Mantan Kepala BAIS: Kaum Radikal Hanya Dimanfaatkan Mantan Kepala Badan Intelejen Strategis (BAIS) Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto. (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Mantan Kepala Badan Intelejen Strategis (BAIS) Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto menilai aksi radikalisasi dalam politik yang belakangan muncul merupakan salah satu cara untuk meraup dukungan.

Menurutnya, kaum radikal hanya dimanfaatkan sebagai alat pendesak untuk memaksakan kehendak oleh kelompok tertentu.

"Radikal ini adalah salah satu cara untuk mendapat pendukung. Digunakan sebagai alat untuk memaksakan," ujarnya saat mengisi diskusi 'Kemana Arah Kaum Radikal di Pilpres 2019' di bilangan Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (13/12).

Ponto menuturkan, di Pilpres 2019 mendatang, kaum radikal pasti akan menggunakan isu yang sama untuk menjatuhkan lawan.

"Untuk menuju pilpres, harus ada dukungan. Harus mendapat dukungan, harus ada penyatu untuk mendapat seiya sekata. Isunya tidak jauh dari agama dan PKI," kata dia.

Untuk itu dia berharap ada metode khusus untuk memberikan penyadaran bagi pemilih di Pilpres mendatang, jika kita masih ingin melihat Indonesia dalam naungan Pancasila dan UUD 1945.

"Kalau kita ingin 2019 nanti masih ada indonesia seperti sekarang, mari kita tetap mempertahankan atau memilih yang dapat menjaga indonesia tetap berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," imbaunya. (Fdi)

Penulis : Fadhli Fadhli
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hadapi Mudik dan Idul Fitri, TNI-Polri Percepat Vaksinasi
Indonesia
Hadapi Mudik dan Idul Fitri, TNI-Polri Percepat Vaksinasi

"Vaksinasi terhadap personel TNI-Polri ini di persiapkan untuk pengamanan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri," kata Kapolri Sigit.

Resmi Jadi Tersangka, Mulai Hari Ini JRX Tidur di Penjara
Indonesia
Resmi Jadi Tersangka, Mulai Hari Ini JRX Tidur di Penjara

Jerinx sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Namun, ia menegaskan ucapan maafnya itu sebagai bentuk rasa empati kepada IDI.

Panen Raya di Sumedang, Anies: Semoga Petani Jadi Sejahtera
Indonesia
Panen Raya di Sumedang, Anies: Semoga Petani Jadi Sejahtera

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melakukan panen raya di area persawahan Desa Mekarwangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (11/6).

Megawati Jadi Orang Indonesia Pertama Peraih Order of Friendship dari Rusia
Indonesia
Megawati Jadi Orang Indonesia Pertama Peraih Order of Friendship dari Rusia

Yang mulia sangat dikenal dan dihormati di Rusia sebagai teman sejati yang memfasilitasi pengembangan proyek bersama di bidang strategis

Wonogiri Terdampak Jika Terjadi Tsunami 29 Meter, BPBD Minta Warga Pesisir Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Ganjar Ogah Tanggapi Polemik Dirinya dan Elit PDI Perjuangan
Indonesia
Ganjar Ogah Tanggapi Polemik Dirinya dan Elit PDI Perjuangan

Saat menjawab ada pernyataan bahwa dia mempunyai "pasukan" di media sosial, Pranowo hanya mengungkapkan sudah bermedia sosial sejak lama.

[HOAKS atau FAKTA] Gatot Nurmantyo Janji Bakal Gaji Seluruh Rakyat Indonesia Jika Jadi Presiden
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Gatot Nurmantyo Janji Bakal Gaji Seluruh Rakyat Indonesia Jika Jadi Presiden

Selain itu, terdapat juga kalimat yang berbunyi “Siapa yg percaya Bos..”

Polda Sumut Tegaskan Tak Campuri Internal Partai Demokrat
Indonesia
Polda Sumut Tegaskan Tak Campuri Internal Partai Demokrat

Polda Sumut bertugas memelihara Kamtibmas

Keluarga Pahlawan Revolusi Ziarah Virtual di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Keluarga Pahlawan Revolusi Ziarah Virtual di Hari Kesaktian Pancasila

"Keluarga-keluarganya diundang, tapi pada hari setau saya menyelenggarakan acara virtual daring dari kediaman masing-masing," ungkapnya.

Jokowi Sebut Ucapan Presiden Prancis Bisa Memecah Belah Persatuan Umat Beragama
Indonesia
Jokowi Sebut Ucapan Presiden Prancis Bisa Memecah Belah Persatuan Umat Beragama

Menurut Jokowi, pernyataan Macron dapat memecah belah persatuan antarumat beragama di dunia. Padahal, saat ini dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi COVID-19