Malaysia Kurangi Masa Karantina Jadi 10 hari Direktur Jenderal Kesehatan KKM Dr Noor Hisham Abdullah. ANTARA Foto/Ho-Facebook

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) mengumumkan mengurangi masa karantina wajib bagi mereka yang pulang dari luar negeri dan kontak erat kasus positif COVID-19, dari 14 hari menjadi hanya 10 hari mulai Senin (14/12).

"Ini selaras dengan situasi COVID-19 saat ini di Malaysia dan laporan klinis terkini dari seluruh dunia. Hingga kini, beberapa buah negara telah mengkaji kembali waktu karantina wajib di negara masing-masing," ujar Direktur Jenderal Kesehatan KKM Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Minggu (14/12).

Dia mengatakan, negara-negara Inggris, Jerman dan Belgia telah menurunkan tempo karantina dari 14 hari kepada 10 hari. Sedangkan Perancis telah mengambil tempo karantina wajib selama tujuh hari.

Baca Juga:

Jepang Borong 10 Ribu Pendingin Vaksin COVID19

"Kajian bukti saintifik klinis terkini mendapati bahwa risiko terjangkit pasca-karantina akan berkurang mengikuti tempo masa karantina," katanya.

Kadar keterjangkitan tertinggi pada Minggu pertama setelah terpapar.

Mural garis depan di luar sebuah klinik di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (27/10/2020). REUTERS/Lim Huey Teng/hp/cfo (REUTERS/LIM HUEY TENG)
Mural garis depan di luar sebuah klinik di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (27/10/2020). REUTERS/Lim Huey Teng/hp/cfo (REUTERS/LIM HUEY TENG)

"Justru itu berdasarkan pelaksanaan tempo karantina oleh negara-negara lain di dunia dan laporan saintifik klinis terkini, tempo masa perintah pengawasan bagi mereka yang pulang dari luar negeri serta pengurusan kontak rapat di Malaysia dikurangi dari tempo 14 hari ke 10 hari," katanya.

Noor Hisham mengatakan, kebijakan ini diberlakukan pada pusat karantina yang ditentukan pemerintah atau di tempat kediaman. (Knu)

Baca Juga:

Riset Temukan Sakit Mata Jadi Gejala Baru COVID-19

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Usut Kerumunan dan Intimidasi Satpol PP Saat Tertibkan Pasar Klitikan Solo
Indonesia
Polisi Usut Kerumunan dan Intimidasi Satpol PP Saat Tertibkan Pasar Klitikan Solo

Pihak yang mengintimidasi tersebut disangka melanggar Pasal 335 ayat (1) ke-1 atau Pasal 212 KUHP, dan atau Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular atau Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Pemprov Apresiasi Vaksinasi Walubi DKI Bersama Bhakti Utama
Indonesia
Pemprov Apresiasi Vaksinasi Walubi DKI Bersama Bhakti Utama

Acara yang berlangsung pada pagi hari tersebut berjalan secara lancar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Tiga Korban Kapal Wisata Waduk Kedung Ombo Meninggal, 6 Belum Ditemukan
Indonesia
Tiga Korban Kapal Wisata Waduk Kedung Ombo Meninggal, 6 Belum Ditemukan

Kapal wisata WKO maksimal menampung 14 orang termasuk operatornya. Yang terjadi di lokasi kejadian kapal wisata mengangkut justru membawa 20 orang.

Gibran: Asrama Haji Donohudan Jadi RS Darurat COVID-19
Indonesia
Gibran: Asrama Haji Donohudan Jadi RS Darurat COVID-19

Pemerintah pusat bakal merubah fungsi Asrama Haji Donohudan (AHD) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah sebagai rumah sakit (RS) Darurat.

Diwarnai Tangis, Anggiat Pasaribu Mencium Tangan Arteria Dahlan dan Ibunya
Indonesia
Diwarnai Tangis, Anggiat Pasaribu Mencium Tangan Arteria Dahlan dan Ibunya

Kasus percekcokan Anggiat Pasaribu dengan Arteria Dahlan dan ibundanya di Bandara Soekaro-Hatta (Soetta) berakhir.

Pembenahan Transportasi di Kepulauan Seribu Dimulai 2021
Indonesia
Pembenahan Transportasi di Kepulauan Seribu Dimulai 2021

DTKJ sangat terbuka dengan aduan serta aspirasi yang dituangkan masyarakat untuk transportasi Jakarta yang lebih baik.

[Hoaks atau Fakta]: Minuman Instan Bikin Pengerasan Sumsum Tulang Belakang
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Minuman Instan Bikin Pengerasan Sumsum Tulang Belakang

Pesan yang mengatasnamakan IDI dengan memberikan informasi bahaya minuman instan sebelumnya pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax.

Simpatisan yang Suplai Logistik ke Kelompok MIT Diburu Satgas Madago Raya
Indonesia
Simpatisan yang Suplai Logistik ke Kelompok MIT Diburu Satgas Madago Raya

Penyisiran dilakukan setelah Satgas terlibat Kontak tembak dengan kelompok MIT

Celengan Kurban Polda Metro Jaya Berhasil Kumpulkan 256 Sapi dan 280 Kambing
Indonesia
Celengan Kurban Polda Metro Jaya Berhasil Kumpulkan 256 Sapi dan 280 Kambing

Fadil mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan warung nasi padang untuk memasak daging hewan kurban milik anggota. Dengan cara tersebut, daging kurban yang akan disalurkan ke masyarakat sudah dalam keadaan matang.

Polri Dalami Kaitan Salah Satu Terduga Teroris dengan Aliran Dana Rekening FPI
Indonesia
Polri Dalami Kaitan Salah Satu Terduga Teroris dengan Aliran Dana Rekening FPI

Ramadhan menyatakan polisi akan mendalami apakah ada keterkaitan antara Abu Ahmad dan istrinya dengan aliran dana rekening Front Pembela Islam