, KPK Diminta Pastikan "Nasib" Azis Syamsuddin

“Apa yang membuat saya harus lapor? Isinya sama sekali tidak mendidik untuk masyarakat Indonesia. Isinya sama sekali tidak memberikan citra yang bagus untuk para Youtuber atau pun para pegiat sosial karena isinya penuh caci maki dan fitnah,” kata Roy, Sabtu (5/6).

Dalam laporannya, Eko dan Mazdjo diduga melanggar pasal 27 Ayat 3 Juncto pasal 45 dan pasal 310, 311, KUHP tentang pencemaran nama baik dan fitnah.

“Dia (Eko Kuntadi dan Mazdjo) berusaha menceritakan kejadian laka lantas saya dengan Saudara LA, tetapi dari versi dia, dari versi yang sudah diputarbalikkan faktanya,” ucapnya.

Mapolda Metro Jaya (Foto: antaranews)
Mapolda Metro Jaya (Foto: antaranews)

Selain itu, Roy Suryo juga menuding Eko Kuntadi dan Mazdjo telah memfitnah dirinya soal kasus dugaan penggelapan barang berupa alat dapur "panci" saat dirinya menjabat sebagai Menpora.

Padahal, Roy Suryo mengklaim gugatan tersebut telah dicabut oleh Imam Nahrawi pada 2019 silam.

“Sudah terbukti tuduhan itu hoaks, tuduhan penggelapan barang-barang itu tidak ada. Dia (Imam Nahrowi) mencabut gugatannya dan membayar perkara,” beber Roy Suryo.

Roy Suryo menyebutkan dugaan tindak pidana penyebaran hoaks itu dilakukan oleh Eko Kuntadi dan Mazdjo melalui akun Youtube 2045 TV pada 29 Mei 2021. Keduanya dinilai mencari keuntungan finansial di balik kasus yang tengah dihadapinya.

“Jadi mohon izin jangan menggunakan pegiat media sosial karena dia tidak pernah menggiat sosial. Jangan menggunakan istilah Youtuber karena banyak Youtuber yang berbuat baik, Atta Halilintar, Ria Ricis,” ujar Roy.

“Tetapi artinya mereka dua ini bukan Youtuber, jangan ditulis Youtuber apalagi pegiat sosial. Mereka adalah buzzer yang membuat kekacauan atas berbagai masalah,” sambungnya.

Baca Juga:

Mantan Anak Buah Anies Bakal Diperiksa Polisi dalam Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Sebelumnya, Roy Suryo telah melaporkan Lucky Alamsyah ke Polda Metro Jaya.

Lucky Alamsyah dilaporkan atas UU ITE karena dianggap telah menyebar fitnah dan pencemaran nama baik terkait insiden serempetan mobil di jalan.

Kasus tersebut naik ke penyelidikan. Roy Suryo telah dimintai keterangan sebagai pelapor pada Rabu (2/6) kemarin. (Knu)

Baca Juga:

13 Polda Akan Terapkan Tilang Elektronik Tahap Dua

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pertamina Evakuasi Warga dan Masih Lakukan Pemadaman Kilang Balongan
Indonesia
Pertamina Evakuasi Warga dan Masih Lakukan Pemadaman Kilang Balongan

Ifki mengungkapkan hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui.

KPK Dorong Kemensos Terus Perbaiki Data Penerima Bansos
Indonesia
KPK Dorong Kemensos Terus Perbaiki Data Penerima Bansos

KPK mengimbau kepada masyarakat untuk menyampaikan laporan atau keluhan jika terjadi penyimpangan

Puncak Kasus COVID-19 Akibat Mudik Bakal Terasa di Pertengahan Juni
Indonesia
Puncak Kasus COVID-19 Akibat Mudik Bakal Terasa di Pertengahan Juni

Kementerian Kesehatan memperkirakan laporan puncak kasus COVID-19 usai Lebaran tidak akan setinggi pada agenda liburan sebelumnya.

[Hoaks atau Fakta]: MUI Keluarkan Seruan Hati-hati Lakukan Rapid Test COVID-19
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: MUI Keluarkan Seruan Hati-hati Lakukan Rapid Test COVID-19

Adanya gambar surat dengan kop Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang isinya seruan agar para ulama dan kiai berhati-hati dengan rencana Rapid Test Covid-19 adalah konten palsu.

Vaksinasi Nasional Baru 13 Persen Jumlah Penduduk
Indonesia
Vaksinasi Nasional Baru 13 Persen Jumlah Penduduk

Sebanyak 2.301.978 orang atau 5,71 persen telah divaksin COVID-19 dosis pertama dan kedua hingga Sabtu (20/3).

Vaksin COVID-19 Dari Sinovac Tiongkok Disimpan di Bio Farma Bandung
Indonesia
Vaksin COVID-19 Dari Sinovac Tiongkok Disimpan di Bio Farma Bandung

Pada Senin dini hari, 7 Desember 2020, rangkaian kendaraan pengangkut vaksin mulai berjalan menuju Bio Farma.

Zona Merah, Wali Kota Tangerang Minta Warga Ibadah di Rumah
Indonesia
Zona Merah, Wali Kota Tangerang Minta Warga Ibadah di Rumah

Dengan status zona merah, kegiatan di wilayah Kota Tangerang untuk sementara waktu ditiadakan hingga dinyatakan aman atau terdapat perubahan status yang menjadi lebih baik.

Desak Polisi Tangkap Jozeph Paul Zhang, PKS: Tidak Ada Tempat Bagi Penista Agama
Indonesia
Desak Polisi Tangkap Jozeph Paul Zhang, PKS: Tidak Ada Tempat Bagi Penista Agama

"Kita serahkan semua pada aparat dan proses hukum yang berlaku karena kita yakin penistaan agama dan keyakinan di republik ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan konstitusi. Dan tidak ada tempat bagi penista agama," kata Jazuli.

Kubu Rizieq Siapkan Raja Dangdut Jadi Saksi Ahli
Indonesia
Kubu Rizieq Siapkan Raja Dangdut Jadi Saksi Ahli

Kalau tidak bentrok dengan show-show, dia bisa

[Hoaks atau Fakta]: 1 Juta Vaksin Kiriman AS ke Indonesia Hilang
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: 1 Juta Vaksin Kiriman AS ke Indonesia Hilang

Kedatangan vaksin tersebut merupakan dukungan kerja sama Amerika Serikat melalui jalur multilateral COVAX Facility. Pada tahap pertama, sebanyak 3.000.060 dosis vaksin Moderna tiba pada Ahad lalu, 11 Juli 2021.