Malioboro Coffee Night 2019, Menikmati Kopi Tanpa Batas Malioboro Coffee Night Menghadirkan ragam kopi Indonesia. (Foto: instagram@malioborocoffeenight)

MALIOBORO Coffee Night (MCN) bakal kembali digelar pada 30 September – 2 Oktober 2019. Acara ini merupakan gelaran pencinta dan peracik kopi di Yogyakarta akan jauh lebih meriah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Acara dikemas dengan nuansa batik karena bertepatan dengan Hari Batik Nasional.

"Akan ada 110 tenant penggiat kopi di seluruh Indonesia. Sebagian berasal dari Yogyakarta. Seluruh peserta akan menggunakan seragam baju batik," kata ketua panitia MCN, Anggi Dita di Yogyakarta, Rabu 25 September 2019.

Baca Juga:

Hati-Hati Terbang dari Bandara Yogyakarta

malioboro
Antusiasme pecinta kopi di Malioboro Coffee Night tahun lalu. (Foto: instagram@malioborocoffeenight)

Lokasi MCN rencananya akan digelar di 3 titik yakni di Loko Coffee Shop, depan Malioboro Mall dan depan Kantor Kepatihan. Para penikmat kopi bisa berburu kopi terbaik nusantara di Bursa Kopi yang berlokasi di Loko Coffee Shop dari 30 september hingga 1 Oktober.

"Di waktu dan tempat yang sama akan digelar Jogja Aeropress Championship adalah kompetisi teknik menyeduh kopi terenak," jelas Anggit.

Adapula dialog santai soal kopi yang akan dihadiri oleh tokoh masyarakat pegiat kopi, budayawan, seniman, dan komunitas kopi.

Baca Juga:

4 Prosesi Budaya Seru di Keraton Yogyakarta

malioboro
Nikmatnya ngopi sambil berdialog santai. (Foto: instagram@malioborocoffeenight)

Puncak acara MCN akan berlangsung pada 2 Oktober 2019. Dalam event ini bakal ada bagi-bagi kopi gratis. "Kopi ini akan dibagikan sejak pukul 21.00 WIB hingga 03.00 WIB gratis bagi seluruh masyarakat yang berkunjung di acara Malioboro Coffee Night,” ungkap Anggit.

Jumlah kopi yang dibagikan pun tidak terbatas. "Tahun lalu kami bagikan kopi gratis 26.200 cup sesuai dengan hut 262 Kota Yogyakarta. Tahun ini jumlah kopi yang dibagikan tak terbatas,"tambah Anggit.

Sejumlah musisi, senam dan budayawan turut akan memeriahkan puncak acara. Diantaranya Katon Bagaskara, Langit Sore dan Toni Wahid. (*)

Baca Juga:

Sama Enak, Ternyata Gudeg Yogyakarta, Solo, dan Semarang Punya Perbedaan

Tulisan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah DI. Yogyakarta dan sekitarnya.

Kredit : patricia


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH