Kuliner
Manjakan Para Konsumen, JTTS Hadirkan Sejumlah Menu Baru JTTS Hadirkan sejumlah menu baru yang sangat unik dan lezat (Foto: Mp/dicke prasetia)

JOURNEY To The South (JTTS) merupakan salah satu kafe kekinian yang wajib kamu kunjungi, khususnya bagi para penikmat kopi.

Berlokasi di jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, JTTS yang merupakan kafe berkonsep Celebration of Great Fusion Food ini mengeluarkan menu baru, Senin (14/12) yang sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga:

Journey To The South, Tempat Ngopi Asyik Teranyar di Kemang

JTTS sejatinya baru saja dibuka pada 1 Juli 2020 lalu. Namun, mereka berani membuat perubahan dengan menawarkan menu-menu baru yang dibuat dari tangan para chef profesional lewat dapur JTTS.

Meski begitu, JTTS tetap mempertahankan menu-menu favorit mereka, seperti Salted Fish Ocean Fried Rice. "Ada beberapa menu favorit yang kami tingkatkan juga, dari segi rasa maupun presentasi. Untuk menu-menu baru yang kami tambahkan cukup banyak. Ini kami lakukan agar semakin menarik dan membuat customer memiliki pilihan makanan yang berbeda dan semakin banyak di JTTS,” kata Allicia selaku Store Manager JTTS.

Seperti diketahui, selain menu makanan yang menggiurkan, JTTS juga merupakan kafe yang menawarkan berbagai menu speciality coffee.

“Kami selalu ubah dan revisi (menu) sesuai tanggapan dari customer yang mereka inginkan. Ketika menu kami rasa kurang, kami berusaha meningkatkan atau mengganti menu tersebut,” lanjutnya.

Baca Juga:

4 Kafe Berkonsep Perpustakaan Unik, Apa Saja?

Menu-menu baru di JTTS dibuat oleh tangan-tangan chef profesional. (Foto: Mp/dicke prasetia)

Pada menu baru ini, JTTS akan memberikan profil rasa sesungguhnya yang ingin mereka sampaikan kepada banyak orang. Terdapat beberapa kategori menu baru yang disajikan, di antaranya Dimsum, Asian Tapaz, The Rice Riders, dan From the Wok.

"Dimsum kami tidak boleh dianggap sepele. Karena kami produksi sendiri. Jadi dimsum kami freshly handmade dibuat oleh tangan-tangan teman kami di kitchen,” tutur Allicia.

Beberapa menu dimsum yang mereka tawarkan adalah Hakau, Siomay, dan Pao. Pada kategori Asian Tapaz terdapat sajian Japanese Mentaiko Siomay dan Not So So Bakso Bakar.

Untuk kategori The Rice Riders, ada Begadang di Jakarta dan Seared XO Chicken Leg. Sedangkan di kategori From the Wok ada Shanghai Signature Beehoon dan Salted Fish Ocean Fried Rice.

"Intinya di konsep baru ini, JTTS ingin mempersembahkan rasa yang ingin kami sampaikan ke orang banyak. Kalau ditanya konsep kami berubah dari awal, tidak. Kami masih sesuai dengan konsep dari awal, yaitu Celebration of Great Fusion Food," kata Allicia.

JTTS menawarkan sejumlah menu baru yang sangat lezat. (Foto: Mp/Dicke Prasetia)

Jika pada umumnya coffee bar dipadukan dengan menu Barat, tidak pada JTTS yang membawa hal berbeda di Jakarta.

"Kita kan orang Asia nih, kenapa enggak coba coffee bar sama Asian Fusion Food. Lalu camilannya dimsum. Karena background company kami adalah speciality coffee dan Asian food. Jadi kami udah punya background yang cukup kuat untuk mendukung konsep ini di Jakarta, khususnya di daerah Kemang,“ ujar Allicia.

Pada peluncuran menu-menu baru JTTS di Kemang, berlangsung cukup meriah. Tamu undangan yang hadir tampak begitu antusias mencicipi sejumlah menu makanan dan dessert baru yang ada di JTTS.

Dalam acara tersebut, turut hadir sejumlah rekan media, influencer, tamu undangan serta dua chef yang luar biasa dan namanya sudah tak asing lagi di kalangan F&B. Dua chef tersebut adalah Ronald Prasanto dan Ernest Christoga.

Chef Ernest Christoga (kiri) dan Chef Ronald Prasanto (kanan) menjadi konsultan F&B di JTTS. (Foto: istimewa)

Namun, kedatangan dua orang chef tersebut bukan menjadi bintang tamu, melainkan menjadi sebuah 'warna baru' yang diharapkan bisa memberikan sesuatu yang postif bagi JTTS.

"Tiga bulan ke belakang kami merasa harus ada pemebenahan di kitchen. Karena itu kami undang chef Ronald sama Ernest yang memang ahli di bidangnya," ujar Aang Sunadji, Founder JTTS.

Aang menyebutkan, Ernest merupakan chef muda berbakat yang sangat piawai di bidangnya. Banyak bisnis kuliner dan coffee shop Chef Ernest yang sudah sangat sukses di Semarang.

Sementara Chef Ronald, di mata Aang merupakan chef yang sudah dikenal ahli dalam membuat sejumlah dessert, dan memiliki jam terbang tinggi di dunia kuliner.

Karena hal itulah Aang mencoba menggandeng kedua chef tersebut untuk membuat menu-menu di JTTS semakin menarik dan tentunya semakin enak.

"Semua yang kami pegang penuh dengan idealis. Kami enggak mau setengah-setengah dalam melakukan perubahan. Makanan itu 'harus enak, enggak cuma sekadar ada,' karena itu kami mau investasi dengan menggandeng Ron dan Ernest," jelas Aang.

Aang mengajak para penikmat kuliner dan pencinta kopi untuk menjajal menu di JTTS. Khususnya untuk pencinta kuliner, banyak menu Asia di JTTS yang sulit ditemukan di tempat lainnya. “Nah untuk pencinta kopi yang mau ngerasain Geisha juga harus datang ke JTTS!" ajak Aang. (ryn)

Baca Juga:

Mengenal Nekobiyaka, Kafe Kucing Hitam Satu-satunya di Dunia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aplikasi Video Konferensi Zoom Segera Perbaiki Kerentanan Privasi Pengguna!
Hiburan & Gaya Hidup
Aplikasi Video Konferensi Zoom Segera Perbaiki Kerentanan Privasi Pengguna!

Malah enggak hanya untuk keperluan kerja, aplikasi tersebut juga digunakan banyak orang untuk saling sapa dengan teman dari rumah masing-masing

Rayakan 2 Dekade Lagu ‘Oops!...I Did It Again’, Britney Spears Bernostalgia di Instagram
Hiburan & Gaya Hidup
Rayakan 2 Dekade Lagu ‘Oops!...I Did It Again’, Britney Spears Bernostalgia di Instagram

Namun, apakah kamu tahu kalo tahun ini (27/3) tepat dua dekade lagu ikonik Britney Spears rilis menemani para penggemar

Jalan-Jalan Virtual ke Tiga Kawasan Terkenal di Korea Selatan
Fun
Jalan-Jalan Virtual ke Tiga Kawasan Terkenal di Korea Selatan

Organisasi pariwisata Korea menawarkan alternatif untuk mengunjungi dan melihat keindahan Negeri Ginseng secara virtual.

Gua Kaltbach untuk Mematangkan Keju
Fun
Gua Kaltbach untuk Mematangkan Keju

Keju diproses dengan cara alami di tempat yang masih alami

Setelah Captain Marvel, Black Widow Jadi Film Feminis Berikutnya dari Marvel?
ShowBiz
Setelah Captain Marvel, Black Widow Jadi Film Feminis Berikutnya dari Marvel?

Isu feminisme juga diselipkan di berbagai media, termasuk film.

Meme Kocak Lebaran yang Bikin Kamu Senyum Manjah
Fun
Meme Kocak Lebaran yang Bikin Kamu Senyum Manjah

Meme Kocak Lebaran yang Bikin Kamu Senyum Manjah

Apple Berjanji Sumbang Rp1,4 Triliun Untuk Perangi Rasialisme
Fun
Apple Berjanji Sumbang Rp1,4 Triliun Untuk Perangi Rasialisme

Apple menanggapi serius masalah rasialisme.

Komunikasi Memperkuat Hubungan Ayah-Anak
Fun
Komunikasi Memperkuat Hubungan Ayah-Anak

Sosok ayah diharapkan mampu membentuk karakter yang baik.

Menyusul Apple, Microsoft Tutup Semua Toko Untuk Cegah Virus Corona
Fun
Menyusul Apple, Microsoft Tutup Semua Toko Untuk Cegah Virus Corona

Microsoft Tutup Semua Toko Untuk Cegah Virus Corona