Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Bebas Bersyarat Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin mengusap mata sebelum menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Bandung, Jawa Barat, Senin (22/3). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

MerahPutih.com - Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin akhirnya bisa menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/8).

Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin Elly Yuzar mengatakan Rachmat Yasin keluar penjara dengan status bebas bersyarat setelah menjalani hukuman atas kasus korupsinya yang kedua.

Baca Juga

KPK Periksa Rachmat Yasin Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bogor

"Meskipun dia bebas bersyarat, dia tetap wajib lapor ke Bapas (Balai Permasyarakatan) Bogor," ucap Elly di Bandung, Jawa Barat, hari ini.

Rachmat yang merupakan kakak dari terdakwa kasus korupsi Ade Yasin itu mendekam di Lapas Sukamiskin sejak 2021 akibat kasus keduanya. Rachmat pun diketahui mendapatkan sejumlah remisi selama menjalani masa penjara.

Bupati Bogor pada periode 2008-2014 itu terjerat kasus korupsi sebanyak dua kali. Pertama, Rachmat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK tahun 2014.

Saat itu, Rachmat divonis terbukti menerima suap sebesar Rp 4,5 miliar guna memuluskan rekomendasi surat tukar-menukar kawasan hutan atas nama PT Bukit Jonggol Asri seluas 2.754 hektare. Dari kasus pertamanya itu, Rachmat divonis hukuman 5,5 tahun penjara dan denda Rp 300 juta.

Baca Juga

KPK Konfrontir Aktor Rudy Wahab Soal Akta Tanah Kasus Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin

Setelah menjalani masa tahanan atas kasus tersebut, Rachmat kemudian bebas dari penjara pada Mei 2019. Namun, pada Juni 2019, Rachmat kembali ditetapkan sebagai tersangka atas kasus keduanya yakni soal gratifikasi.

Dalam kasus kedua itu, Rachmat menerima gratifikasi dari SKPD Kabupaten Bogor dengan total sekitar Rp8,9 miliar untuk kepentingan Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) Kabupaten Bogor tahun 2013 dan Pemilu 2014, serta dia menerima gratifikasi lainnya.

Akibat kasus itu, Rachmat Yasin divonis selama dua tahun delapan bulan, dengan dikurangi selama berada di dalam tahanan dan denda sebesar Rp 200 juta. (*)

Baca Juga

Kasus Gratifikasi Bupati Bogor Rachmat Yasin Disidang di Tipikor Bandung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN
Indonesia
Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

PTN BH diperbolehkan memperbesar proporsi penerimaan di SBMPTN dan Jalur Mandiri, sehingga proporsi Unpad untuk SNMPTN sebesar 20 persen.

Persis Promosi Liga 1 Setelah 14 Tahun Menanti, Ribuan Suporter Langsung Konvoi
Indonesia
Persis Promosi Liga 1 Setelah 14 Tahun Menanti, Ribuan Suporter Langsung Konvoi

Persis Solo dipastikan mendapatkan tiket promosi Liga 1 musim depan.

Ulang Tahun ke-30, Taman Impian Jaya Ancol Ganti Logo
Indonesia
Ulang Tahun ke-30, Taman Impian Jaya Ancol Ganti Logo

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara pada Jumat secara resmi meluncurkan logo baru sejak dibangun tahun 1966.

Pencarian Anak Pertama Ridwan Kamil Tidak Ada Batas Waktu
Indonesia
Pencarian Anak Pertama Ridwan Kamil Tidak Ada Batas Waktu

Pencarian terhadap anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang akrab disapa Eril, masih terus dilakukan. Hal ini ditegaskan Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman D Hadad. Menurutnya, kepolisian setempat telah membentuk tim SAR yang langsung menyisir area Sungai Aere. Tim SAR berjumlah 20 orang terdiri dari polisi sungai, tim medis, dan pemadam kebakaran.

Kemensos Klaim Selalu Perbaharui Data Penerima BLT BBM agar Tepat Sasaran
Indonesia
Kemensos Klaim Selalu Perbaharui Data Penerima BLT BBM agar Tepat Sasaran

Kementerian Sosial terus melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial (bansos) agar segala jenis bantuan, termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM yang saat ini tengah dalam proses penyaluran tepat sasaran.

Pimpinan DPR Nilai Demo Mahasiswa ke Presiden Jokowi Salah Alamat
Indonesia
Pimpinan DPR Nilai Demo Mahasiswa ke Presiden Jokowi Salah Alamat

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4).

Tambah 245 Kasus Baru COVID-19, Pemerintah Bersiap Evaluasi Perubahan Status Pandemi
Indonesia
Tambah 245 Kasus Baru COVID-19, Pemerintah Bersiap Evaluasi Perubahan Status Pandemi

Kementerian Kesehatan melaporkan sejumlah perkembangan data Kasus COVID-19 sampai Jumat (6/5) pukul 12.00. Kemenkes mencatat, terdapat penambahan 245 kasus, sehingga total 6.047.986 kasus.

Progres Pembangunan Masjid Sheikh Al Zayed Hadiah Untuk Jokowi Mencapai 90 Persen
Indonesia
Progres Pembangunan Masjid Sheikh Al Zayed Hadiah Untuk Jokowi Mencapai 90 Persen

Pembangunan Masjid Sheikh Al Zayed yang merupakan hadiah untuk Presiden Jokowi dari pangeran UEA telah mencapai 90 persen. Masjid tersebut rencananya akan diresmikan pada 17 November 2022 oleh Presiden Jokowi.

TGIPF Temui Semua Unsur Pengamanan Stadion Kanjuruhan
Indonesia
TGIPF Temui Semua Unsur Pengamanan Stadion Kanjuruhan

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang menemui berbagai pihak terkait dan meninjau langsung Stadion Kanjuruhan, Jawa Timur, untuk mengusut tragedi yang menewaskan 131 orang.

Ukraina: Rakyat Indonesia, Dukunglah Kami!
Indonesia
Ukraina: Rakyat Indonesia, Dukunglah Kami!

"Kita tidak punya hak untuk tetap membisu. Jika terus begitu, maka kita tidak akan memiliki hari esok. Rakyat Indonesia, dukunglah kami. Merdeka atau mati!," demikian isi pernyataan tertulis yang disampaikan Kedubes Ukraina di Jakarta.