Mantan Ketum PSSI Joko Driyono Divonis 1,5 Tahun Penjara Terdakwa kasus penghilangan dan perusakan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor sepak bola, Joko Driyono (Jokdri) saat menghadiri sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selas

MerahPutih.com - Mantan Ketua Umum PSSI Joko Driyono divonis 1 tahun enam bulan penjara atas kasus penghilangan dan perusakan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor sepak bola.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membacakan vonis kepada terdakwa yang akrab disapa Jokdri tersebut pada Selasa (23/7) siang.

Baca Juga: Satgas Anti Mafia Bola Tetapkan Joko Driyono Tersangka Pengaturan Skor

"Ketua Majelis telah mendengar pembacaan dakwaan JPU 24 April dan telah mendengar saksi dan terdakwa di persidangan. Memperhatikan surat dan barang bukti di persidangan. Menimbang, tuntutan JPU tersebut, terdakwa dan penasihat hukum telah membuat pleidoi yang pokoknya memohon terdakwa dibebaskan seluruh dakwaan," kata Hakim Ketua persidangan Kartim Haruddin.

Baca Juga: Joko Driyono Ditahan Satgas Antimafia Bola

"Menjatuhkan hukuman dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan. Terdakwa tetap ditahan di rumah tahanan negara. Membebankan terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp5.000," sambungnya

Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Jokdri sebelumnya yakni dua tahun enam bulan penjara.

Sebelumnya, polisi melakukan penggeledahan terhadap apartemen Joko Driyono di Apartemen Taman Rasuna, tower 9 lantai 18 unit 0918 C, Jalan Taman Rasuna Selatan, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan dan ruang kerja Jokdri di Kantor PSSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Puluhan barang diamankan polisi dari kedua lokasi tersebut.

Baca Juga: Pengabdian 30 Tahun Joko Driyono di PSSI sampai Jadi Tersangka

Jokdri disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP atau Pasal 235 KUHP atau Pasal 233 KUHP atau Pasal 232 KUHP atau Pasal 221 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH