Mantan Danjen Kopasuss Bakal Diperiksa Diduga Tersangkut Kasus Senpi Ilegal Tersangka kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata ilegal yang juga mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Badan Reserse Kriminal Polri memanggil mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko untuk diperiksa.

"Pemanggilan kembali tersangka Soenarko terkait kasus kepemilikan senjata api pada tahun 2019," ucap Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo kepada wartawan, Kamis (15/10).

Soenarko dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal yang membelitnya pada tahun 2019 lalu. Pemeriksaan terhadap Soenarko akan dijadwalkan oleh penyidik pada Jumat (16/10) sekira pukul 10.00 WIB.

Baca Juga

Parpol Pendukung UU Cipta Kerja Diprediksi Tenggelam di Pemilu 2024

Pemeriksaan terhadap Soenarko dilakukan guna memberi kepastian hukum kepada pihak yang telah berstatus tersangka. Sebab, apabila berkas pemeriksaan terhadap tersangka rampung, nantinya akan segera diserahkan ke Kejaksaan guna disidangkan.

"Kewajiban penyidik untuk memberikan kepastian hukum terhadap pihak yang sudah menjadi tersangka, bila sudah lengkap dan terpenuhi unsur pasal segera di kirim ke JPU untuk disidangkan," ujarnya

Soenarko ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal pada 21 Mei 2019. Purnawirawan bintang dua itu mendekam di Rutan POM Guntur, Jakarta sebelum akhirnya ditangguhkan penahanannya.

Baca Juga

Hibah Rp3,3 Triliun Buat Sektor Usaha Wisata Segera Disalurkan

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan penangguhan penahanan atas Soenarko sudah dikoordinasikan dengan Denpon TNI Mayjem Dedi. Polri mengabulkan penangguhan itu karena Soenarko dinilai kooperatif. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Sepakat Tarik RUU Pemilu dari Prolegnas
Indonesia
Pemerintah Sepakat Tarik RUU Pemilu dari Prolegnas

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly menyatakan pemerintah sepakat Revisi Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu) ditarik dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2021.

Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Megawati: Terima Kasih Bapak Nadiem dan Prabowo
Indonesia
Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Megawati: Terima Kasih Bapak Nadiem dan Prabowo

Budaya literasi melalui buku, oleh Bung Karno menjadi tempat untuk terus melakukan dialektika

Sebagian Wilayah Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan
Indonesia
Sebagian Wilayah Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan

Sebagian wilayah DKI Jakarta diprediksi diguyur hujan hingga malam hari pada Rabu (23/6).

Positif COVID-19, Wakil Wali Kota Dumai Meninggal Dunia
Indonesia
Positif COVID-19, Wakil Wali Kota Dumai Meninggal Dunia

Wakil Wali Kota Dumai, Amris meninggal dunia saat menjalani perawatan akibat positif COVID-19. Amris wafat pada Kamis (29/4) pagi WIB.

Jakpro Berencana Gelar Turnamen Futsal di Masa Pandemi
Indonesia
Jakpro Berencana Gelar Turnamen Futsal di Masa Pandemi

Jakpro dipercaya oleh Pemprov DKI untuk mengelola venue berstandar internasional

ICW Ultimatum Kejaksaan Agung Ajukan Kasasi Vonis Pinangki
Indonesia
ICW Ultimatum Kejaksaan Agung Ajukan Kasasi Vonis Pinangki

Senin (5/7) merupakan tenggat waktu akhir bagi Kejagung untuk mengajukan kasasi vonis Jaksa Pinangki

Jegal UU Ciptaker Lewat Legislative Review
Indonesia
Jegal UU Ciptaker Lewat Legislative Review

Legislative review masih berpeluang untuk dilakukan. Akan tetapi, pesimistis upaya tersebut bakal membuahkan hasil.

Indonesia Terima Bantuan Penanganan COVID-19 dari Turki Senilai Rp 100 Miliar
Indonesia
Indonesia Terima Bantuan Penanganan COVID-19 dari Turki Senilai Rp 100 Miliar

Bantuan tersebut terdiri dari 50 set ventilator dan 600.000 box obat-obatan senilai lebih dari Rp 100 miliar.

Terjerat Kasus Korupsi Benur, Segini Harta Kekayaan Edhy Prabowo
Indonesia
Terjerat Kasus Korupsi Benur, Segini Harta Kekayaan Edhy Prabowo

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu tercatat melaporkan harta kekayaan terakhir pada 19 Desember 2019.

[HOAKS atau FAKTA]: Video Penggerebekan Pasangan Gancet akibat Terkena Azab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Penggerebekan Pasangan Gancet akibat Terkena Azab

ebuah akun Facebook bernama Seblak Gerasi mengunggah video berdurasi 7 menit yang memperlihatkan pasangan mesum yang diduga gancet sedang digerebek warga.