Kasus Korupsi
 'Mangga Manis' Jadi Kode Suap Bupati Indramayu Bupati Indramayu H Supendi (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kode atau sandi korupsi kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang menjerat sang Bupati Supendi.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, kode 'Mangga manis' digunakan para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam komunikasi di antara mereka saat penyerahan uang.

Baca Juga:

KPK Tetapkan Bupati Indramayu Supendi Sebagai Tersangka

Awalnya, KPK menerima informasi adanya dugaan permintaan uang dari Bupati Supendi kepada pihak swasta, Carsa terkait beberapa proyek yang dikerjakan olehnya. Carsa diduga menghubungi ajudan bupati dan menyampaikan bahwa uang akan diberikan melalui supir bupati.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan ungkap kode korupsi Bupati Indramayu Supendi
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan bersama Jubir KPK Febri Diansyah saat mengumumkan penetapan tersangka terhadap Bupati Indramayu Supendi di Jakarta, Selasa (15/10) (MP/Ponco Sulaksono)

"CAS meminta supir bupati untuk bertemu di toko penjual mangga di pasar dan menyampaikan bahwa ia sudah menyiapkan “mangga yang manis” untuk Bupati. CAS juga meminta supir bupati untuk datang dengan motor yang memiliki bagasi di bawah jok untuk menaruh uang," kata Basaria dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (15/10).

Sesampainya di lokasi yang dijanjikan, Staf Carsa kemudian menaruh uang sebesar Rp100 juta dalam kresek hitam ke dalam jok motor supir bupati. Supir bupati kemudian mengantarkan uang tersebut ke rumah dinas bupati lewat pintu belakang.

"Setelah melakukan pemantauan dan memastikan adanya penyerahan uang dari CAS, swasta kepada SJ sebagai perantara yang menerima uang untuk bupati, tim kemudian mengamankan beberapa orang di tempat berbeda," ujar Basaria.

Setelah berhasil mengamankan delapan orang yang dilakukan pemeriksaan di KPK, 4 orang akhirnya ditetakan sebagai tersangka. Meraka yakni Bupati Indramayu Supendi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah dan Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Wempy Triyono. Ketiganya dijadikan tersangka penerima suap.

Sementara pemberi suap, Carsa AS jadi pelaku utamanya. Dia kerap memberikan 'upeti' untuk bupati dan juga kepala dinas untuk mendapatkan proyek di Indramayu. Total ada 7 proyek yang digarap perusahaan Carsa dengan nilai kontrak mencapai Rp15 miliar.

Baca Juga:

OTT Bupati Indramayu Terkait Transaksi Proyek Dinas PU

Tujuh proyek pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh Perusahaan CV Agung Resik Pratama atau dalam beberapa proyek pinjam bendera ke perusahaan lain di Kabupaten Indramayu.

Proyek tersebut di antaranya terkait pembangunan jalan Rancajawad, pembangunan jalan Gadel, pembangunan jalan Rancasari, pembangunan jalan Pule, pembangunan jalan Lemah Ayu, pembangunan jalan Bondan - Kedungdongkal dan embangunan Jalan Sukra Wetan - Cilandak.

"Pemberian yang dilakukan Carsa pada Supendi dan Omarsyah selaku Kepala Dinas PUPR diduga merupakan bagian dari komitmen fee 5-7 persen dari nilai proyek," pungkas Basaria.(Pon)

Baca Juga:

Dicokok KPK, Segini Jumlah Harta Bupati Indramayu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Keponakan Ashanty Kembali Ditangkap karena Narkoba
Indonesia
Keponakan Ashanty Kembali Ditangkap karena Narkoba

Keponakan Ashanty itu diamankan bersama tiga orang lainnya usai dicek dalam kondisi positif narkoba.

 DPR Rancang Aturan Yang Adil Antara Daerah Kaya dan Miskin
Indonesia
DPR Rancang Aturan Yang Adil Antara Daerah Kaya dan Miskin

Dalam APBN 2022, Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), jumlahnya mencapai Rp 769,61 triliun, terdiri atas transfer ke daerah sebesar Rp 701,61 triliun dan dana desa sebesar Rp 68,00 triliun.

Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit
Indonesia
Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit

Ali masih enggan memerinci penyakit Tumpak

Polisi Tutup Akses ke Jakarta Via Akses Kawasan Bintaro
Indonesia
Polisi Tutup Akses ke Jakarta Via Akses Kawasan Bintaro

Mobil dan kendaraan lain yang hendak ke Jakarta dari Bintaro Sektor 2 diputar balik

Satgas COVID-19 Klaim PPKM Mampu Tekan Angka Penyebaran COVID-19
Indonesia
Satgas COVID-19 Klaim PPKM Mampu Tekan Angka Penyebaran COVID-19

Satgas COVID-19 mengharapkan pelaksanaan PPKM yang masih terus berlangsung hingga dua pekan ke depan dapat terlaksana dengan lebih efektif dan disiplin. Sehingga dapat menurunkan penularan COVID-19.

Peringatan Imlek Jangan Sampai Jadi Klaster Penyebaran COVID-19
Indonesia
Peringatan Imlek Jangan Sampai Jadi Klaster Penyebaran COVID-19

Menko PMK Muhadjir Effendy mengimbau masyarakat agar merayakan Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili secara sederhana.

14 Isu yang Jadi Fokus Perjuangan Partai Buruh
Indonesia
14 Isu yang Jadi Fokus Perjuangan Partai Buruh

Komite Eksekutif Partai Buruh pun merumuskan 14 isu yang akan jadi fokus,

Kasus COVID-19 Baru Nasional Tambah 451 Orang dalam 24 Jam
Indonesia
Kasus COVID-19 Baru Nasional Tambah 451 Orang dalam 24 Jam

Terjadi peningkatan kasus baru COVID-19, sehari setelah pemerintah Inmendagri Nomor 62 tahun 2021 tentang PPKM Nataru

Pemprov DKI Baru Buat 3.964 Sumur Resapan dari Target 1,8 Juta
Indonesia
Pemprov DKI Baru Buat 3.964 Sumur Resapan dari Target 1,8 Juta

Menurutnya, 1,8 juta yang dimaksud Anies itu kebutuhan Jakarta. Kalau sumur resapan di angka tersebut banjir di DKI bakal teratasi.

Total 358 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Masuk Indonesia
Indonesia
Total 358 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Masuk Indonesia

Indonesia kembali kedatangan vaksin COVID-19 tahap ke-129 tiba, yakni sebanyak 4.397.740 dosis AstraZeneca dalam bentuk jadi.