Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI

Ilustrasi platform AI Grok. Foto/tangkapan layar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendukung langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mengancam akan memblokir Grok AI dan platform media sosial X apabila terbukti digunakan untuk memproduksi dan menyebarkan konten pornografi.

Politikus yang akrab disapa Daeng Ical itu menilai, kemampuan Grok AI dalam memanipulasi gambar seseorang hingga menjadi konten asusila merupakan ancaman serius yang sangat mengkhawatirkan. Ia juga menyoroti belum optimalnya sistem moderasi konten pada Grok AI untuk mencegah penyalahgunaan.

“Selama ini kita melihat Grok AI di platform X dimanfaatkan oleh pengguna untuk mengubah foto atau gambar seseorang menjadi konten asusila. Dengan permintaan yang spesifik, Grok AI dapat menuruti instruksi tersebut. Ini jelas berbahaya,” ujar Daeng Ical, Kamis (8/1).

Baca juga:

Kontroversi Grok AI: Chatbot Elon Musk yang Ubah Nada Soal Ras dan Keberagaman

Ia menegaskan, penyalahgunaan kecerdasan buatan tanpa pengawasan ketat dapat berdampak luas, tidak hanya merugikan individu yang menjadi korban, tetapi juga merusak tatanan sosial dan moral masyarakat.

“Jika Grok AI dan platform X tidak mampu mengendalikan sistemnya dan tetap membiarkan produksi serta penyebaran konten pornografi, maka Komdigi harus bersikap tegas dengan memblokirnya,” tegasnya.

Menurut Daeng Ical, negara memiliki kewajiban melindungi warganya dari dampak negatif teknologi digital, khususnya yang berkaitan dengan eksploitasi, pornografi, dan pelanggaran privasi. Ia menilai pembiaran terhadap praktik tersebut akan menjadi preseden buruk bagi ekosistem digital nasional.

“Langkah tegas ini penting karena jika dibiarkan, penggunaan AI yang tidak bertanggung jawab akan sangat membahayakan dan merusak moral bangsa,” tutup legislator asal Makassar tersebut.

Baca juga:

Lindungi Hak Citra Diri, Penyebaran Konten Asusila via Grok AI Terancam 10 Tahun Penjara

Sebelumnya, Komdigi menyatakan Grok AI dan platform X dapat dikenakan sanksi administratif hingga pemutusan akses jika tidak patuh dan kooperatif terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa platform X sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) wajib mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Menurut Sabar, penyedia layanan AI maupun pengguna yang terbukti memproduksi dan/atau menyebarkan konten pornografi atau melakukan manipulasi citra pribadi tanpa hak dapat dikenakan sanksi administratif dan/atau pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Pon)

#Grok #Artificial Intelligence #AI #Komisi I DPR #Komdigi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Dadang mendorong sekolah mengoptimalkan laboratorium AI untuk memperkenalkan teknologi, mengembangkan pengetahuan, serta melatih keterampilan komunikasi siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Tekno
Senjata Rahasia Bikin Konten Viral! YouTube Dorong Kreator Pakai Google AI
YouTube menegaskan AI memberdayakan proses kreatif konten kreator. Simak aturan transparansi dan trik bikin konten viral pakai AI.
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Senjata Rahasia Bikin Konten Viral! YouTube Dorong Kreator Pakai Google AI
Indonesia
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Pemerintah perlu memastikan perkembangan AI tetap berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kreativitas manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Indonesia
Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
Indonesia relatif lebih sedikit terpapar terhadap lonjakan aktivitas global yang berkaitan dengan AI dibandingkan negara-negara lain di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
 Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
Tekno
Waspadalah! Korea Selatan Peringatkan Kemungkinan Penggunaan AI dalam Peretasan Bank
Kecerdasan buatan (AI) diduga digunakan dalam serangkaian peretasan yang menyasar sektor keuangan di Korea Selatan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Waspadalah! Korea Selatan Peringatkan Kemungkinan Penggunaan AI dalam Peretasan Bank
ShowBiz
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
POCO F9 Series dibekali AI Recorder dan AI Transcription yang dapat mengubah percakapan menjadi teks. Simak juga deretan fitur AI lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
Indonesia
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Wakil Ketua Komisi I DPR mendorong Menlu Arrmanatha Nasir memperkuat diplomasi ekonomi agar berdampak pada industri nasional, lapangan kerja, dan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Indonesia
Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi
Penelusuran dilakukan untuk mengidentifikasi sumber penyebaran, sarana yang digunakan, serta pihak-pihak yang terlibat sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi
Tekno
98 Persen Profesional Indonesia Pakai AI untuk Presentasi, Ini yang Paling Sering Dilakukan
Canva mencatat, 98 persen profesional Indonesia telah memanfaatkan AI dalam berbagai tahapan pembuatan presentasi.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
98 Persen Profesional Indonesia Pakai AI untuk Presentasi, Ini yang Paling Sering Dilakukan
Bagikan