Mangkir, Fredrich Yunadi Dijemput Paksa KPK Fredrich Yunadi bergegas meninggalkan kantornya seusai digeledah oleh tim penyidik KPK di Jakarta, Kamis (11/1). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

MerahPutih.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap pengacara Fredrich Yunadi di sebuah lokasi di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (12/1) malam.

Fredrich tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1), sekitar pukul 00.20 WIB, usai dijemput paksa tim penyidik KPK yang dipimpin langsung oleh penyidik senior Ambarita Damanik.

Pengacara pemilik kantor hukum Yunadi & Associated itu irit bicara saat dihujani pertanyaan oleh para awak media.

"Enggak ada komentar," ujar Fredrich sambil bergegas masuk ke lobi Gedung KPK.

Fredrich diketahui tak memenuhi panggilan penyidik KPK kemarin. Mantan kuasa kukum Setya Novanto itu meminta penundaan pemeriksaan dirinya lantaran proses pemeriksaan etik dirinya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Fredrich dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setnov.

Mereka diduga memanipulasi data medis Setnov agar bisa dirawat untuk menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November 2017 lalu. Selain itu Fredrich ditenggarai telah mengondisikan RS Medika Permata Hijau sebelum Setnov mengalami kecelakaan.

Atas perbuatannya, mereka berdua dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Pon)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ini Harapan KPK kepada Tersangka Fredrich Yunadi


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH