Mantan Kadistamben Sumut Dituntut 1,4 Tahun Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

MerahPutih.com - Terdakwa Eddy Syahputra Salim, mantan Kadistamben Provinsi Sumatera Utara, dituntut 1 tahun 4 bulan dalam kasus suap Rp14.900.000 pengurusan izin galian C di Kabupaten Serdang Bedagai, Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (27/7).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agustini dalam tuntutannya menyebutkan, terdakwa menerima uang suap untuk memperlancar pengurusan izin galian C tersebut.

Terdakwa juga melanggar Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Peristiwa pungutan liar (Pungli) itu, terjadi Kamis (6/4) di Kantor Distamben Sumut Jalan Setia Budi, Pasar II, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Saat itu, saksi korban Suherwin mengurus surat izin galian C yang berlokasi di Kabupaten Serdang Bedagai (sergai) ke kantor Distamben Sumut.

Namun, izin tersebut tidak juga selesai karena biaya pengurusan surat galian C yang diminta pegawai Dinas Pertambangan Sumut belum dipenuhi.

Bahkan, saksi Suherwin bolak-balik dari Kabupaten Sergai ke kantor Distamben Sumut, mengurus penerbitan rekomendasi teknis Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP), tapi belum juga selesai karena diduga dipersulit.

Kemudian, saksi tersebut akhirnya memenuhi permintaan pegawai Distamben Sumut, dengan menyetorkan uang sejumlah Rp14.900.000 (empat belas juta sembilan ratus ribu rupiah) ke ruangan Kadistamben Sumut.

Secara tiba-tiba tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Polda Sumut melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kadistamben Sumut Eddy Saputra Salim.

Dari Kantor Distamben Sumut tersebut petugas menyita sejumlah dokumen dan uang tunai senilai Rp39 juta, serta dua lembar persetujuan dokumen dijadikan barang bukti. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH