Mantan Anak Buah Anies Bakal Diperiksa Polisi dalam Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Mapolda Metro Jaya (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengagendakan memeriksa mantan anggota Tim Gabungan untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, MK.

Rencananya, MK diperiksa hari ini, Rabu (3/2).

Hal tersebut dibenarkan oleh Polda Metro Jaya. MK diminta memenuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Baca Juga:

Babak Baru Kasus Rizieq, Semua Berkas Perkara Kembali Diserahkan ke Jaksa

"Iya benar (MK dipanggil untuk diperiksa)," ucap Kepala Unit (Kanit) V Subdirektorat IV Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Immanuel P Lumbantobing kepada wartawan, Rabu (3/2).

MK dipanggil untuk diperiksa dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. Dia dipanggil sebagai terlapor.

Meski begitu, belum dirinci soal kasus yang menyeret nama MK ini.

Berdasar surat panggilan yang beredar di WhatsApp awak media, MK dilaporkan atas dugaan tindak pidana itu yang terjadi 4 Desember 2020 lalu di kawasan Pantai Indah Kapuk, Boullevard, Jakarta Utara.

Baca Juga:

Polisi Segera Tentukan Status Kasus Pemukulan Oleh Nurhadi

MK dipolisikan oleh Masco Afrianto yang terdaftar dengan nomor : LP/7221/XII/YAN/.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 4 Desember 2020. Marco diduga melanggar Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) dan atau Pasal 27 ayat (4) jo Pasal 45 ayat (4) dan atau Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 36 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP

"Nanti dijelaskan (soal kasus yang menyeret MK)," katanya.

Laporan ini diduga terkait cuitan MK di akun Twitter @mkusumawijaya pada 3 Desember lalu. Dia mencuit tentang proyek PIK2 di Jakarta yang menggunakan pasir asal Bangka. (Knu)

Baca Juga:

Bareskrim Polri Janji Bakal Proses Tuntas Kasus Abu Janda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Perintahkan Izin Investasi Diserahkan ke Tempat Investor
Indonesia
Jokowi Perintahkan Izin Investasi Diserahkan ke Tempat Investor

Saat ini, APBN semua negara kondisinya sangat berat dan mengalami defisit. Investasi, dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

7 Bank Selamatkan Keuangan BUMN Waskita Karya
Indonesia
7 Bank Selamatkan Keuangan BUMN Waskita Karya

Sebanyak tujuh kreditur perbankan menyepakati pemulihan keuangan PT Waskita Karya dengan melakukan restrukturisasi utang dengan perjanjian

Bank DKI Terus Kembangkan Layanan Perbankan Digital
Indonesia
Bank DKI Terus Kembangkan Layanan Perbankan Digital

Bank DKI terus berkomitmen mengembangkan layanan perbankan digital seiring digitalisasi yang masuk ke hampir seluruh lini kehidupan.

Harapan Menhub Budi setelah Groundbreaking Proyek Elevated Rail dan Jalur Ganda di Solo
Indonesia
Harapan Menhub Budi setelah Groundbreaking Proyek Elevated Rail dan Jalur Ganda di Solo

Groundbreaking Elevated Rail dan Jalur Ganda mega proyek pemerintahan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka resmi telah dilakukan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Sabtu (8/1).

Pelonggaran PPKM Picu Kenaikan Mobilitas Pengguna KRL
Indonesia
Pelonggaran PPKM Picu Kenaikan Mobilitas Pengguna KRL

Petugas akan melakukan penyekatan baik di stasiun maupun di dalam KRL

319 Nakes Kota Bandung Terpapar COVID-19
Indonesia
319 Nakes Kota Bandung Terpapar COVID-19

Sebanyak 319 tenaga kesehatan (nakes) ASN dan non-ASN di Kota Bandung terpapar COVID-19.

Listyo Sigit Diyakini Bisa Bangun Polri Lebih Berintegritas di Tengah Polemik Kasus Narkoba Eks Kapolsek Astanaanyar
Indonesia
Listyo Sigit Diyakini Bisa Bangun Polri Lebih Berintegritas di Tengah Polemik Kasus Narkoba Eks Kapolsek Astanaanyar

Ia berharap tidak kembali terjadi hal-hal serupa yang bisa merusak citra kepolisian

Akibat COVID-19, Dewan Pers Sebut 70 Ribu Orang Jadi Yatim
Indonesia
Akibat COVID-19, Dewan Pers Sebut 70 Ribu Orang Jadi Yatim

Wabah virus corona tak hanya menghantam sendi perekonomian, tapi juga membawa luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan karena meninggal dunia.

Tanggapan KSAL Yudo Margono soal Isu Penyusupan Paham Komunis di Tubuh TNI
Indonesia
Tanggapan KSAL Yudo Margono soal Isu Penyusupan Paham Komunis di Tubuh TNI

Alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988 ini menjamin TNI AL tidak disusupi paham komunis.

Kemenag Target 15 Ribu UMKM Dapat Sertifikasi Gratis Produk Halal
Indonesia
Kemenag Target 15 Ribu UMKM Dapat Sertifikasi Gratis Produk Halal

Sertifikasi halal, kata Mastuki, memegang peran penting dan perlu untuk memastikan serta menjamin bahwa produk yang beredar, dikonsumsi, digunakan, dan dimanfaatkan oleh masyarakat telah memenuhi standar halal.