Malaysia Darurat COVID-19, Pimpinan DPRD: Jangan Sampai Jakarta Begitu Vaksinasi COVID-19 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/5/2021). ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Utara

MerahPutih.com - Pemerintah DKI harus sudah mempunyai upaya antisipasi lonjakan kasus dan varian baru COVID-19. Jangan sampai seperti negara tetangga yang telah memasuki darurat corona hingga rumah sakit kewalahan menangani pasien.

Kebijakan yang dapat menekan penyebaran COVID-19 perlu digalakkan lagi dari sekarang, sehingga Jakarta aman dari peningkatan kasus corona seperti halnya Malaysia dan Singapura.

"Malaysia sekarang darurat corona, ICU-nya hampir penuh. Singapura juga, sudah ada ultimatum khusus. Jangan sampai Jakarta begitu," ujar Wakil DPRD DKI Zita Anjani di Jakarta, Rabu (5/5).

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Minta Ketegasan Anies dan TNI-Polri Soal Pencegahan COVID-19

Hal-hal semacam ini harus menjadi perhatian pemerintah terlebih masyarakat. Bila semua lalai dalam menanggulangi COVID-19, ditakutkan akan seperti India yang tengah mengalami tsunami COVID-19.

"Kita tidak mau melihat seperti di India," ujar putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) ini.

Oleh karenanya, Zita mengimbau, warga Jakarta harus menahan diri dan tanah nafsu untuk keluar rumah, kumpul dan belanja untuk kebutuhan Lebaran. "Taati protokol kesehatan," urainya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani. Foto: MP/Asropih
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani. Foto: MP/Asropih

Di samping itu, kata Zita, pemprov harus kerja lebih ekstra dalam menanggulangi COVID-19 dan tindak tegas masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Saat ini, kata Zita, pengawasan dari Pemprov DKI sudah kendur.

"Masifkan lagi kampanye bahaya corona, saya lihat itu yang redup sekarang," ungkapnya.

Baca Juga:

Kritik Warga yang Belanja di Pasar Tanah Abang, Pimpinan DPRD: Kita Bisa Seperti India

Ditambah Zita, per 2 Mei 2021 lalu, data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, DKI menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif COVID-19 terbanyak di Indonesia. Hal ini harus menjadi fokus semua pihak agar bersama-sama melawan penyakit mematikan tersebut.

"Sempat turun, namun sekarang melambung lagi. Saya pikir ini urgent, penting mendesak. Warga Jakarta harus menahan diri," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

DPRD Yakin Pengaturan Jam Tutup Pasar Tanah Abang Tak Matikan Pedagang

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KRI Temukan Dugaan Titik Kotak Hitam SJ-182, Kopaska Sampai Denjaka Terjun ke Laut
Indonesia
KRI Temukan Dugaan Titik Kotak Hitam SJ-182, Kopaska Sampai Denjaka Terjun ke Laut

Titik dugaan lokasi kotak hitam sudah ditemukan KRI Rigel-933

Anak Buah Anies Larang Warga Adakan Sahur On The Road
Indonesia
Anak Buah Anies Larang Warga Adakan Sahur On The Road

Pemprov DKI Jakarta melalui Satpol PP DKI melarang masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sahur on the road pada bulan puasa tahun 2021 ini di tengah masa pandemi COVID-19.

NasDem Desak Anies Rombak GOR Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Corona
Indonesia
NasDem Desak Anies Rombak GOR Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Corona

Fasilitas GOR, menurut Wibi, bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan tempat tidur isolasi pasien penyakit corona tanpa gejala.

Puncak Arus Balik Libur Natal Diprediksi Besok
Indonesia
Puncak Arus Balik Libur Natal Diprediksi Besok

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 ke ibu kota Jakarta terjadi pada hari Minggu (3/1). Pada hari tersebut diperkirakan ada sebanyak 205 ribu kendaraan di jalan tol.

Rizieq Shihab Bisa Dikenai Denda Rp100 Juta Jika Kembali Langgar Prokes
Indonesia
Rizieq Shihab Bisa Dikenai Denda Rp100 Juta Jika Kembali Langgar Prokes

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, sanksi bersifat progresif artinya bila hal tersebut diulangi maka Rizieq akan dikenakan denda berlipat.

Kejagung Dalami Keterkaitan Kerja Sama Tan Kian dengan Benny Tjokro di Kasus Asabri
Indonesia
Kejagung Dalami Keterkaitan Kerja Sama Tan Kian dengan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Febrie mengatakan dalam dua kali pemeriksaan terhadap Tan Kian, penyidik masih menelusuri terkait kerja sama dengan Benny Tjokro tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencari alat bukti perbuatan melawan hukum Tan Kian di kasus Asabri.

 Ojek Daring Rugi Waktu Gegara Antre Promo 'BTS Meal' McDonald's
Indonesia
Ojek Daring Rugi Waktu Gegara Antre Promo 'BTS Meal' McDonald's

Kalau bakal lama begini, kami sih sudah bilang lebih dulu

Sudinkes Jakpus Alokasikan 1.700 Vaksinasi COVID-19 ke Pegawai Kontrak
Indonesia
Sudinkes Jakpus Alokasikan 1.700 Vaksinasi COVID-19 ke Pegawai Kontrak

Vaksin ini akan dilaksanakan sampai tanggal 5 April 2021 di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat

Ini Kronologi Bekas Kepala BPN Bali Bunuh Diri Pakai Pistol di Toilet Kejati
Indonesia
Ini Kronologi Bekas Kepala BPN Bali Bunuh Diri Pakai Pistol di Toilet Kejati

Tersangka korupsi bekas Kepala BPN Bali sebelum bunuh diri sempat salat magrib dan buka puasa sunah.

27 Perusahaan Pelat Merah Teken Kerja Sama dengan KPK
Indonesia
27 Perusahaan Pelat Merah Teken Kerja Sama dengan KPK

KPK dan 27 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS).