Malaysia Akan Laporkan Kerusuhan GBK ke FIFA Menpora Malaysia, Syed Saddiq. (Instagram/@syedsaddiq)

MerahPutih.com - Insiden kerusuhan suporter Indonesia malam tadi membuat geram sejumlah pihak. Salah satunya beberapa suporter Malaysia yang menjadi korban anarkisme para pendukung timnas tanah air.

Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) akan melaporkan kericuhan tersebut ke FIFA. Hal itu diungkapkan oleh Menpora Malaysia, Syed Saddiq melalui akun Instagramnya.

Baca Juga:

Kericuhan Pecah di SUGBK, Polisi Ancam Tak Berikan Izin Timnas Indonesia Bertanding

Saddiq yang hadir langsung di stadion merasakan langsung tindakan tak terpuji para fans Indonesia ini. Dia mencurahkan pengalaman tak mengenakannya tersebut melalui akun Instagramnya.

View this post on Instagram

Sebentar tadi saya bersama penyokong-penyokong Harimau Malaya menyaksikan Kelayakan Piala Dunia di Stadium Gelora Bung Karno. Objek besi, botol dan suar dicampak kepada kami beberapa kali. Terdapat juga beberapa penyokong Indonesia juga cuba merempuh kawasan Malaysia dan perlawanan terpaksa dihentikan seketika. Saya dimaklumkan FAM bahawa mereka akan membuat aduan rasmi kepada FIFA. Saya juga akan membuat laporan rasmi kepada kerajaan Indonesia dan rakan sejawatan saya di sana. Gangsterism tidak akan ditolak ansur dalam apa jua cara. Keselamatan pemain dan penyokong Malaysia adalah keutamaan saya. Ketika ini saya masih lagi bersama-sama dengan penyokong Malaysia ditempatkan di dalam stadium sementara menanti keadaan di luar reda sebelum kami boleh pulang. Kejadian ini amat menyedihkan buat industri sukan bolasepak yang sepatutnya menjadi medium penyatuan. Saya berjanji akan menuntut keadilan bagi rakyat Malaysia. #SelamanyaHarimauMalaya

A post shared by Syed Saddiq (@syedsaddiq) on

"Saya diberitahu oleh FAM bahwa mereka akan melaporkan kejadian ini ke FIFA. Saya juga akan membuat laporan resmi kepada pemerintah Indonesia," tulis Saddiq di Instagramnya, Jumat (6/9).

Menurut dia, kekerasan dalam bentuk apapun sangat tak boleh terjadi dalam pertandingan sepak bola.

"Kekerasan tidak bisa ditoleransi dengan cara apa pun. Keamanan pemain dan pendukung Malaysia adalah prioritas saat ini," katanya.

Menurut Saddiq, peristiwa ini adalah peristiwa menyedihkan bagi sepak bola yang seharusnya bisa menjadi media pemersatu. "Saya berjanji untuk menuntut keadilan bagi orang Malaysia," kata dia.

Seperti diketahui, Indonesia kalah 2-3 atas Malaysia di laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Kamis (5/9) malam.

Baca Juga:

Indonesia 2-3 Malaysia: Gol Menit 90+7 Buat Tren Positif Garuda Terhenti

Di tengah pertandingan ini sempat terjadi kericuhan akibat ulah para suporter Indonesia. Suasana tak kondusif tersebut terjadi di pertengahan babak kedua. Kericuhan ini timbul setelah fans Indonesia berusaha merangsek ke tribun yang ditempati para pendukung tim tamu.

Tak sampai disitu, pendukung tim Garuda juga melempari tribun suporter Malaysia dengan berbagai benda. Besi, botol hingga suar tampak berterbangan. Peristiwa ini dinilai tak baik bagi Indonesia yang tengah berusaha mencalonkan diri sebagai tuan rumah piala dunia U- 20. (Knu)

Baca Juga:

Ini 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Hadapi Malaysia



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH