Manchester City Dihukum UEFA, Presiden La Liga: Akhirnya Presiden LaLiga, Javier Tebas (kanan) (@Tebasjavier)

Merahputih.com - Presiden LaLiga, Javier Tebas, mengapresiasi tindakan UEFA yang menjatuhkan hukuman kepada Manchester City. Tebas menilai apa yang dilakukan Manchester City bisa merusak iklim sepak bola.

"Akhirnya, UEFA mengambil tindakan tegas," tulis Javier Tebas di Twitter seperti dilaporkan Marca.

Baca Juga

Siapa yang Gantikan Manchester City di Kompetisi Eropa?

"UEFA akhirnya mengambil tindakan tegas. Mereka menerapkan regulasi Financial Fair Play dan menghukum doping finansial penting untuk sepak bola di masa depan," sambung sang presiden.

Javier Tebas juga memasukkan Paris Saint-Germain dalam daftar hitam. Beberapa waktu lalu, Tebas mengungkapkan perasaannya yang bingung karena PSG bisa mendatangkan pemain dengan harga selangit.

"Selama bertahun-tahun, kami sudah meminta hukuman berat untuk Manchester City dan Paris Saint-Germain," tambah Tebas.

Manchester City (@ManCity)

Manchester City mendapatkan hukuman setelah serangkaian transfer besar pada beberapa tahun terakhir. UEFA menilai, ada kecurangan pada laporan keuangan The Citizens.

"Setelah mempertimbangkan semua bukti, kami menemukan Manchester City melakukan pelanggaran serius soal perizinan klub UEFA dan peraturan keuangan yang adil. Man City melebih-lebihkan pendapatan sponsor dalam akun keuangan yang dikirim kepada UEFA antara 2012 hingga 2016," bunyi keterangan EUFA dalam laman resmi.

Baca Juga

Lawan Real Madrid, Pep Guardiola Punya Tuah Bagus Bermain di Santiago Bernabeu

Walhasil, Manchester City menerima hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa pada dua musim ke depan. Itu artinya, The Citizens tidak akan berlaga di Liga Champions meski masuk dalam posisi empat besar Premier League.

Selain itu, Manchester City juga mendapatkan hukuman berupa denda sebesar 30 juta euro. Jumlah tersebut terbilang tinggi karena pelanggaran dinilai sudah serius. (Bolaskor)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH