Mantan Ketua KPK Semprot Wiranto soal Pembentukan Tim Hukum Nasional Bambang Widjojanto (BW), di gedung Fakultas Hukum, UB, Malang, Jawa Timur, Senin (2/3). (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)

MerahPutih.com - Mantan Ketua KPK, Bambang Widjojanto (BW) ikut berkomentar mengenai rencana Menko Polhukam, Wiranto yang ingin membentuk tim hukum nasional untuk mengkaji ucapan, tindakan, dan pemikiran tokoh-tokoh tertentu.

Menurut BW, Wiranto mestinya meneduhkan dalam berbicara untuk saat ini jangan memprovokasi, karena bangsa Indonesia sempat memanas dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019.

Menkopolhukam Wiranto usai apel bersama pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3) (MP/Kanugraha)
Menkopolhukam Wiranto usai apel bersama pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3) (MP/Kanugraha)

"Jadi pak Wiranto bicaranya itu harus meneduhkan, jangan memprovokasi dalam situasi seperti ini ya. Harus mengerti dulu mengendalikan sikap dan perilakunya," kata Bambang di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).

Bambang yang juga Ketua Komite Pencegahan Korupsi TGUPP DKI itu kembali mengingatkan kepada Wiranto untuk berhati-hati dalam membuat kebijakan. Jangan sampai yang memiliki otoritas di pemerintahan menjadi otoriter kepada rakyat.

"Pak Wiranto orang yang punya otoritas yang paling ngeri. Kalau ini bagian dari signal bahwa rezim akan menjadi otoritarian itu yang paling mengerikan makanya harus hati-hati beliau bicara," jelasnya.

Bambang berharap agar Presiden RI, Jokowi menegur Wiranto terkait rencananya itu. Sebab kalau orang nomor satu di Indonesia tak menegur Wiranto, masyarakat akan berfikir bahwa yang membuat kebijakan itu adalah Jokowi.

"Mudah-mudahan pak Jokowi mendengar dan bisa melakukan teguran terhadap pak Wiranto kalau tidak nanti di pikirnya pak Jokowi yang melakukan itu atau memang pak Jokowi? Nah itu kan yang dibaca oleh pak Jokowi semuanya," tutupnya. (Asp)

Baca Juga: Geram, Wiranto Sindir Prabowo soal Pengalaman dan Dedikasinya untuk TNI

Kredit : asropih


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH